Wagub Emil Ajak Peserta PKN II Terapkan Empathy dan Adaptive Leadership

- Pewarta

Rabu, 25 Februari 2026 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubenur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memberikan materi kepada 60 peserta PKN II di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur, Surabaya. (Foto: Adpim For digitalJatim)

Wakil Gubenur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memberikan materi kepada 60 peserta PKN II di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur, Surabaya. (Foto: Adpim For digitalJatim)

Surabaya – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengajak para peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan II Tahun 2026 untuk mengimplementasikan empathy leadership dan adaptive leadership dalam menjalankan tugas kepemimpinan di instansi masing-masing.

Hal tersebut disampaikannya usai memberikan materi kepada 60 peserta PKN II di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur, Selasa (24/2/2026).

Wagub Emil menegaskan bahwa PKN II bukan sekadar ruang pembelajaran formal, melainkan proses pemantapan kepemimpinan bagi para pejabat administrator yang diproyeksikan menjadi pemimpin birokrasi masa depan.

“Ini bukan sekadar sekolah tempat belajar teori, tetapi proses pematangan kepemimpinan. Para peserta dipersiapkan untuk menjadi pengambil keputusan yang mampu membawa perubahan,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/2/2026).

Wagub Emil menjelaskan bahwa di tengah dinamika global yang terjadi saat ini seorang pemimpin dituntut untuk cakap membaca berbagai potensi dan peluang yang dimiliki. Sehingga diharapkan seorang pemimpin memiliki jiwa-jiwa kepemimpinan yang mengedepankan kepedulian dan mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan.

“Tema yang diangkat tadi juga seperti empathy leadership, adaptive leadership ini dikaitkan sama dinamika yang terjadi di kepemerintahan hari ini,” terangnya.

Wagub Emil Dardak menjelaskan bahwa perubahan global, dinamika fiskal, dan ekspektasi publik menuntut keberanian berinovasi dan ketangguhan dalam mengambil keputusan. Dalam konteks inilah tema PKN II sangat relevan yaitu Kepemimpinan adaptif dalam mengelola agenda strategis nasional untuk mewujudkan keberlanjutan pembangunan di tengah tantangan fiskal dan ketidakpastian global.

“Melalui forum ini para peserta akan saling berdiskusi pengalaman kepemimpinan difasilitasi oleh para widyaiswara yaitu instruktur senior mentor yang ada di BPSDM Jatim,” jelasnya.

Di sisi lain Wagub Emil Dardak juga menekankan bahwa para peserta PKN II ini adalah agen perubahan di instansi masing-masing. Jadikan PKN II ini sebagai laboratorium gagasan, ruang kolaborasi, sekaligus tempat melahirkan proyek perubahan yang berdampak konkret.

BACA JUGA  Dorong Kesejahteraan Guru GTT, Suli Da’im Dukung Program Kemandirian Ekonomi

“Jangan sekadar lulus, tetapi lahirkan legacy. Jangan hanya menyelesaikan proyek, tetapi ciptakan sistem yang berkelanjutan,”tegasnya.

Orang nomor dua di Jatim ini pun berpesan agar dalam PKN II ini para peserta dapat saling bertukar pengalaman dalam menyelesaikan persoalan yang di hadapi di masing-masing instansi. Karena menurutnya bisa jadi interaksi yang terjadi di luar kelas justru memberikan makna lebih dalam dari sebuah proses belajar yang berlangsung di dalam kelas.

“ini akan menjadi satu angkatan yang membangun jejaring yang sangat sangat kuat kemudian mereka akan saling berdiskusi pengalaman kepemimpinan difasilitasi oleh para widyaiswara atau instruktur senior mentor yang ada di BPSDM Jatim,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Wagub Emil Dardak juga menyampaikan selamat kepada para penerima ASN Achievement Award. Semoga menjadi inspirasi bagi seluruh ASN untuk terus berinovasi, menjaga integritas, dan memperkuat sistem merit serta manajemen talenta di Jawa Timur.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Penulis : Syaiful Hidayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TPT Jatim Februari 2026 Turun Jadi 3,55 Persen, Gubernur Khofifah Sebut Ekonomi Tumbuh Inklusif
Kloter 116 Jadi Rombongan Terakhir, Gubernur Khofifah Minta Jamaah Fokus Ibadah dan Jaga Kesehatan
Perda IMB Dicabut, Wabup Mimik: PBG Jadi Acuan Baru Perizinan Bangunan di Sidoarjo
Selama Eri Cahyadi Naik Haji, Armuji dan Syamsul Hariadi Isi Posisi Pelaksana Harian
Jelang Berangkat Haji, Eri Cahyadi Warning Kepala Dinas: Aduan Warga Wajib Tuntas 1×24 Jam
Di Hadapan Peserta PKN II dan Latsar CPNS, Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Strategic Leader yang Tangguh dan Visioner
Dinsos Jatim Tingkatkan Kapasitas ASN Lewat Pelatihan PPID dan Publikasi Program
Gubernur Khofifah dan Dubes Yaman Perkuat Hubungan Strategis Bidang Pendidikan, Perdagangan, dan Budaya

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:37 WIB

TPT Jatim Februari 2026 Turun Jadi 3,55 Persen, Gubernur Khofifah Sebut Ekonomi Tumbuh Inklusif

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:17 WIB

Kloter 116 Jadi Rombongan Terakhir, Gubernur Khofifah Minta Jamaah Fokus Ibadah dan Jaga Kesehatan

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:35 WIB

Perda IMB Dicabut, Wabup Mimik: PBG Jadi Acuan Baru Perizinan Bangunan di Sidoarjo

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:59 WIB

Selama Eri Cahyadi Naik Haji, Armuji dan Syamsul Hariadi Isi Posisi Pelaksana Harian

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:30 WIB

Jelang Berangkat Haji, Eri Cahyadi Warning Kepala Dinas: Aduan Warga Wajib Tuntas 1×24 Jam

Berita Terbaru