Gubernur Khofifah Terima Kunker Gubernur Sherly di Grahadi, Bahas Strategi SDM hingga Tekan Inflasi Maluku Utara

- Publisher

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kiri) Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda (Kanan) di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. (Foto: Syaiful/digital Jatim)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kiri) Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda (Kanan) di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. (Foto: Syaiful/digital Jatim)

Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan kerja Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (27/2/2026).

Pertemuan tersebut membahas sejumlah kerja sama strategis, mulai dari penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), pengelolaan BUMD, perdagangan antardaerah, optimalisasi tol laut, hingga inovasi manajemen aparatur sipil negara (ASN) melalui perjanjian kinerja.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan kunjungan itu merupakan tindak lanjut diskusi yang sebelumnya dilakukan saat retreat para gubernur lalu. Menurutnya, setelah misi dagang Jawa Timur ke Maluku Utara yang ditandai dengan penandatanganan MOU antar dinas.

“Saat ini Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda bersama rombongan melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur, untuk menindaklanjuti beberapa rencana kerja sama, terutama peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di masing – masing provinsi,” ujar Khofifah dalam konferensi pers tersebut.

Di sektor ekonomi, Khofifah juga menyoroti belum seimbangnya arus logistik antara Jawa Timur dengan Maluku Utara. Ia menyebut, kapal-kapal dari Jawa Timur kerpa membawa muatan penuh saat berangkat, namun minim muatan saat kembali.

“Pelaku usaha pelayaran bahkan pernah menyampaikan, kalau ada barang dari sana mereka siap menjemput. Artinya, Maluku Utara juga membutuhkan akses pasar yang lebih luas dengan konektivitas transportasi yang lebih baik,” kata Khofifah.

Sementara, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda mengatakan pihaknya sengaja membawa jajaran Pemerintah Provinsi Maluku untuk belajar dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, khusunya dalam peningkatan kapasitas SDM melalui BPSDM.

Ia mengungkapkan sebagian besar kebutuhan bahan pokok Maluku Utara masih dipasok dari Jawa Timur, seperti beras, minyak goreng, telur, hingga daging ayam. Ketidakseimbangan arus barang dinilai berdampak pada tingginya biaya logistik dan memicu inflasi di daerahnya.

BACA JUGA  Gubernur Khofifah Catatkan Transaksi Rp 1 Triliun Saat Pimpin Misi Dagang Jatim-Riau

“Arus perginya jauh, tetapi arus baliknya belum seimbang. Ini menyebabkan biaya logistik cukup mahal dan berdampak pada inflasi di Maluku Utara. Karena itu, kami mencari solusi agar rantai pasok (supply chain) bisa lebih baik,” imbuh Gubernur Sherly.

“Jika arus barang bisa seimbang, biaya logistik dapat ditekan sehingga harga jual kebutuhan pokok di Maluku Utara ikut turun,” tambahnya.

Selain itu, Gubernur Sherly juga mengapresiasi pencapaian SPBE Jawa Timur yang termasuk terbaik secara nasional dengan indeks 4,7. Sementara, Maluku Utara masih berada di angka 3,6.

“Jawa Timur ini salah satu Provinsi dengan indeks SPBE terbaik di Indonesia. Kami belajar untuk meningkatkan skor indeks SPBE kami. Kedepan, masih banyak sektor lain yang akan kami pelajari, termasuk sektor pertanian,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Emil: SiLPA APBD Jatim 2025 Rp 3,38 Triliun Bukan karena Serapan Anggaran Rendah
Berhasil Turunkan Stunting Jadi 14,7 Persen, Gubernur Khofifah Raih Penghargaan Persatuan Ahli Gizi Indonesia
Gubernur Khofifah Tutup PKN II Angkatan II 2026, Tekankan Kepemimpinan Adaptif untuk Tingkatkan Layanan Publik
Gubernur Khofifah dan Menteri Haji Sambut Kepulangan Jamaah Kloter Terakhir Debarkasi Surabaya
Akses Enam Gereja Terdampak CFD, Komisi A DPRD Sidoarjo Mediasi Dishub dan Jemaat
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Gubernur Khofifah Ajak Polri Terus Tingkatkan Pelayanan Humanis kepada Masyarakat
Menteri PPPA dan Gubernur Khofifah Luncurkan PELITA ASN, Fokus Pendampingan Terintegrasi bagi ASN
Harganas 2026, Gubernur Khofifah Kampanyekan Kehadiran Ayah dalam Pengasuhan

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 00:01 WIB

Wagub Emil: SiLPA APBD Jatim 2025 Rp 3,38 Triliun Bukan karena Serapan Anggaran Rendah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:35 WIB

Berhasil Turunkan Stunting Jadi 14,7 Persen, Gubernur Khofifah Raih Penghargaan Persatuan Ahli Gizi Indonesia

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:07 WIB

Gubernur Khofifah Tutup PKN II Angkatan II 2026, Tekankan Kepemimpinan Adaptif untuk Tingkatkan Layanan Publik

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:01 WIB

Gubernur Khofifah dan Menteri Haji Sambut Kepulangan Jamaah Kloter Terakhir Debarkasi Surabaya

Kamis, 2 Juli 2026 - 00:56 WIB

Akses Enam Gereja Terdampak CFD, Komisi A DPRD Sidoarjo Mediasi Dishub dan Jemaat

Berita Terbaru