BBM Subsidi Tak Naik di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia, Ini Kata Senator Lia Istifhama

Editor Yoyok

- Author

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Lia Istifhama. (Foto: Istimewa)

Anggota DPD RI Lia Istifhama. (Foto: Istimewa)

Editor: Yoyok

Surabaya – Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi tidak akan mengalami kenaikan, meskipun harga minyak dunia saat ini telah menembus angka di atas 100 dolar AS per barel. Kebijakan ini diambil sebagai langkah menjaga daya beli masyarakat sekaligus meredam gejolak ekonomi.

Anggota DPD RI, Dr. Lia Istifhama mengatakan bahwa pemerintah memilih menyerap tekanan kenaikan harga energi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sehingga dampaknya tidak langsung dirasakan masyarakat.

“Tidak (BBM tidak naik). Jadi kita absorb (serap) tekanan terhadap perekonomian di APBN. Kalau kita lepaskan, nanti kayak negara-negara lain pada panik orang-orang,” ujar Senator Lia, pada Kamis (19/3/2026).

Menurut Lia, mekanisme subsidi energi di Indonesia telah dirancang secara matang dalam kerangka tahunan. Artinya, fluktuasi harga minyak global sebenarnya sudah diperhitungkan dalam postur APBN sejak awal.

Ia pun menjelaskan bahwa pemerintah telah mengantisipasi berbagai kemungkinan, termasuk lonjakan harga minyak dunia, sehingga kondisi fiskal tetap terkendali.

“Kan subsidi kita diatur dihitung selama setahun penuh. Meskipun dengan harga sekarang pun kita sudah asumsikan seperti apa dampaknya ke APBN. Kita akan melakukan langkah-langkah entah penghematan, entah ini peningkatan pendapatan supaya APBN kita aman dan sampai sekarang hitungannya masih aman,” jelasnya.

Lebih lanjut, Lia memaparkan bahwa pemerintah tidak hanya mengandalkan subsidi, tetapi juga menyiapkan strategi tambahan untuk menjaga kesehatan fiskal negara. Langkah tersebut meliputi efisiensi belanja negara hingga optimalisasi pendapatan.

“Kebijakan ini dinilai penting agar APBN tetap kuat dalam menghadapi tekanan global tanpa harus membebani masyarakat dengan kenaikan harga BBM,” paparnya.

Lia juga menekankan pentingnya peran APBN sebagai peredam gejolak (shock absorber). Menurutnya, jika tekanan harga energi langsung dialihkan ke masyarakat, hal tersebut berpotensi memicu kepanikan, seperti yang terjadi di sejumlah negara lain.

BACA JUGA  Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja

“Jadi masyarakat mesti ngerti juga bahwa APBN adalah meng-absorb shock seperti ini, sehingga masyarakat masih bisa melakukan bisnisnya, kegiatannya tanpa kenaikan beban yang berlebihan. Itu yang kadang-kadang dilupakan orang,” tegas dia.

“Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan normal, sekaligus menjaga stabilitas nasional di tengah ketidakpastian global,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri
Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar
Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja
Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa
Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional
Gerakan Indonesia ASRI, PC TIDAR Sidoarjo Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Hidup
Dukung Gerakan Indonesia ASRI, DPC Partai Gerindra Sidoarjo Hijaukan Hutan Kota dan Bersihkan Sungai
Hadiri Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-81 Jatim, Senator Lia Sebut Jatim Bangunan Politik Humanis
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:39 WIB

Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:10 WIB

Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp