Khofifah Ajak Profesor Muslimat NU Perkuat Peran Intelektual Perempuan

- Pewarta

Senin, 9 Februari 2026 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DigitalJatim.com – Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU yang juga Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membuka  Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Asosiasi Professor Muslimat Nahdlatul Ulama (APMNU) serta mengukuhkan pengurus APMNU yang digelar di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur, Surabaya. Jum’at (6/2/2026) malam.

Rakornas yang diikuti para profesor Muslimat NU dari berbagai daerah di Indonesia dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Arifatul Choiri Fauzi itu berlangsung secara sederhana dan bersahaja.

Rakornas ini menjadi forum konsolidasi gagasan sekaligus penguatan peran perempuan ulama dan akademisi Muslimat NU dalam merespons berbagai tantangan zaman. Selain membahas Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) organisasi, pertemuan juga menjadi ruang pertukaran pemikiran strategis terkait kontribusi keilmuan bagi masyarakat.

Dalam Rakornas tersebut, Khofifah mengajak para profesor Muslimat NU untuk memperkuat peran strategis kalangan intelektual perempuan dalam memberikan kontribusi pemikiran, penguatan nilai keagamaan moderat, serta solusi atas berbagai persoalan kebangsaan.

Sebab, menurutnya, kehadiran para akademisi perempuan NU harus mampu menjembatani ilmu pengetahuan dengan kebutuhan masyarakat.

“Para profesor Muslimat NU memiliki kapasitas keilmuan yang sangat kuat. Tantangannya adalah bagaimana ilmu tersebut dibumikan, memberi solusi nyata, dan menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat,” ujar Khofifah.

Khofifah menambahkan, forum intelektual tidak harus selalu berlangsung dalam suasana formal. Ruang dialog yang hangat dan egaliter justru dapat melahirkan gagasan yang jernih serta keputusan yang bijaksana.

“Para professor Muslimat NU adalah sosok-sosok dengan kapasitas keilmuan yang tinggi. Namun kekuatan NU juga terletak pada tradisi kebersamaan dan kesederhanaan. Ini menjadi simbol bahwa intelektualitas dan kerakyatan bisa berjalan beriringan,” ujar Khofifah.

BACA JUGA  TPT Jatim Februari 2026 Turun Jadi 3,55 Persen, Gubernur Khofifah Sebut Ekonomi Tumbuh Inklusif

Ia juga mengapresiasi Rakornas Asosiasi Professor Muslimat NU yang membahas PD/PRT sebagai fondasi penting dalam memperkuat organisasi secara struktural dan kultural. Menurutnya, perumusan aturan dasar yang kokoh akan menjadi pijakan bagi kontribusi nyata para professor Muslimat NU dalam pembangunan bangsa.

Pada kesempatan yang sama, Khofifah mengukuhkan Asosiasi Professor Muslimat NU yang dipimpin oleh Prof. Dr. Amany Lubis . Khofifah berharap Asosiasi Professor Muslimat NU dapat terus menjadi ruang pengabdian keilmuan yang memberi manfaat luas bagi umat dan bangsa.

“Ilmu yang tinggi akan semakin bermakna ketika dibumikan dengan ketulusan, kesederhanaan, dan semangat khidmah. Inilah nilai yang terus kita rawat bersama di Muslimat NU,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TPT Jatim Februari 2026 Turun Jadi 3,55 Persen, Gubernur Khofifah Sebut Ekonomi Tumbuh Inklusif
Kloter 116 Jadi Rombongan Terakhir, Gubernur Khofifah Minta Jamaah Fokus Ibadah dan Jaga Kesehatan
Perda IMB Dicabut, Wabup Mimik: PBG Jadi Acuan Baru Perizinan Bangunan di Sidoarjo
Selama Eri Cahyadi Naik Haji, Armuji dan Syamsul Hariadi Isi Posisi Pelaksana Harian
Jelang Berangkat Haji, Eri Cahyadi Warning Kepala Dinas: Aduan Warga Wajib Tuntas 1×24 Jam
Di Hadapan Peserta PKN II dan Latsar CPNS, Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Strategic Leader yang Tangguh dan Visioner
Dinsos Jatim Tingkatkan Kapasitas ASN Lewat Pelatihan PPID dan Publikasi Program
Gubernur Khofifah dan Dubes Yaman Perkuat Hubungan Strategis Bidang Pendidikan, Perdagangan, dan Budaya

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:17 WIB

Kloter 116 Jadi Rombongan Terakhir, Gubernur Khofifah Minta Jamaah Fokus Ibadah dan Jaga Kesehatan

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:35 WIB

Perda IMB Dicabut, Wabup Mimik: PBG Jadi Acuan Baru Perizinan Bangunan di Sidoarjo

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:59 WIB

Selama Eri Cahyadi Naik Haji, Armuji dan Syamsul Hariadi Isi Posisi Pelaksana Harian

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:30 WIB

Jelang Berangkat Haji, Eri Cahyadi Warning Kepala Dinas: Aduan Warga Wajib Tuntas 1×24 Jam

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:24 WIB

Di Hadapan Peserta PKN II dan Latsar CPNS, Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Strategic Leader yang Tangguh dan Visioner

Berita Terbaru