Kadinsos Jatim Dorong Disabilitas Melek Digital Marketing, Bukan Sekadar Pelatihan

- Publisher

Senin, 13 April 2026 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Sosial Jawa Timur Restu Novi Widiani. (Foto: Istimewa)

Kepala Dinas Sosial Jawa Timur Restu Novi Widiani. (Foto: Istimewa)

Surabaya – Kepala Dinsos Jawa Timur Restu Novi Widiani mengatakan bahwa pelatihan digital sales marketing ini menjadi langkah konkret untuk meningkatkan keterampilan sekaligus memperluas akses pasar produk peserta. Menurutnya, kemampuan digital marketing kini menjadi kebutuhan penting di tengah persaingan usaha yang semakin terbuka.

“Peserta terlihat antusias. Ini bukan sekadar pelatihan, tapi bagaimana mereka benar-benar memahami dan mempraktikkan digital marketing,” ujar Novi saat ditemui wartawan digitaljatim.com, usai membuka kegiatan pelatihan digital sales marketing yang digelar di Aula Balai Diklat Industri Jatim, Senin (13/4/2026).

Ia menekankan, pelatihan dirancang agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu langsung mengaplikasikannya. Novi berharap penyandang disabilitas dapat bertransformasi dari sekadar konsumen menjadi pelaku usaha mandiri.

“Dengan penguasaan pemasaran digital, pelaku usaha rintisan diharapkan mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Bahkan, ketika permintaan meningkat, peserta juga perlu dibekali pemahaman terkait akses permodalan dan pengembangan usaha,” jelasnya.

“Kalau order sudah banyak, mereka harus siap. Termasuk memahami permodalan dan strategi pengembangan usaha,” tambah Novi.

Novi mengungkapkan bahwa pelatihan ini juga dihadiri dari perwakilan Dinas Koperasi dan Dinas Perindustrian Jawa Timur. “Kehadiran tersebut diharapkan mampu memberikan pendampingan berkelajutan setelah pelatihan selesai,” ungkapnya.

Tak hanya aspek pemasaran, Novi juga menyoroti pentingnya legalitas usaha. Terutama bagi pelaku usaha kuliner, kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal dinilai krusial untuk meningkatkan kepercayaan konsumen.

“Legalitas ini penting agar produk mereka bisa lebih dipercaya dan memiliki daya saing,” tegasnya.

Melalui sinergi lintas sektor, pemerintah berupaya menyiapkan fondasi usaha yang kuat bagi penyandang disabilitas. Mulai dari keterampilan, peralatan, hingga pemahaman bisnis. Ke depan, Novi berharap para peserta tidak berhenti pada pelatihan semata. Mereka diharapkan dapat menularkan ilmu yang diperoleh kepada komunitasnya masing-masing.

BACA JUGA  DPD RI Lia Istifhama Dorong MADAS Sedarah Ambil Peran Bangun Ekonomi Bangsa

“Kalau ilmunya dibagikan, dampaknya akan lebih luas. Ini bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi penyandang disabilitas di Jawa Timur,” pungkasnya

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Emil: SiLPA APBD Jatim 2025 Rp 3,38 Triliun Bukan karena Serapan Anggaran Rendah
Berhasil Turunkan Stunting Jadi 14,7 Persen, Gubernur Khofifah Raih Penghargaan Persatuan Ahli Gizi Indonesia
Gubernur Khofifah Tutup PKN II Angkatan II 2026, Tekankan Kepemimpinan Adaptif untuk Tingkatkan Layanan Publik
Gubernur Khofifah dan Menteri Haji Sambut Kepulangan Jamaah Kloter Terakhir Debarkasi Surabaya
Akses Enam Gereja Terdampak CFD, Komisi A DPRD Sidoarjo Mediasi Dishub dan Jemaat
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Gubernur Khofifah Ajak Polri Terus Tingkatkan Pelayanan Humanis kepada Masyarakat
Menteri PPPA dan Gubernur Khofifah Luncurkan PELITA ASN, Fokus Pendampingan Terintegrasi bagi ASN
Harganas 2026, Gubernur Khofifah Kampanyekan Kehadiran Ayah dalam Pengasuhan

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 00:01 WIB

Wagub Emil: SiLPA APBD Jatim 2025 Rp 3,38 Triliun Bukan karena Serapan Anggaran Rendah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:35 WIB

Berhasil Turunkan Stunting Jadi 14,7 Persen, Gubernur Khofifah Raih Penghargaan Persatuan Ahli Gizi Indonesia

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:07 WIB

Gubernur Khofifah Tutup PKN II Angkatan II 2026, Tekankan Kepemimpinan Adaptif untuk Tingkatkan Layanan Publik

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:01 WIB

Gubernur Khofifah dan Menteri Haji Sambut Kepulangan Jamaah Kloter Terakhir Debarkasi Surabaya

Kamis, 2 Juli 2026 - 00:56 WIB

Akses Enam Gereja Terdampak CFD, Komisi A DPRD Sidoarjo Mediasi Dishub dan Jemaat

Berita Terbaru