Momen Imlek, Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Toleransi dan Harmoni Jelang Ramadan

- Publisher

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DigitalJatim.com – Perayaan tahun baru Imlek menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai toleransi, saling menghargai, dan menghormati di tengah keberagaman masyarakat. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat persatuan dan persaudaraan  dalam harmoni, khususnya di Jawa Timur yang dikenal sebagai daerah multi kultur dan kebhinekaan.

Menurut Khofifah, perayaan Imlek bukan hanya dirasakan oleh masyarakat Tionghoa, tetapi juga menjadi momen refleksi bersama tentang pentingnya hidup berdampingan secara damai. Ia menekankan bahwa semangat kebersamaan harus terus dijaga agar kerukunan tetap terpelihara.

“Perbedaan adalah kekuatan. Kita harus terus menumbuhkan sikap toleransi, saling menghormati, dan menghargai agar persatuan dan persaudaraan  dalam harmoni keberagaman di Jawa Timur dapat terus terjaga,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).

Khofifah berharap nilai-nilai understanding atau kesepahaman, respect atau saling menghormati, serta trust atau saling percaya dapat terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, ketiga nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang damai dan sejahtera.

Ia menjelaskan bahwa Jawa Timur selama ini dikenal sebagai provinsi dengan tingkat kerukunan yang baik antarumat beragama dan antarkelompok masyarakat. Kondisi tersebut harus terus dijaga melalui dialog, gotong royong, serta saling pengertian dalam menghadapi berbagai dinamika sosial.

“Mari kita rawat kebersamaan ini agar Jawa Timur tetap menjadi rumah yang nyaman bagi semua. Dengan saling percaya dan menghormati, kita bisa menghadapi berbagai tantangan dengan lebih kuat,” katanya.

Khofifah juga mengaitkan semangat Imlek dengan persiapan menyambut bulan suci Ramadan yang akan segera tiba. Ia mengajak masyarakat menjadikan momen ini sebagai pengingat untuk meningkatkan kualitas diri, baik secara spiritual maupun sosial.

Menurutnya, nilai toleransi yang diperkuat saat perayaan Imlek dapat menjadi bekal penting dalam menyambut Ramadan, sehingga kesalehan tidak hanya terwujud dalam ibadah pribadi tetapi juga dalam hubungan sosial yang harmonis.

BACA JUGA  Wagub Emil: SiLPA APBD Jatim 2025 Rp 3,38 Triliun Bukan karena Serapan Anggaran Rendah

“Menjelang Ramadan, mari kita perkuat kesalehan sosial di tengah kerukunan umat. Dengan suasana yang penuh saling menghargai, ibadah akan terasa lebih khusyuk dan membawa kedamaian bagi semua,” tutur Khofifah.

Ia menambahkan bahwa menjaga kerukunan merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah tetapi juga seluruh masyarakat. Melalui sikap terbuka dan saling memahami, diharapkan potensi konflik dapat diminimalkan dan kebersamaan semakin kokoh.

Khofifah optimistis semangat toleransi yang tumbuh dalam berbagai momentum keagamaan akan semakin memperkuat persatuan bangsa. Ia mengajak masyarakat untuk terus menebarkan kebaikan dan memperkuat solidaritas, sehingga Jawa Timur tetap menjadi contoh daerah yang rukun dalam keberagaman.

Dengan menghidupkan nilai understanding, respect, dan trust, Khofifah berharap masyarakat dapat menyambut Ramadan dengan hati yang bersih dan penuh kedamaian.

“Harmoni yang terjaga diyakini akan menghadirkan suasana kondusif bagi pembangunan serta kesejahteraan bersama di tengah keberagaman yang menjadi kekuatan utama Jawa Timur,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful Hidayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Emil: SiLPA APBD Jatim 2025 Rp 3,38 Triliun Bukan karena Serapan Anggaran Rendah
Berhasil Turunkan Stunting Jadi 14,7 Persen, Gubernur Khofifah Raih Penghargaan Persatuan Ahli Gizi Indonesia
Gubernur Khofifah Tutup PKN II Angkatan II 2026, Tekankan Kepemimpinan Adaptif untuk Tingkatkan Layanan Publik
Gubernur Khofifah dan Menteri Haji Sambut Kepulangan Jamaah Kloter Terakhir Debarkasi Surabaya
Akses Enam Gereja Terdampak CFD, Komisi A DPRD Sidoarjo Mediasi Dishub dan Jemaat
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Gubernur Khofifah Ajak Polri Terus Tingkatkan Pelayanan Humanis kepada Masyarakat
Menteri PPPA dan Gubernur Khofifah Luncurkan PELITA ASN, Fokus Pendampingan Terintegrasi bagi ASN
Harganas 2026, Gubernur Khofifah Kampanyekan Kehadiran Ayah dalam Pengasuhan

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 00:01 WIB

Wagub Emil: SiLPA APBD Jatim 2025 Rp 3,38 Triliun Bukan karena Serapan Anggaran Rendah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:35 WIB

Berhasil Turunkan Stunting Jadi 14,7 Persen, Gubernur Khofifah Raih Penghargaan Persatuan Ahli Gizi Indonesia

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:07 WIB

Gubernur Khofifah Tutup PKN II Angkatan II 2026, Tekankan Kepemimpinan Adaptif untuk Tingkatkan Layanan Publik

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:01 WIB

Gubernur Khofifah dan Menteri Haji Sambut Kepulangan Jamaah Kloter Terakhir Debarkasi Surabaya

Kamis, 2 Juli 2026 - 00:56 WIB

Akses Enam Gereja Terdampak CFD, Komisi A DPRD Sidoarjo Mediasi Dishub dan Jemaat

Berita Terbaru

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat menghadiri Deklarasi dan Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) MADAS Kabupaten Malang di Pendopo Kabupaten Malang. (Dok. Istimewa)

Komunitas/Organisasi

DPD RI Lia Istifhama Dorong MADAS Sedarah Ambil Peran Bangun Ekonomi Bangsa

Rabu, 8 Jul 2026 - 08:49 WIB