Gresik – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur kembali menggelar aksi sosial dengan membagikan takjil gratis kepada masyarakat dan pengguna jalan. Kegiatan ini digelar di depan Perumahan Menganti Permai, Kelurahan Hulakan, Menganti, Gresik, Jumat (27/2/2026) sore.
Sebanyak 1.250 paket takjil dibagikan dalam kegiatan tersebut. Rinciannya meliputi 250 paket mie goreng lengkap dengan irisan telur dadar, kerupuk udang kecil, dan sayuran; 250 paket kurma; 250 botol es sirup melon berisi blewah; 250 paket jajanan jadul dalam plastik; serta 250 paket gorengan berisi donat, ote-ote, tahu isi, dan dadar jagung.
Koordinator Wilayah (Koorwil) MAKI Jawa Timur Heru Satriyo mengatakan kegiatan berbagi takjil ini merupakan agenda pada hari ke-9 Ramadan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk rasa syukur sekaligus ikhtiar sosial untuk menghadirkan manfaat di tengah masyarakat.
“Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, terutama mereka yang sedang dalam perjalanan atau belum sempat menyiapkan makanan berbuka. Semoga apa yang kami berikan bisa bermanfaat dan mendapatkan berkah di bulan Ramadan ini,” ujar Heru dalam keterangan tertulisnya.
Heru menegaskan, sebagai organisasi yang konsisten melawan korupsi, Ramadan menjadi momentum introspeksi diri bersama. Ia menyebut korupsi bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga pelanggaran nurani.
“Korupsi telah mencederai amanah dan merusak kepercayaan, dua hal yang dalam Islam dijunjung suci,” katanya.
Ia pun mengajak seluruh pengurus dan relawan MAKI Jatim terus berkomitmen berkontribusi bagi masyarakat, khususnya di wilayah Menganti, Kabupaten Gresik.
“Ramadan ini mengingatkan bahwa kemuliaan manusia tidak terletak pada jabatan atau harta, tetapi pada ketakwaan. Bukan seberapa banyak yang dikumpulkan, melainkan seberapa tulus yang disalurkan. Semoga menjadi ladang pahala dan membawa berkah bagi semua pihak yang terlibat. Amin,” pungkasnya.
Penulis : Syaiful Hidayat
Editor : Yoyok











