Surabaya – Paguyuban Pasar Jagir (PPJ) Surabaya berkolaborasi dengan Bung Taufik & Partners menggelar halal bihalal sekaligus konsultasi hukum di Pasar Mangga 2, Jagir, Surabaya, Minggu (5/4/2026).
Kegiatan ini diikuti ratusan pedagang dan dihadiri sejumlah elemen masyarakat, termasuk ormas Madas sedarah. Momentum Syawal ini dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi sekaligus membahas arah kedepan paguyuban.
Kuasa hukum PPJ Surabaya M. Taufik mengatakan kegiatan halal bihalal ini menjadi ajang yang telah lama dinantikan para pedagang. Selain mempererat hubungan antaranggota, kegiatan tersebut juga digunakan untuk menyatukan visi dan misi organisasi.
Ia menyebut, kekompakan menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi paguyuban saat ini.
“Hari ini kegiatan tahunan untuk memperkuat silaturahmi dan menyatukan visi, misi, serta program ke depan paguyuban Pasar Jagir di Surabaya,” kata Bung Taufik kepada wartawan Digitaljatim.com, usai acara.
Bung Taufik menilai keberadaan Pasar Jagir memiliki peran penting bagi masyarakat. Pasar ini, kata dia, menjadi salah satu penopang kebutuhan, termasuk bagi kalangan pesantren dengan jumlah santri yang tidak sedikit.
Selain itu, aktivitas ekonomi di pasar tersebut juga melibatkan sekitar 700 pedagang yang menggantungkan hidupnya di sana.
“Bayangkan kalau tidak ada Pasar Jagir, kebutuhan banyak pihak bisa terganggu. Di sini ada ratusan pedagang yang menafkahi keluarga mereka. Ini sangat bermanfaat,” ujarnya.
Meski demikian, Bung Taufik mengakui saat ini terdapat sejumlah persoalan, terutama terkait perizinan. Ia berharap pemerintah dapat melihat aspek kemanfaatan bagi masyarakat luas, bukan semata-mata pendekatan administratif.
Menurutnya, proses hukum tetap harus dihormati, namun keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat juga perlu menjadi perhatian.
“Kami berharap ada solusi terbaik. Jangan sampai persoalan izin mengesampingkan kemanfaatan bagi masyarakat,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya solidaritas internal paguyuban dalam menghadapi persoalan yang ada. “Seluruh pengurus dan pedagang harus tetap kompak dan tidak terpecah belah,” tandasnya.
Sementara, Ketua PPJ Suwarno berharap dukungan dari berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat dan karang taruna setempat, agar Pasar Jagir Mangga 2 dapat terus berkembang.
“Kami mohon dukungan semua pihak agar pasar ini tetap ada dan semakin maju,” pungkasnya.
Editor : Yoyok











