Pemadaman Listrik di Jatim Jadi Sorotan, Puguh DPRD Minta Rumah Sakit Diprioritaskan

- Publisher

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi E DPRD Jatim Puguh Wiji Pamungkas. (foto: Istimewa)

Anggota Komisi E DPRD Jatim Puguh Wiji Pamungkas. (foto: Istimewa)

Surabaya – Pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Jawa Timur dalam beberapa hari terakhir mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Jawa Timur. Anggota Komisi E DPRD Jatim Puguh Wiji Pamungkas meminta Pemerintah Provinsi Jawa Timur segera berkoordinasi dengan PLN agar fasilitas vital, khususnya rumah sakit, tidak terdampak pemadaman bergilir.

Menurut Puguh, gangguan pasokan listrik yang terjadi saat ini berpotensi mengganggu pelayanan publik, terutama sektor kesehatan yang sangat bergantung pada kestabilan energi listrik. Karena itu, ia menilai perlu ada langkah antisipatif untuk memastikan layanan kesehatan tetap berjalan optimal.

“Pemadaman listrik yang terjadi dalam beberapa hari terakhir tentu menimbulkan dampak luas bagi masyarakat. Yang paling perlu menjadi perhatian adalah dampaknya terhadap objek-objek vital, khususnya layanan kesehatan,” ujarnya, Minggu (21/6/2026).

Sekretaris Fraksi PKS DPRD Jatim itu menjelaskan, berdasarkan informasi yang disampaikan PLN, gangguan pasokan listrik dipicu oleh kendala ketersediaan batu bara kalori menengah pada sejumlah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Kondisi tersebut mengganggu operasional beberapa pembangkit besar yang menyuplai kebutuhan listrik di Pulau Jawa, termasuk Jawa Timur.

Meski sebagian besar rumah sakit telah dilengkapi generator set (genset) sebagai sumber listrik cadangan, Puguh mengingatkan bahwa perpindahan daya dari jaringan utama ke genset tetap memiliki risiko terhadap sejumlah peralatan medis yang sensitif.

“Di rumah sakit ada banyak layanan kritis yang sangat bergantung pada kestabilan listrik. Alat-alat elektromedis di ruang ICU, NICU, ruang operasi hingga berbagai perangkat penunjang kehidupan pasien membutuhkan suplai listrik yang stabil dan tidak boleh terganggu,” tegasnya.

Ia menambahkan, kondisi listrik yang padam dan menyala kembali secara berulang berpotensi memengaruhi kinerja peralatan medis serta pelayanan terhadap pasien yang sedang menjalani perawatan intensif.

BACA JUGA  Soroti Usulan Motor Listrik untuk Guru Honorer, Puguh DPRD Minta Masalah Kesejahteraan Diselesaikan Lebih Dulu

Karena itu, Puguh mendorong Pemprov Jatim bersama PLN melakukan pemetaan dan pengelompokan prioritas apabila pemadaman bergilir masih harus dilakukan dalam kondisi darurat pasokan listrik.

“Saya mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkoordinasi dengan PLN untuk melakukan clustering terhadap objek-objek vital. Rumah sakit harus menjadi prioritas utama yang dikecualikan dari pemadaman listrik bergilir,” katanya.

Menurut dia, sejumlah rumah sakit milik pemerintah provinsi seperti RSUD Dr. Soetomo Surabaya, RSUD Dr. Saiful Anwar Malang, dan RSUD dr. Soedono Madiun melayani ribuan pasien dengan cakupan layanan yang luas setiap harinya. Tidak hanya pasien rawat inap, tetapi juga pasien kritis yang bergantung pada alat bantu medis selama 24 jam.

“Rumah sakit-rumah sakit besar milik Pemprov memiliki layanan intensif, kamar operasi, ruang perawatan bayi hingga berbagai layanan kegawatdaruratan. Stabilitas pasokan listrik menjadi kebutuhan mutlak agar pelayanan kesehatan tidak terganggu,” jelasnya.

Selain sektor kesehatan, Puguh berharap PLN segera menuntaskan persoalan teknis yang menjadi penyebab gangguan pasokan listrik. Dengan demikian, aktivitas masyarakat maupun dunia usaha dapat kembali berjalan normal.

“Kita berharap persoalan ini segera teratasi. Yang terpenting saat ini adalah memastikan pelayanan publik, terutama layanan kesehatan, tetap berjalan optimal dan masyarakat tidak dirugikan akibat gangguan pasokan listrik yang berkepanjangan,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Khofifah Bangga RSUD Dr. Soetomo Jadi Rumah Sakit Terbaik Nasional Versi SCImago 2026
Puguh Wiji Pamungkas Raih Maklumat Award 2026, Tegaskan Komitmen Perjuangkan Akses Kesehatan Warga Jatim
Surabaya Temukan 4.191 Kasus TBC, Lilik Hendarwati Minta Warga Tidak Panik
Dokter Benjamin DPRD Jatim Prihatin, 7.129 Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Sidoarjo dalam Tiga Bulan
Kasus HIV/AIDS Sidoarjo Naik Signifikan, Ketua Komisi D DPRD Dorong Pemetaan Wilayah Rawan dan Skrining Massal
KRIS BPJS Jadi Perhatian Publik, Suli Da’im Minta Warga Tidak Cemas Soal Iuran dan Hak Pelayanan
Ancaman Hantavirus di Jawa Timur Kian Serius, dr. Benjamin DPRD Ungkap Dua Profil Mematikan
Hantavirus Mengintai, Wakil Ketua DPRD Jatim Minta Edukasi dan Deteksi Dini Diperkuat

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:49 WIB

Pemadaman Listrik di Jatim Jadi Sorotan, Puguh DPRD Minta Rumah Sakit Diprioritaskan

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:37 WIB

Puguh Wiji Pamungkas Raih Maklumat Award 2026, Tegaskan Komitmen Perjuangkan Akses Kesehatan Warga Jatim

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:05 WIB

Surabaya Temukan 4.191 Kasus TBC, Lilik Hendarwati Minta Warga Tidak Panik

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:18 WIB

Dokter Benjamin DPRD Jatim Prihatin, 7.129 Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Sidoarjo dalam Tiga Bulan

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:33 WIB

Kasus HIV/AIDS Sidoarjo Naik Signifikan, Ketua Komisi D DPRD Dorong Pemetaan Wilayah Rawan dan Skrining Massal

Berita Terbaru