Sampang – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya melalui tim Pos SAR Sumenep melakukan Operasi SAR terhadap seorang nelayan yang diduga jatuh dari perahu saat menjaring ikan di Perairan Sepulu, Kabupaten Bangkalan, Madura. Korban diketahui bernama Andi Yuswandi (38), warga Dusun Pesisir, Desa Sepulu, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan.
Berdasarkan laporan, korban berangkat melaut pada Kamis (26/2) sekitar pukul 12.00 WIB untuk mencari ikan. Korban sempat kembali ke rumah, lalu kembali melaut. Namun hingga keesokan harinya, korban tak kunjung pulang.
Nelayan setempat kemudian menemukan perahu korban dalam kondisi terbalik tanpa keberadaan korban. Kejadian itu selanjutnya dilaporkan kepada pihak terkait.
Laporan diterima Kantor SAR Surabaya pada Sabtu (28/2) pagi. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue Pos SAR Sumenep langsung diberangkatkan ke lokasi kejadian dan tiba sekitar pukul 08.00 WIB. Pada hari kedua operasi, Minggu (1/3) sekitar pukul 08.27 WIB, nelayan setempat menemukan korban di koordinat 6°53’32″S 113°8’36″E atau sekitar ±20 kilometer dari lokasi penemuan perahu.
Tim SAR gabungan kemudian mengevakuasi korban dalam kondisi meninggal dunia dan membawa jenazah ke rumah duka untuk penanganan lebih lanjut.
Kepala Kantor SAR Surabaya selaku SAR Mission Coordinator (SMC) Nanang Sigit P. H., S.IP., M.M., menyampaikan operasi SAR resmi ditutup setelah korban ditemukan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR serta nelayan dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan operasi ini,” ujar Nanang.
Operasi SAR ini melibatkan Pos SAR Sumenep, BPBD Kabupaten Bangkalan, Polsek Sepulu, Koramil Sepulu, Polair Bangkalan, KUPP Telaga Biru, Poskamladu Arosbaya, PMI Kabupaten Bangkalan, serta nelayan dan masyarakat setempat.
Dengan ditutupnya operasi SAR, seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Penulis : Syaiful Hidayat











