Soroti Kinerja BUMD, Pansus DPRD Jatim Genjot Rekomendasi Berbasis Data Akurat

Editor Yoyok

- Author

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Panitia Khusus (Pansus) BUMD sekaligus Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jawa Timur dr. Agung Mulyono. (Foto: Istimewa)

Ketua Panitia Khusus (Pansus) BUMD sekaligus Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jawa Timur dr. Agung Mulyono. (Foto: Istimewa)

Editor: Yoyok

Surabaya – Panitia Khusus (Pansus) BUMD DPRD Jawa Timur memastikan tengah merampungkan rekomendasi strategis untuk diserahkan kepada eksekutif.

Rekomendasi tersebut digodok secara mendalam agar mampu menjadi arah kebijakan yang tepat bagi penguatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Jawa Timur.

Ketua Pansus BUMD DPRD Jatim, dr. Agung Mulyono menegaskan bahwa seluruh rekomendasi disusun berdasarkan kajian komprehensif dan pencermatan selama proses pembahasan berlangsung.

“Rekomendasi ini hasil kajian dan pencermatan kami selama proses perjalanan Pansus BUMD. Kita ingin hasilnya benar-benar matang,” ujar Agung, Selasa (31/3/2026).

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jatim itu menjelaskan, pansus tidak hanya melihat kondisi BUMD di Jawa Timur, tetapi juga melakukan studi komparatif ke sejumlah daerah seperti Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta hingga DI Yogyakarta.

Menurutnya, langkah ini dilakukan untuk mengambil praktik terbaik sekaligus menghindari kesalahan yang sama.

“Kita bandingkan dengan daerah lain. Mana yang bagus kita ambil, yang tidak bagus kita tinggalkan. Prinsipnya ATM, amati, tiru, modifikasi,” jelasnya.

Menurut dokter Agung, indikator penilaian yang digunakan mencakup berbagai aspek penting, mulai dari kualitas sumber daya manusia (SDM), sistem pengelolaan, hingga kondisi keuangan masing-masing BUMD. Hal ini dilakukan untuk mengukur kinerja secara objektif.

“Ukurannya jelas, dari SDM, manajemen, sampai keuangan. Dari situ akan terlihat mana yang perform, mana yang tidak,” tegasnya.

Anggota DPRD Jatim Dapil Banyuwangi-Bondowoso-Situbondo mengakui, pembahasan Pansus sempat terkendala waktu akibat momentum Ramadan dan Lebaran. Namun demikian, pihaknya tetap optimistis proses penyusunan rekomendasi berjalan sesuai jalur.

“Mudah-mudahan Mei bisa selesai sesuai jalur, sesuai jadwal. Kalau belum, akan kita lanjutkan. Yang penting on the track dan sesuai aturan,” katanya.

BACA JUGA  Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa

Lebih lanjut, Agung menyebut keberadaan BUMD di berbagai provinsi memiliki dinamika yang berbeda-beda. Ada yang mampu bertahan dan memberikan kontribusi positif, namun tidak sedikit pula yang mengalami kerugian.

“Semua provinsi punya BUMD. Ada yang survive, ada yang merugi. Itu nanti kita kaji dan tuangkan dalam rekomendasi,” ujarnya.

Ia memastikan, rekomendasi yang dihasilkan tidak disusun secara tergesa-gesa. Pansus ingin memastikan setiap poin benar-benar tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.

“Kita godok betul supaya tidak salah arah. Ini harus jadi rekomendasi yang matang dan berkualitas,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri
Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar
Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja
Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa
Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional
Gerakan Indonesia ASRI, PC TIDAR Sidoarjo Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Hidup
Dukung Gerakan Indonesia ASRI, DPC Partai Gerindra Sidoarjo Hijaukan Hutan Kota dan Bersihkan Sungai
Hadiri Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-81 Jatim, Senator Lia Sebut Jatim Bangunan Politik Humanis
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:39 WIB

Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:10 WIB

Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp