Sidak Jalan Suko–Sumberejo, Wabup Mimik Minta Perbaikan Kualitas dan Drainase

- Pewarta

Rabu, 8 April 2026 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana melakukan inspeksi mendadak (sidak) proyek pemeliharaan jalan di ruas Suko–Sumberejo, Kecamatan Wonoayu. (Foto: Istimewa)

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana melakukan inspeksi mendadak (sidak) proyek pemeliharaan jalan di ruas Suko–Sumberejo, Kecamatan Wonoayu. (Foto: Istimewa)

Sidoarjo – Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana melakukan inspeksi mendadak (sidak) proyek pemeliharaan jalan di ruas Suko–Sumberejo, Kecamatan Wonoayu, Rabu (8/4/2026). Dalam sidak itu, ia menyoroti kualitas pekerjaan jalan sekaligus kondisi drainase yang dinilai belum optimal.

Mimik mengatakan, pihaknya berdialog langsung dengan satuan tugas (satgas) jalan dari Dinas PUBMSDA untuk memastikan spesifikasi pekerjaan telah sesuai ketentuan. Ia menekankan pentingnya ketebalan lapisan jalan, baik sebelum maupun setelah proses pemadatan.

“Kami ingin memastikan spesifikasi pekerjaan benar-benar sesuai standar, termasuk ketebalan lapisan aspalnya,” ujar Mimik di lokasi.

Ia menyebut, berdasarkan hasil pengecekan sementara, ketebalan lapisan aspal telah memenuhi standar yang ditetapkan, yakni minimal 3 cm.

“Material yang digunakan juga dinilai sudah sesuai, mulai dari batu gragal, lapen, hingga aspal hotmix,” jelas Mimik.

Meski demikian, Mimik mengingatkan agar kualitas pekerjaan tetap dijaga dan tidak dikurangi, karena akan berpengaruh pada daya tahan jalan. Ia juga mengimbau pengguna jalan untuk menyesuaikan kendaraan dengan kelas jalan dan batas tonase.

Selain aspek jalan, Mimik turut menyoroti persoalan drainase. Ia menemukan sejumlah saluran air yang tertutup urukan maupun pengecoran tanpa mempertimbangkan aliran air.

“Kalau saluran air tertutup, air tidak punya jalur mengalir. Ini yang berpotensi menyebabkan banjir,” tegas Ketua DPC Partai Gerindra Sidoarjo itu.

Ia meminta pemerintah desa dan pihak terkait lebih serius dalam merencanakan pembangunan infrastruktur, khususnya sistem drainase. Menurutnya, pembangunan jalan harus terintegrasi dengan perencanaan saluran air agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

Mimik juga menekankan pentingnya prioritas penanganan drainase sebelum pembangunan jalan dilanjutkan. Sebab, jalan yang baik tidak akan efektif jika wilayah tersebut masih rawan banjir.

BACA JUGA  Jelang Pilkades, Kerawanan Politik Desa Jumput Rejo Jadi Sorotan Pemantau

Selain itu, ia mengingatkan masyarakat agar tidak menutup saluran air secara sembarangan. “Jika pembangunan tetap dilakukan di atas saluran, harus dilengkapi dengan bak kontrol untuk memudahkan perawatan,” tandas Mimik.

Ia juga meminta evaluasi terhadap ketinggian jalan agar tidak berdampak pada rumah warga di sekitarnya.

“Sidak ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Sidoarjo dalam memastikan kualitas infrastruktur sekaligus mengatasi persoalan banjir,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Pilkades, Kerawanan Politik Desa Jumput Rejo Jadi Sorotan Pemantau
Terbitnya Perda Nomor 1 Tahun 2026 Jadi Angin Segar bagi Relawan Bencana di Jatim
Penipu Gunakan Banyak Nomor, Advokat Muda Sidoarjo Imbau Masyarakat Jangan Mudah Percaya
Tiga Hari Hilang di Sungai Brantas, Tim SAR Gabungan Akhirnya Temukan Isnaini
Tim SAR Temukan Mustofa 35 Kilometer dari Lokasi Tenggelam di Sungai Brantas
Momen Gubernur Khofifah Temani Sheikh Afeefuddin Al Jailani Silaturahmi ke Ponpes Zainul Hasan Genggong
BRI Kanca Krian Salurkan 17 Unit Komputer untuk Dukung Pendidikan di MI Ar-Rosyad Prambon
Raker TBM Gunungkidul Susun Program 2026-2031, Dorong Literasi hingga Ekonomi Kreatif

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:39 WIB

Jelang Pilkades, Kerawanan Politik Desa Jumput Rejo Jadi Sorotan Pemantau

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:14 WIB

Terbitnya Perda Nomor 1 Tahun 2026 Jadi Angin Segar bagi Relawan Bencana di Jatim

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:10 WIB

Penipu Gunakan Banyak Nomor, Advokat Muda Sidoarjo Imbau Masyarakat Jangan Mudah Percaya

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:46 WIB

Tiga Hari Hilang di Sungai Brantas, Tim SAR Gabungan Akhirnya Temukan Isnaini

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:35 WIB

Tim SAR Temukan Mustofa 35 Kilometer dari Lokasi Tenggelam di Sungai Brantas

Berita Terbaru