Sumenep – Tim SAR gabungan menemukan nelayan bernama Mohammad Jaenal Arifin (32) dalam kondisi meninggal dunia. Korban merupakan warga Desa Pangloros, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep.
Sebelumnya, korban dilaporkan hilang. Warga menemukan perahu milik korban dalam kondisi mesin masih menyala dan bergerak ke arah darat tanpa awak. Sementara itu, peralatan pancing milik korban masih lengkap berada di atas perahu.
Mendapat laporan tersebut, tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.
Pada Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 11.11 WIB, korban ditemukan setelah tim SAR menerima informasi dari nelayan setempat. Lokasi penemuan berada di koordinat 7° 3′ 59,892″ LS dan 114° 1′ 59,124″ BT atau sekitar 1,15 mil laut dari lokasi perahu korban ditemukan.
Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi menuju Dermaga Talango dengan waktu tempuh sekitar satu jam.
“Setelah tiba di Dermaga Talango, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka,” ujar Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit P.H selaku SAR Mission Coordinator (SMC).
Usai proses evakuasi, tim SAR gabungan menggelar debriefing pada pukul 12.30 WIB. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup.
Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing.
Adapun tim SAR yang terlibat antara lain Pos SAR Sumenep, Polairud Sumenep, Polsek Kalianget, Koramil Kalianget, Polsek Talango, serta nelayan setempat.
Basarnas mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, agar selalu memperhatikan faktor keselamatan saat melaut. Termasuk menggunakan alat keselamatan dan mengecek kondisi cuaca.
“Dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, nelayan sebaiknya mengecek prakiraan cuaca, angin, dan tinggi gelombang sebelum melaut,” pungkasnya.
Editor : Yoyok











