Surabaya – Memasuki hari terakhir Ramadan, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan membagikan 1.000 paket takjil gratis.
Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur, Kamis (19/3/2026) sore.
Aksi berbagi tersebut mendapat sambutan antusias dari para pengguna jalan dan warga sekitar yang melintas di lokasi. Sejak sore hari, relawan MAKI Jatim tampak sigap membagikan paket takjil kepada pengendara roda dua, roda empat, hingga pejalan kaki.
Koordinator Wilayah MAKI Jawa Timur, Heru Satriyo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen organisasi dalam menumbuhkan kepedulian sosial, khususnya di momentum bulan suci Ramadan.
“Alhamdulillah, pada hari ke-29 Ramadan ini kami kembali melaksanakan pembagian takjil gratis. Ini adalah wujud kepedulian kami kepada masyarakat, sekaligus mempererat rasa kebersamaan,” ujar Heru dalam keterangan tertulisnya.
Heru menjelaskan, sebanyak 1.000 paket takjil yang dibagikan terdiri dari berbagai menu. Di antaranya 250 paket lontong sayur lengkap dengan tahu, tempe, dan cecek lombok.
“Selain itu, juga dibagikan 250 paket kurma, 250 botol minuman es melon sirup dengan irisan blewah segar, serta 250 paket gorengan berupa tahu bakso dan siomay,” jelasnya.
Menurut Heru, pemilihan menu tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa agar bisa langsung dikonsumsi saat berbuka.
“Kami berharap apa yang kami berikan ini bisa membantu masyarakat yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka puasa tiba,” tambahnya.
Heru juga mengungkapkan bahwa kegiatan berbagi takjil ini juga menjadi agenda rutin MAKI Jawa Timur setiap Ramadan.
“Selain sebagai bentuk kepedulian, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat berbagi dan solidaritas di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Para penerima takjil pun tampak bersyukur atas bantuan tersebut. Mereka mengaku terbantu, terutama bagi yang belum sempat membeli makanan untuk berbuka.
“Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap dapat terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pengawasan isu korupsi, tetapi juga melalui aksi nyata sosial yang bermanfaat,” pungkasnya.
Editor : Yoyok











