Gubernur Khofifah Terkesan Progres Sekolah Rakyat Banyuwangi, Bukti Negara Hadir Putus Kemiskinan

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Yoyok

- Author

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengaku terkesan dengan progres pembangunan sekaligus kelengkapan fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Banyuwangi yang berlokasi di Dusun Krajan, Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi. (dok. Humas Pemprov)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengaku terkesan dengan progres pembangunan sekaligus kelengkapan fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Banyuwangi yang berlokasi di Dusun Krajan, Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi. (dok. Humas Pemprov)

Banyuwangi – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengaku terkesan dengan progres pembangunan sekaligus kelengkapan fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Banyuwangi di Dusun Krajan, Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Sabtu (18/7/2026).

Menurutnya, sekolah tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Saat meninjau lokasi, Khofifah menyebut pembangunan SRT 1 Banyuwangi telah mencapai 88,7 persen dan ditargetkan rampung dalam 12 hari ke depan. Sekolah ini mengintegrasikan jenjang SD, SMP, dan SMA dalam satu kawasan yang dilengkapi asrama, ruang kelas modern, laboratorium, gedung serbaguna, fasilitas olahraga, hingga tempat ibadah.

Khofifah menilai fasilitas yang tersedia sangat memadai dan sulit ditemukan di sekolah pada umumnya. Seluruh layanan pendidikan di sekolah tersebut juga diberikan tanpa biaya.

“Kalau melihat ruang kelas hingga fasilitas olahraganya, saya rasa sulit menemukan sekolah dengan kapasitas seperti ini. Hari ini Sekolah Rakyat mampu menyediakan semuanya secara gratis. Ini program yang sangat strategis dari Pemerintah Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka,” kata Khofifah.

Ia menegaskan pendidikan menjadi salah satu kunci utama memutus mata rantai kemiskinan. Karena itu, Sekolah Rakyat dihadirkan untuk memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga pada kelompok desil 1 dan 2 agar memiliki kesempatan meraih masa depan yang lebih baik.

Menurut Khofifah, Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah Sekolah Rakyat terbanyak, baik yang masih dalam tahap rintisan maupun pembangunan permanen. Seluruh pembiayaan pembangunan sekolah permanen tersebut berasal dari APBN, sementara pemerintah daerah menyiapkan lahan.

Tahun ajaran 2026/2027, SRT 1 Banyuwangi menerima 237 siswa yang terdiri atas 57 siswa SD, 90 siswa SMP, dan 90 siswa SMA. Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga mendukung proses rekrutmen siswa melalui kolaborasi dengan pendamping PKH, TKSK, serta berbagai relawan sosial.

BACA JUGA  Dewan Pendidikan Sidoarjo Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Siap Tingkatkan Mutu Pendidikan

Dalam kunjungan itu, Khofifah juga menyapa para siswa. Ia mengapresiasi salah seorang siswi SMP, Desvita Maharani, yang menyanyikan lagu berbahasa Osing. Bahkan, Khofifah menawarkan kesempatan kepada siswi tersebut untuk tampil pada peringatan Hari Kemerdekaan di Gedung Negara Grahadi.

Sementara itu, Yeni Anindia Lestari, salah seorang wali murid, mengaku bersyukur anaknya diterima di SRT 1 Banyuwangi. Ia berharap pendidikan gratis dengan fasilitas lengkap tersebut dapat menjadi jalan bagi putranya meraih masa depan yang lebih baik dan mengangkat derajat keluarganya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangun DPRD Sidoarjo Dukung Wacana Siswa Tak Naik Kelas, Tunggu Aturan Resmi
Dua Hari Pelatihan, MA Alif Laam Miim Surabaya Bentuk Kader Organisasi yang Solid dan Profesional
Dewan Pendidikan Sidoarjo Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Siap Tingkatkan Mutu Pendidikan
DPD RI Ning Lia Kenalkan Filosofi SUPERRR, Dorong Kepemimpinan Mahasiswa UB
DPD RI Ning Lia Ajak Ksatria Airlangga Terlibat Politik dengan Gagasan Konstruktif
Wacana Siswa Tidak Naik Kelas, Puguh DPRD Jatim Soroti Kesenjangan Fasilitas Pendidikan
Dukung Transformasi Pendidikan, UNESA Latih Guru Akuntansi Manfaatkan Platform Wayground
Jelang Hari Jadi ke-81 Jatim, Khofifah Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Siswa SMA-SMK dan SLB
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:34 WIB

Bangun DPRD Sidoarjo Dukung Wacana Siswa Tak Naik Kelas, Tunggu Aturan Resmi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Dua Hari Pelatihan, MA Alif Laam Miim Surabaya Bentuk Kader Organisasi yang Solid dan Profesional

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:46 WIB

Dewan Pendidikan Sidoarjo Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Siap Tingkatkan Mutu Pendidikan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 00:00 WIB

DPD RI Ning Lia Kenalkan Filosofi SUPERRR, Dorong Kepemimpinan Mahasiswa UB

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:48 WIB

DPD RI Ning Lia Ajak Ksatria Airlangga Terlibat Politik dengan Gagasan Konstruktif

Berita Terbaru

WhatsApp