Gubernur Khofifah Pastikan Pasien PBI Tetap Terlayani Selama Masa Transisi

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful Hidayat

- Author

Rabu, 11 Februari 2026 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Syaiful Hidayat

DigitalJatim.com – Menanggapi kebijakan pemutakhiran data kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) yang menjadi isu nasional, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menyiapkan langkah mitigasi komprehensif. Langkah ini diambil guna memastikan hak kesehatan masyarakat tetap terpenuhi meski terjadi proses penonaktifan kepesertaan.

Berdasarkan kebijakan pemutakhiran melalui Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), terhitung per 1 Februari 2026, terdapat sebanyak 1.480.380 peserta PBI JK di Jawa Timur yang telah dinonaktifkan. Menyikapi hal tersebut, Gubernur Khofifah meminta masyarakat tidak panik, terutama bagi mereka yang sedang menjalani pengobatan rutin. Salah satu dampak yang diantisipasi adalah potensi kendala akses bagi warga yang masih sangat membutuhkan jaminan pembiayaan kesehatan.

“Prinsip utamanya adalah keselamatan pasien. Saya telah menginstruksikan OPD Pemprov Jatim yang terkait untuk memastikan tidak boleh ada penolakan layanan kesehatan bagi warga, khususnya pasien kronis dan darurat, di tengah proses pemutakhiran data ini,” tegas Khofifah.

Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa kebijakan ini selaras dengan perkembangan nasional, di mana kesepakatan antara Pemerintah Pusat dan DPR RI telah memberikan masa transisi selama tiga bulan ke depan. Dalam periode tersebut, seluruh pelayanan kesehatan tetap diberikan dan pembiayaan PBI akan tetap dibayarkan oleh Pemerintah sembari menunggu proses pemutakhiran data selesai dilaksanakan.

Sebagai bentuk langkah nyata di lapangan, Khofifah telah memerintahkan Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Jawa Timur untuk melakukan langkah mitigasi strategis.

“Saat ini, seluruh jajaran OPD Pemprov yang terkait telah kami perintahkan untuk bergerak cepat untuk melakukan mitigasi strategis sebagai upaya untuk melindungi masyarakat Jawa Timur yang rentan dalam masa transisi pemutakhiran data ini berlangsung,” ujar Khofifah, Rabu (11/2/2026).

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur bersama seluruh fasilitas kesehatan telah berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan, terutama bagi peserta yang membutuhkan penanganan medis segera akibat penyakit kronis, penyakit katastropik, maupun kondisi darurat medis. Di saat yang sama, Dinas Sosial di seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Timur telah  diperintahkan Khofifah untuk bergerak cepat melakukan koordinasi lintas unsur guna mempercepat pemutakhiran data dan menangani pengaduan masyarakat.

Lebih lanjut, Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur juga telah menugaskan Pendamping PKH dan TKSK untuk melakukan sosialisasi serta penyisiran warga desil 1–4 yang belum memiliki PBI JK agar segera diusulkan melalui aplikasi SIKS-NG. Sinergi ini diperkuat oleh BPJS Kesehatan yang tetap memprioritaskan pelayanan bagi pasien kronis seperti Hemodialisa (HD) dan Thalasemia di seluruh fasilitas kesehatan mitra, guna memastikan tidak terjadi penolakan pelayanan selama menunggu hasil pemutakhiran dari Kementerian Sosial.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamenkes-Wamendagri Hadiri Deklarasi Siaga TB, Pemkab Sidoarjo Dapat Bantuan Bangun 15 Puskesmas
Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Potensi Influenza A, Dinkes Diminta Perkuat Antisipasi
Influenza Merebak di Jatim, Puguh DPRD Dorong Dinkes Perkuat Pencegahan
Gubernur Khofifah Kunjungi Pusat Riset Stem Cell dan Kanker SCCR Indonesia di Semarang
FPKS DPRD Jatim Dorong Ekosistem Obat Bahan Alam yang Terintegrasi dan Berbasis Riset
Kebakaran Dapur Gizi RSSA Malang, Puguh DPRD Jatim Dorong Mitigasi Risiko Diperkuat
Gubernur Khofifah Kembali Beri Kado HUT Ke-81 RI, Medical Check Up di RS Paru Manguharjo Gratis 100 Persen
Akreditasi Rumah Sakit Kini Berbasis Hasil Klinis, Puguh DPRD Jatim Minta Pemerintah Gencarkan Sosialisasi
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:00 WIB

Wamenkes-Wamendagri Hadiri Deklarasi Siaga TB, Pemkab Sidoarjo Dapat Bantuan Bangun 15 Puskesmas

Selasa, 22 September 2026 - 23:10 WIB

Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Potensi Influenza A, Dinkes Diminta Perkuat Antisipasi

Selasa, 22 September 2026 - 10:40 WIB

Influenza Merebak di Jatim, Puguh DPRD Dorong Dinkes Perkuat Pencegahan

Senin, 14 September 2026 - 20:07 WIB

Gubernur Khofifah Kunjungi Pusat Riset Stem Cell dan Kanker SCCR Indonesia di Semarang

Jumat, 11 September 2026 - 14:43 WIB

FPKS DPRD Jatim Dorong Ekosistem Obat Bahan Alam yang Terintegrasi dan Berbasis Riset

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp