Khofifah Kukuhkan Pengurus IKA Unair Jateng, Tekankan Keadilan Layanan Kesehatan

- Publisher

Senin, 13 April 2026 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Airlangga (UNAIR) yang juga Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melantik Pengurus Wilayah IKA UNAIR Jawa Tengah di UTC Convention Hotel, Semarang. (Foto : Adpim For Digitaljatim)

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Airlangga (UNAIR) yang juga Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melantik Pengurus Wilayah IKA UNAIR Jawa Tengah di UTC Convention Hotel, Semarang. (Foto : Adpim For Digitaljatim)

Semarang – Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Airlangga (UNAIR) yang juga Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melantik Pengurus Wilayah IKA UNAIR Jawa Tengah di UTC Convention Hotel, Semarang, Sabtu (11/4/2026).

Menariknya, mayoritas pengurus yang dilantik merupakan tenaga medis, khususnya dokter. Hal ini, menurut Khofifah, menjadi momentum strategis untuk mendorong kontribusi alumni dalam menjawab tantangan pemerataan layanan kesehatan berkualitas di Indonesia.

Dalam sambutannya, Khofifah menekankan pentingnya terobosan dalam sistem pendidikan kesehatan, khususnya melalui penguatan pendekatan kedokteran yang terintegrasi dengan sistem layanan kesehatan nasional.

“Pendidikan kesehatan negeri ini mengawali hospital based kemudian berubah university based. Namun tidak mudah mengambil keputusan antara hospital based dan university based dan saat ini Pemerintah melalui Kemenkes akan menambah formula hospital based tanpa mengurangi porsi university based,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Senin (13/4/2026).

Menurut Khofifah, penguatan sistem pendidikan tersebut menjadi kunci dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan tenaga dokter spesialis, terutama di daerah 4T (Terdepan, Terluar, Tertinggal, dan Transmigrasi) yang masih menghadapi keterbatasan akses layanan kesehatan.

Ia mencontohkan, masih terdapat daerah yang belum memiliki dokter spesialis tertentu yang menunjukkan adanya kesenjangan distribusi tenaga kesehatan.

“Ada standar yang disepakati bagaimana mengukur IPM dengan melihat peta distribusi layanan berkualitas terutama hadirnya para dokter spesialis di berbagai titik terutama di daerah 4T yang selama ini mengalami kesenjangan layanan kesehatan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Khofifah menegaskan bahwa penguatan layanan kesehatan yang merata merupakan bagian penting dalam menjaga ketahanan bangsa. Sebab, kualitas sumber daya manusia tidak hanya ditentukan oleh pendidikan, tetapi juga oleh akses layanan kesehatan yang memadai.

BACA JUGA  Resmikan Graha Nusantara SMAN 2 Surabaya, Gubernur Khofifah: Bukti Kuatnya Peran Alumni

“Mengawal NKRI dengan beragam cara akan menjadi pagar NKRI bahwa IPM mendapat perhatian karena pendidkan, kesehatan dan kesejahteraan bagus sehingga menurunkan kemiskinan dan pengangguran,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pendekatan hospital based dan university based dalam sistem pendidikan tenaga kesehatan, agar mampu menghasilkan tenaga medis yang kompeten sekaligus merata distribusinya,

“Pentingnya menjaga keseimbangan antara hospital based dan university based untuk melahirkan pemerataan pelayanan kesehatan berkualitas dan dirasakan secara merata,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jemaah Haji Kloter I Tiba di Surabaya, Gubernur Khofifah Apresiasi Inovasi Seamless Process Corridor
Hari Lanjut Usia Nasional 2026 di Jatim, Gubernur Khofifah Ingatkan Pentingnya Memuliakan Lansia
Wabup Mimik Bagikan 4 Ribu Paket Daging Kurban, Warga Candi Kebagian Berkah Idul Adha
Wujud Kepedulian Pemprov Jatim, Gubernur Khofifah Serahkan BLT DBHCHT Rp 901 Juta untuk Buruh Rokok
RPH Surabaya Terapkan Standar Higienis untuk Pemotongan Hewan Kurban Iduladha 2026
Jelang Idul Adha, Gubernur Khofifah Cek Langsung Kesehatan Sapi Kurban di Bojonegoro
Gandeng DKPP, BRIDA Surabaya Fokus Kembangkan Silvofishery untuk Kawasan Tambak
Gubernur Khofifah Tinjau Koperasi Ternak di Lamongan, Pastikan Stok Hewan Kurban Jatim Aman Jelang Idul Adha

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:11 WIB

Hari Lanjut Usia Nasional 2026 di Jatim, Gubernur Khofifah Ingatkan Pentingnya Memuliakan Lansia

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:31 WIB

Wabup Mimik Bagikan 4 Ribu Paket Daging Kurban, Warga Candi Kebagian Berkah Idul Adha

Rabu, 27 Mei 2026 - 08:32 WIB

Wujud Kepedulian Pemprov Jatim, Gubernur Khofifah Serahkan BLT DBHCHT Rp 901 Juta untuk Buruh Rokok

Rabu, 27 Mei 2026 - 08:25 WIB

RPH Surabaya Terapkan Standar Higienis untuk Pemotongan Hewan Kurban Iduladha 2026

Rabu, 27 Mei 2026 - 08:08 WIB

Jelang Idul Adha, Gubernur Khofifah Cek Langsung Kesehatan Sapi Kurban di Bojonegoro

Berita Terbaru

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat membuka kegiatan Sosialisasi Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan dengan tema Diseminasi Keamanan Pangan Dan Peningkatan Kapasitas Juru Masak Serta Ahli Gizi dalam Mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Widya Mandala Hall, Surabaya. (Foto: Adpim For DigitalJatim)

Pemerintahan & Kebijakan

Wagub Emil Dorong Penguatan Keamanan Pangan untuk Sukseskan MBG di Jatim

Rabu, 3 Jun 2026 - 21:04 WIB