Dana Transfer Daerah Berpotensi Naik, Lilik DPRD Jatim Dorong Pembangunan Sekolah Negeri Jadi Prioritas

Penulis Syaiful Hidayat
Editor -

- Author

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur sekaligus Ketua Fraksi PKS Lilik Hendarwati. (Dok. Istimewa)

Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur sekaligus Ketua Fraksi PKS Lilik Hendarwati. (Dok. Istimewa)

Surabaya – Rencana pemerintah pusat menambah alokasi Transfer ke Daerah (TKD) dalam APBN 2026 disambut positif Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur Lilik Hendarwati.

Menurutnya, tambahan dukungan fiskal tersebut harus dimanfaatkan untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat, terutama pemerataan akses pendidikan melalui pembangunan sekolah negeri.

Lilik berharap Jawa Timur menjadi salah satu daerah yang memperoleh tambahan TKD mengingat masih banyak kebutuhan pembangunan yang belum dapat direalisasikan akibat keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi.

“Saya berharap rencana ini benar-benar terealisasi dan Jawa Timur menjadi salah satu daerah yang mendapat tambahan transfer. Jika terealisasi, anggaran tersebut harus dimaksimalkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat,” ujar Lilik, Selasa (28/7/2026).

Ia mencontohkan persoalan yang ditemuinya saat menyerap aspirasi masyarakat di kawasan Surabaya Barat. Warga mengeluhkan minimnya keberadaan SMA dan SMK negeri sehingga banyak siswa kesulitan mengakses sekolah negeri karena terbentur sistem zonasi.

“Ketika saya reses di wilayah Surabaya Barat, masyarakat menginginkan adanya SMA atau SMK negeri. Selama ini mereka terkendala zonasi karena lokasi sekolah negeri terlalu jauh,” ungkapnya.

Ketua Fraksi PKS DPRD Jawa Timur itu menjelaskan, aspirasi tersebut telah diperjuangkan langsung oleh warga. Melalui RT dan RW, dengan sepengetahuan pihak kelurahan, masyarakat telah mengajukan surat permohonan kepada Wali Kota Surabaya dan Gubernur Jawa Timur agar dibangun SMA atau SMK negeri di wilayah tersebut. Namun hingga kini usulan itu belum dapat direalisasikan karena keterbatasan anggaran.

“Karena itu kami berharap tambahan TKD bisa menjadi solusi agar kebutuhan masyarakat seperti pembangunan sekolah negeri dapat segera diwujudkan,” katanya.

Menurut Lilik, apabila tambahan transfer daerah benar-benar terealisasi, pemerintah daerah perlu menjadikannya momentum untuk memperluas akses pendidikan dengan membangun sekolah-sekolah negeri di wilayah yang membutuhkan.

BACA JUGA  Gubernur Khofifah Lepas 45 Kontingen LKS Jatim 2026, Optimistis Pertahankan Juara Umum Nasional

“Pembangunan SMA dan SMK negeri harus menjadi salah satu prioritas. Saya yakin bukan hanya Surabaya, tetapi masih banyak daerah di Jawa Timur yang menghadapi persoalan serupa, yakni keterbatasan jumlah sekolah negeri,” tegasnya.

Lilik menambahkan, pemerataan sarana pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Jawa Timur.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah tengah menyiapkan tambahan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) dalam APBN 2026 untuk memperkuat arus kas pemerintah daerah. Kebijakan tersebut merupakan respons atas berbagai masukan mengenai tekanan fiskal yang dialami sejumlah daerah.

Lilik berharap evaluasi pemerintah pusat terhadap penyaluran TKD dapat mempertimbangkan kebutuhan riil masyarakat di daerah, sehingga tambahan anggaran benar-benar mampu mempercepat pembangunan layanan publik, khususnya pemerataan akses pendidikan melalui pembangunan SMA dan SMK negeri di wilayah yang masih kekurangan.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : -

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Khofifah Lepas 45 Kontingen LKS Jatim 2026, Optimistis Pertahankan Juara Umum Nasional
Ning Lia Istifhama Apresiasi Konsep “Kaki Lima Rasa Bintang Lima” di MI Internasional Darussalam Pamekasan
Wagbub Emil Apresiasi Shine Harmony Choir, Siap Dukung Talenta Jatim Berprestasi di Kancah Internasional
BRIDA Sumenep Gandeng PENS Kembangkan Pertanian Presisi Berbasis AI, Petakan Kesuburan Tanah hingga Tarik Investor
Puguh DPRD Jatim Dukung Edukasi Pencegahan LGBT di Sekolah, Orang Tua Diminta Terlibat Aktif
Gubernur Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Sampang, Fasilitas Asrama hingga Masjid Sudah Memadai
Rektor Unair Lantik GARDA KSATRIA Airlangga, Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Lingkungan Kampus
Unesa Nonaktifkan Terlapor Kasus Dugaan Kekerasan Verbal, Ini Alasannya
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:20 WIB

Dana Transfer Daerah Berpotensi Naik, Lilik DPRD Jatim Dorong Pembangunan Sekolah Negeri Jadi Prioritas

Senin, 27 Juli 2026 - 02:34 WIB

Gubernur Khofifah Lepas 45 Kontingen LKS Jatim 2026, Optimistis Pertahankan Juara Umum Nasional

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:10 WIB

Ning Lia Istifhama Apresiasi Konsep “Kaki Lima Rasa Bintang Lima” di MI Internasional Darussalam Pamekasan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:40 WIB

Wagbub Emil Apresiasi Shine Harmony Choir, Siap Dukung Talenta Jatim Berprestasi di Kancah Internasional

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:15 WIB

BRIDA Sumenep Gandeng PENS Kembangkan Pertanian Presisi Berbasis AI, Petakan Kesuburan Tanah hingga Tarik Investor

Berita Terbaru

Firman Syah Ali, anggota Persatuan Bani Bhuju' (PBB) Pamekasan. (Dok. Pribadi)

Citizen Reporter

Gema Spiritual Haul Akbar Bhuju’ Agung Toronan 13 Agustus 2026

Selasa, 28 Jul 2026 - 14:01 WIB

WhatsApp