Pamekasan – Dalam momen mudik lebaran 2026, Keponakan Mahfud MD yang juga Korwil Sahabat Mahfud Jawa Timur Firman Syah Ali (Gus Firman) melakukan rangkaian kegiatan merajut Keluarga Bani Walisongo yang kebetulan memang keluarganya semua.
Kegiatan pertama adalah melaksanakan kegiatan Halal Bi Halal Keluarga Besar Bani Mahmuddin (Bani MD) pada tanggal 22 Maret 2026 di Hotel Puteri Pamekasan.
“Kegiatan merajut Bani Walisongo pertama yang saya lakukan adalah melaksanakan Halal Bi Halal Bani Mahmuddin atau terkenal dengan sebutan Bani MD pada tanggal 22 Maret 2026 di Hotel Puteri Pamekasan. Kegiatan tersebut selain dihadiri oleh Om Mahfud (Prof Dr H Moch Mahfud MD,SH,SU) juga dihadiri oleh Munsib Bani Walisongo Lek Hamid (RKH Abdul Hamid Roqib Suryodirjo, di mana lek Hamid memberikan tausiyah Idulfitri sekaligus membacakan manaqib nasab Mahfud MD hingga ke Walisongo,” ujar Pengurus Pusat Majelis Alumni IPNU dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/3/2026).
Keesokan harinya, Firman sekeluarga silaturrahmi ke Patobin Bani Pancoran di Kadur.
“Keesokan harinya kami lanjutkan dengan kegiatan silaturrahmi ke Patobin Bani Pancoran di Dusun Pancoran, Desa Kadur, Pamekasan. Dari jalur Pancoran ini nasab Mahfud MD tersambung ke Raja-raja Mataram. Hadir juga dalam kegiatan silaturrahmi ini Munsib Bani Walisongo, Lek Hamid Suryodirjo. Kami cukup lama berada di Patobin Pancoran. Dari Pancoran kami lanjut ziarah ke makam Bhuju’ Mataram di Pademawu. Bhuju’ Mataram adalah trah Pakubuwono II yang memilih berdakwah di Pamekasan. Beliau juga leluhur kami,” lanjut Panglima Nahdliyin Bergerak (NABRAK).
Malam harinya (23/3/2026), Gus Firman dan keluarga sowan ke Patobin Agung Rabah di Pademawu.
“Malam harinya, tanggal 23 Agustus 2026 saya dan keluarga sowan ke patobin (rumah induk) Agung Rabah di Pademawu. Agung Rabah adalah julukan untuk ulama besar Syekh Abdurrahman, yang merupakan pembimbing spiritual Raja Pamekasan. Kegiatan sowan diterima oleh Pengasuh Ponpes Syekh Abdurrahman Rabah, RKH Abdul Hamid Madani. Kegiatan sowan ditutup dengan ziarah bersama ke makam Bhuju’ Agung Rabah” lanjut Pengurus Pusat Asosiasi Dosen Pergerakan (ADP).
Kegiatan berikutnya adalah silaturrahmi keluarga Besar Bani Agung Toronan (24/3/2026).
“Kegiatan berikutnya adalah ziarah ke makam Agung Toronan di Dusun Panggung, Kelurahan Kowel, Kabupaten Pamekasan. Hadir dalam giat ziarah itu Ketua Bani Agung Toronan (SAMAATOR), RKH Suadi Musyahari, Sekretaris Jenderal Bani Agung Toronan KH Muh Sufandi, Munsib Bani Walisongo lek Hamid Suryodirjo,” lanjut Wakil Sekretaris Jenderal PB IKA PMII.
Kegiatan penutup di liburan lebaran ini adalah silaturrahim ke keluarga Kraton Sumenep (24/3/2026).
“Sebagai penutup, tadi malam kami melakukan silaturrahim ke keluarga Kraton Sumenep yang masih ikatan darah dengan kami dari jalur Entol Bungsoh Batuampar. Dalam silaturrahmi itu hadir dua munsib Kraton Sumenep RB Ja’far Shodiq dan RB Farhan Muzammil. Hadir juga para pegiat sejarah dan nasab Kraton Sumenep,” jelas Ketua Umum Konfederasi Olahraga NU (KONU).
Ia berharap kegiatan merajut Bani Walisongo bisa istiqomah dilakukan bukan hanya di Hari Lebaran.
“Saya bertekad kegiatan merajut nasab Bani Walisongo ini dapat saya lakukan secara istiqomah tanpa tanpa terpaku hanya pada momen lebaran, sehingga legacy dakwah para bhuju’ dapat selalu kita lestarikan dari generasi ke generasi, baik di kalangan ulama maupun kalangan umara”, pungkasnya.
Editor : Yoyok











