Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Pasokan Sembako Stabil

- Pewarta

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming meninjau Pasar Gelondong Gede, Kabupaten Tuban. (Foto: Adpim For DigitalJatim)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming meninjau Pasar Gelondong Gede, Kabupaten Tuban. (Foto: Adpim For DigitalJatim)

Tuban – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming meninjau Pasar Gelondong Gede, Kabupaten Tuban, Jumat (6/3/2026).

Setibanya di lokasi, Wapres Gibran beserta rombongan disambut oleh Kepala Pasar Gelondong Gede Sutadji serta Kepala UPTD Pengelolaan TPI Agus Saleh Setiawan.

Selanjutnya, Wapres Gibran bersama Gubernur Khofifah serta Bupati Tuban meninjau area pasar dan berinteraksi dengan para pedagang serta masyarakat yang tengah beraktivitas.

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pasokan bahan pokok tetap terjaga serta harga kebutuhan masyarakat  terjangkau  menjelang Idul fitri khususnya ikan sebagai komoditas laut utama Indonesia.

Disela dialog dengan para pedagang pasar tersebut, Wapres Gibran memberikan arahan kepada pemerintah daerah agar terus menjaga ketersediaan pangan dan memastikan harga tetap terjangkau bagi masyarakat.

Di kesempatan yang sama, Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa Pemprov Jatim terus berupaya menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok di Jawa Timur.

Menurutnya perlu beberapa hal yang harus dilakukan agar stabilisasi harga terjaga dan inflasi  terkendali. Mulai dari memastikan ketersediaan stok, keterjangkauan harga, distribusi, serta komunikasi yang efektif.

Dari keempat hal tersebut, Khofifah menekankan komunikasi efektif menjadi kunci pengendalian harga. Pasalnya, saat ada gejolak harga pada suatu komoditas tertentu, daerah lain bisa membantu untuk pemenuhan stok.

“Ini senada dengan permintaan Pak Wapres agar pemerintah daerah memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah guna memastikan masyarakat memperoleh kebutuhan pangan yang cukup,” jelas Gubernur Khofifah dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (7/3/2026).

Lebih lanjut terkait ketersediaan ikan, Gubernur Khofifah menyampaikan kondisi stok dan harga ikan di Jawa Timur stabil. Hal tersebut didasarkan pada data dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jatim bahwa pada Januari 2026 produksi ikan budidaya mencapai 101.103,01 ton, produksi ikan tangkap 44.320,51 ton. Sedangkan stok ikan sebanyak 52.167,52 ton.

BACA JUGA  Arumi Bachsin Ajak Generasi Muda Jadi Pemimpin Berintegritas dan Siap Bersaing Global

Di bulan Februari produksi ikan budidaya diperkirakan mencapai 106.159,32 ton, produksi ikan tangkap 36.654,74 ton, stoknya sebanyak 48.576,47 ton. Sementara pada Maret 2026 produksi ikan budidaya diperkirakan mencapai 108.159,32 ton, produksi ikan tangkap 32.010,36 ton. Kemudian stok ikan sebanyak 41.372,27 ton.

“Stok dan harga ikan relatif stabil di bulan Januari-Februari 2026 dan diperkirakan masih tetap stabil sampai dengan Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriyah ini,” kata Gubernur Khofifah.

Gubernur Khofifah menuturkan secara umum menjelang Idul Fitri permintaan cenderung normal tidak ada lonjakan. Hal ini dipicu karena permintaan masyarakat lebih ke komoditas lainnya seperti ayam, telur atau daging.

“Umumnya akan kembali normal pada H+1 atau H+7 pasca lebaran,” imbuhnya.

Meski demikian, Gubernur Khofifah memastikan bahwa stabilitas harga dan distribusi bahan pokok maupun ikan akan terus dipantau untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi.

Pasar Gelondong Gede sendiri merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir di Tuban yang melibatkan berbagai pelaku usaha lokal.

Tercatat sekitar 100 nelayan menggantungkan aktivitas ekonomi pada kawasan ini, bersama sekitar 60 pedagang sayur dan 80 pedagang ikan yang setiap hari melayani kebutuhan masyarakat. Selain itu, terdapat sekitar 65 kepala keluarga yang bermukim di sekitar kawasan pasar.

Editor : Yoyok

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Pilkades, Kerawanan Politik Desa Jumput Rejo Jadi Sorotan Pemantau
Terbitnya Perda Nomor 1 Tahun 2026 Jadi Angin Segar bagi Relawan Bencana di Jatim
Penipu Gunakan Banyak Nomor, Advokat Muda Sidoarjo Imbau Masyarakat Jangan Mudah Percaya
Tiga Hari Hilang di Sungai Brantas, Tim SAR Gabungan Akhirnya Temukan Isnaini
Tim SAR Temukan Mustofa 35 Kilometer dari Lokasi Tenggelam di Sungai Brantas
Momen Gubernur Khofifah Temani Sheikh Afeefuddin Al Jailani Silaturahmi ke Ponpes Zainul Hasan Genggong
BRI Kanca Krian Salurkan 17 Unit Komputer untuk Dukung Pendidikan di MI Ar-Rosyad Prambon
Raker TBM Gunungkidul Susun Program 2026-2031, Dorong Literasi hingga Ekonomi Kreatif

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:39 WIB

Jelang Pilkades, Kerawanan Politik Desa Jumput Rejo Jadi Sorotan Pemantau

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:14 WIB

Terbitnya Perda Nomor 1 Tahun 2026 Jadi Angin Segar bagi Relawan Bencana di Jatim

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:10 WIB

Penipu Gunakan Banyak Nomor, Advokat Muda Sidoarjo Imbau Masyarakat Jangan Mudah Percaya

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:46 WIB

Tiga Hari Hilang di Sungai Brantas, Tim SAR Gabungan Akhirnya Temukan Isnaini

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:35 WIB

Tim SAR Temukan Mustofa 35 Kilometer dari Lokasi Tenggelam di Sungai Brantas

Berita Terbaru