Tak Setuju Alfamart-Indomaret Ditutup, Arbayanto Minta KDMP Perkuat Distribusi Barang Subsidi

Penulis Nama Penulis Anda
Editor Syaiful Hidayat

- Author

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Muhammad Arbayanto. (dok. Istimewa)

Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Muhammad Arbayanto. (dok. Istimewa)

Penulis: Nama Penulis AndaEditor: Syaiful Hidayat

Surabaya – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Muhammad Arbayanto menilai kebijakan Pemerintah yang memberikan subsidi untuk kebutuhan pokok akan memperkuat daya saing Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Menurutnya, koperasi akan lebih kompetitif apabila menjual produk-produk bersubsidi yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.

“Produk-produk bersubsidi seperti minyak goreng, gula, hingga elpiji memiliki pangsa pasar yang jelas dan dibutuhkan masyarakat setiap hari,” ujarnya. 

Arbayanto menyampaikan bahwa keberadaan KDMP dapat memberikan manfaat nyata tanpa harus berhadapan secara langsung dengan pola bisnis ritel modern.

“Kalau yang dijual adalah produk-produk bersubsidi, itu masuk akal. KDMP bisa bersaing dengan yang lain. Tetapi kalau produknya bersifat umum, akan berat bersaing dengan warung maupun toko ritel yang sudah lebih dulu berkembang,” kata Arbayanto di DPRD Jawa Timur, Jumat (18/7/2026).

Politikus Partai Demokrat itu menilai strategi bisnis KDMP harus difokuskan pada distribusi barang-barang yang berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat.

“Koperasi memiliki peran yang jelas sebagai penyalur barang kebutuhan pokok sekaligus memperkuat perekonomian desa,” jelas Arbayanto.

“Produk seperti minyak goreng, gula, LPG, dan kebutuhan pokok lain yang memperoleh dukungan pemerintah merupakan segmen pasar yang paling tepat untuk dikelola KDMP,” tambahnya.

Selain itu, Arbayanto juga menanggapi wacana penutupan minimarket modern seperti Alfamart dan Indomaret demi mendukung keberadaan KDMP. Menurutnya, gagasan tersebut tidak relevan karena memiliki segmentasi pasar yang berbeda.

“Kalau kemudian ada usulan menutup Alfamart dan Indomaret, bagi saya tidak relevan. Itu salah market. Yang harus dilakukan arana memperkuat fungsi KDMP sesuai peruntukannya, bukan membatasi pelaku usaha lain,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyambut baik kebijakan pemerintah yang memberikan subsidi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bagi nelayan. Arbayanto menilai kebijakan tersebut akan membantu menekan biaya produksi sehingga aktivitas melaut menjadi lebih efisien.

BACA JUGA  Pedalindo Rayakan HUT ke-11 di Sidoarjo, Targetkan Pedagang Jalanan Naik Kelas dan Tembus Pasar Global

“Kalau memang diperuntukkan bagi nelayan sebagai penunjang produksi, tentu itu kebijakan yang tepat. Yang penting penyalurannya tepat sasaran kepada penerima manfaat,” imbuhnya.

Arbayanto menuturkan bahwa selama ini biaya operasional nelayan cukup tinggi, terutama akibat kebutuhan bahan bakar untuk menjangkau daerah penangkapan ikan yang semakin jauh.

“Dengan adanya subsidi solar, beban biaya tersebut dapat berkurang sehingga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan nelayan di Jawa Timur,” pungkasnya.

Penulis : Nama Penulis Anda

Editor : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warkop LIRA Segera Hadir di Sidoarjo, LSM LIRA Siapkan Wadah Aspirasi dan Diskusi Masyarakat
Kunjungi Urban Farming Bangkalan, Ning Lia: Bupati Lukman Berhasil Jadikan Pertanian Motor Ekonomi
Wagub Emil Dampingi Menpar Buka JFC 2026, Ajak Jadikan Kreativitas Kekuatan Ekonomi Jawa Timur
Pedalindo Rayakan HUT ke-11 di Sidoarjo, Targetkan Pedagang Jalanan Naik Kelas dan Tembus Pasar Global
Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim-Hong Kong, Transaksi Tembus Rp12,038 Triliun
Gubernur Khofifah Buka Koperasi Explore 2026 di Pamekasan, Perkuat Koperasi dan UMKM sebagai Motor Ekonomi Rakyat
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Pamekasan, Jaga Harga Bahan Pokok dan Perkuat Daya Beli Warga
Karya Disabilitas Unjuk Gigi, Kodifa Jawara Ramaikan Koperasi Explore 2026 dengan Batik Ciprat dan SATSET Bersih
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:04 WIB

Warkop LIRA Segera Hadir di Sidoarjo, LSM LIRA Siapkan Wadah Aspirasi dan Diskusi Masyarakat

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:56 WIB

Kunjungi Urban Farming Bangkalan, Ning Lia: Bupati Lukman Berhasil Jadikan Pertanian Motor Ekonomi

Senin, 27 Juli 2026 - 02:47 WIB

Wagub Emil Dampingi Menpar Buka JFC 2026, Ajak Jadikan Kreativitas Kekuatan Ekonomi Jawa Timur

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:47 WIB

Pedalindo Rayakan HUT ke-11 di Sidoarjo, Targetkan Pedagang Jalanan Naik Kelas dan Tembus Pasar Global

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:03 WIB

Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim-Hong Kong, Transaksi Tembus Rp12,038 Triliun

Berita Terbaru

Firman Syah Ali, anggota Persatuan Bani Bhuju' (PBB) Pamekasan. (Dok. Pribadi)

Citizen Reporter

Gema Spiritual Haul Akbar Bhuju’ Agung Toronan 13 Agustus 2026

Selasa, 28 Jul 2026 - 14:01 WIB

WhatsApp