Ponorogo – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bakal turun tangan membangun jembatan penghubung Kecamatan Ngrayun, Ponorogo, dengan Kecamatan Panggul, Trenggalek, yang terputus akibat diterjang banjir pada awal Januari 2026.
Kabar tersebut disampaikan Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita menjawab kebingungan masyarakat terkait kewenangan proyek, apakah menjadi tanggung jawab Pemkab Ponorogo atau Pemkab Trenggalek, mengingat lokasi jembatan berada tepat di perbatasan dua daerah.
“Alhamdulillah, dari kementerian nanti hadir. Semoga pembangunan jembatan ini dapat segera direalisasikan. Akses untuk kendaraan roda dua dan pejalan kaki kemungkinan akan difasilitasi lebih dulu,” ujar Lisdyarita dikutip dari laman Diskominfo Jatim, Minggu (22/2/2026).
Lisdyarita mengatakan, keberadaan jembatan sementara sangat dibutuhkan agar aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat bisa kembali berjalan normal sembari menunggu pembangunan jembatan permanen rampung.
“Masyarakat perlu bersabar. Kerusakan infrastruktur di sejumlah lokasi mengharuskan pemerintah melakukan penanganan secara bertahap dan terukur,” jelasnya.
Bupati perempuan pertama di Ponorogo itu juga menyinggung kondisi anggaran daerah yang menjadi pertimbangan dalam percepatan pembangunan.
“Saat ini, pemerintah daerah tengah menyiapkan pembangunan jalan serta menangani beberapa jembatan roboh lainnya, di antaranya jembatan di Wagir Kidul, Paringan, dan Grogol,” pungkasnya.
Penulis : Syaiful Hidayat
Editor : Syaiful Hidayat











