Atap Tiga Kelas SMKN 1 Ampelgading Ambruk, Puguh DPRD Jatim Desak Dindik Bergerak Cepat

- Pewarta

Senin, 30 Maret 2026 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Puguh Wiji Pamungkas.

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Puguh Wiji Pamungkas.

Surabaya – Peristiwa ambruknya atap bangunan di tiga ruang kelas SMKN 1 Ampelgading, Kabupaten Malang ini menjadi sorotan. Hal ini disorot langsung oleh Anggota Komisi E DPRD Puguh Wiji Pamungkas meminta Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur segera mengambil langkah cepat untuk penanganan dan perbaikan.

Menurutnya, peristiwa tersebut sangat disayangkan karena terjadi di momen awal masuk sekolah setelah libur lebaran, saat para siswa seharusnya kembali fokus menjalani proses belajar mengajar.

“Ini tentu menjadi perhatian serius. Peristiwa ambruknya atap sekolah ini adalah kabar yang kurang baik di awal masuk sekolah, setelah libur lebaran panjang,” ujar Puguh, Senin (30/3/2026).

Puguh menilai ambruknya ruang kelas tersebut berpotensi menganggu kegiatan proses belajar mengajar, terlebih saat ini sudah masuk masa-masa penting seperti ujian tengah semester (UTS) hingga ujian akhir sekolah.

“Seharusnya anak-anak bisa mengikuti pembelajaran dengan baik, apalagi ini sudah mendekati masa ujian. Tapi, justru dihadapkan kondisi ruang kelas yang ambruk,” kata Anggota DPRD Jawa Timur Dapil Malang Raya.

Ia pun mendesak Dinas Pendidikan Jawa Timur untuk segera melakukan perbaikan terhadap bangunan yang rusak agar aktivitas belajar tidak terganggu lebih lama. Puguh menekankan pentingnya kualitas konstruksi dalam pembangunan ulang agar kejadian serupa tidak terulang.

“Dinas Pendidikan Jawa Timur harus segera mencarikan solusi dan membangun kembali atap yang ambruk dengan konstruksi yang lebih kokoh dan layak,” tegas Puguh.

Lebih lanjut, Puguh mengingatkan keselamatan siswa dan tenaga pendidik harus menjadi prioritas utama dalam setiap pembangunan fasilitas pendidikan. Bangunan sekolah, kata dia, harus dipastikan aman dan memenuhi standar kelayakan sehingga tidak membahayakan saat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

“Yang paling penting adalah memastikan keamanan siswa dan guru. Jangan sampai kejadian seperti ini membahayakan mereka,” pungkasnya.

BACA JUGA  Jelang Pilkades, Kerawanan Politik Desa Jumput Rejo Jadi Sorotan Pemantau

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Arumi Bachsin Ajak Generasi Muda Jadi Pemimpin Berintegritas dan Siap Bersaing Global
Dorong Kesejahteraan Guru GTT, Suli Da’im Dukung Program Kemandirian Ekonomi
EJIES 2026 Tembus 19.765 Karya, Gubernur Khofifah : Bukti Pendidikan Jatim Makin Maju
IMB Resmi Berganti Jadi PBG, Ketua DPRD Sidoarjo Minta Pemkab Buat Juknis yang Mudah Dipahami
Gubernur Khofifah dan Mendikdasmen Abdul Mu’ti Lepas 3.600 Lulusan SMK/LKP Jatim Kerja ke Luar Negeri
FJN Desak Pemerintah Bertindak Cepat, Empat Jurnalis Ditahan Israel Jadi Sorotan Dunia
Pemkot Surabaya Perketat Verifikasi Domisili SPMB 2026/2027, Cegah Praktik Titip Alamat KK
Pemkot Surabaya Buka Posko SPMB di Tiap Sekolah, Jalur Prestasi Pakai TKA

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:45 WIB

Arumi Bachsin Ajak Generasi Muda Jadi Pemimpin Berintegritas dan Siap Bersaing Global

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:03 WIB

Dorong Kesejahteraan Guru GTT, Suli Da’im Dukung Program Kemandirian Ekonomi

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:23 WIB

EJIES 2026 Tembus 19.765 Karya, Gubernur Khofifah : Bukti Pendidikan Jatim Makin Maju

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:42 WIB

IMB Resmi Berganti Jadi PBG, Ketua DPRD Sidoarjo Minta Pemkab Buat Juknis yang Mudah Dipahami

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:37 WIB

Gubernur Khofifah dan Mendikdasmen Abdul Mu’ti Lepas 3.600 Lulusan SMK/LKP Jatim Kerja ke Luar Negeri

Berita Terbaru