Animo Sekolah Rakyat Melonjak, Puguh DPRD Jatim: Bukti Program Tepat Sasaran

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Yoyok

- Author

Senin, 13 Juli 2026 - 23:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Puguh Wiji Pamungkas. (Dok. Istimewa)

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Puguh Wiji Pamungkas. (Dok. Istimewa)

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Yoyok

Surabaya – Tingginya minat masyarakat terhadap program Sekolah Rakyat dinilai menjadi indikator meningkatnya kepercayaan publik terhadap kebijakan pemerintah dalam membuka akses pendidikan bagi keluarga miskin.

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, menilai antusiasme tersebut menunjukkan program yang digagas pemerintah mulai berjalan sesuai sasaran.

Data Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Timur mencatat kapasitas Sekolah Rakyat di Jatim meningkat signifikan. Daya tampung yang pada tahun ajaran 2025/2026 sekitar 2.350 siswa bertambah menjadi 5.370 siswa pada tahun ajaran 2026/2027

Bahkan, di sejumlah daerah jumlah calon peserta didik jenjang SMP dan SMA telah memenuhi hingga melampaui kuota yang ditetapkan. Sementara secara nasional, Kementerian Sosial menargetkan Sekolah Rakyat menampung 30.000 siswa pada 2026 dan meningkat menjadi 100.000 siswa pada 2027.

Menurut Puguh, meningkatnya jumlah pendaftar dipengaruhi beberapa faktor. Salah satunya adalah semakin akuratnya validasi data masyarakat miskin melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Saya pikir fenomena naiknya siswa yang berminat ke Sekolah Rakyat sekaligus menjadi potret lanskap demografi masyarakat kita. Bisa jadi ini menunjukkan proses validasi data pemerintah berjalan semakin baik, sehingga masyarakat pada desil 1 sampai 3 yang memang berhak menjadi peserta didik Sekolah Rakyat jumlahnya memang cukup banyak,” ujarnya, Senin (13/7/2026).

Selain validasi data, Puguh menilai kesadaran masyarakat prasejahtera terhadap pentingnya pendidikan juga mulai meningkat. Menurutnya, Sekolah Rakyat kini dipandang sebagai solusi atas keterbatasan akses pendidikan yang selama ini dihadapi keluarga kurang mampu.

“Sudah mulai muncul kesadaran bahwa Sekolah Rakyat menjadi jawaban bagi keluarga yang selama ini kesulitan menyekolahkan dan mendidik anak-anaknya dengan baik,” katanya.

Sekretaris Fraksi PKS DPRD Jawa Timur itu juga mengapresiasi langkah pemerintah menghadirkan Sekolah Rakyat sebagai program strategis untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan berasrama.

BACA JUGA  Ning Lia Istifhama Apresiasi Konsep "Kaki Lima Rasa Bintang Lima" di MI Internasional Darussalam Pamekasan

“Kita perlu mengapresiasi langkah progresif pemerintah. Dengan fasilitas belajar, asrama, hingga tenaga pendidik yang disiapkan, program ini menjadi investasi besar negara untuk memutus mata rantai kemiskinan,” ungkapnya.

Puguh menilai tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa program tersebut mulai dipercaya.

“Semakin banyak masyarakat prasejahtera yang ingin mengakses Sekolah Rakyat menunjukkan bahwa program yang digagas pemerintah sudah tepat sasaran dan mulai berhasil,” tegasnya.

Meski demikian, ia mengingatkan agar tingginya minat masyarakat tetap diimbangi dengan proses seleksi yang ketat sehingga program benar-benar dinikmati keluarga miskin ekstrem sesuai tujuan pembentukannya.

“Saya sepakat penerimaan siswa harus benar-benar disaring. Prioritasnya adalah masyarakat miskin ekstrem agar program ini tetap tepat sasaran. Kalau tahun pertama mungkin masih tahap awal, sekarang masyarakat sudah melihat hasilnya sehingga kepercayaan terhadap Sekolah Rakyat semakin meningkat,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dana Transfer Daerah Berpotensi Naik, Lilik DPRD Jatim Dorong Pembangunan Sekolah Negeri Jadi Prioritas
Gubernur Khofifah Lepas 45 Kontingen LKS Jatim 2026, Optimistis Pertahankan Juara Umum Nasional
Ning Lia Istifhama Apresiasi Konsep “Kaki Lima Rasa Bintang Lima” di MI Internasional Darussalam Pamekasan
Wagbub Emil Apresiasi Shine Harmony Choir, Siap Dukung Talenta Jatim Berprestasi di Kancah Internasional
BRIDA Sumenep Gandeng PENS Kembangkan Pertanian Presisi Berbasis AI, Petakan Kesuburan Tanah hingga Tarik Investor
Puguh DPRD Jatim Dukung Edukasi Pencegahan LGBT di Sekolah, Orang Tua Diminta Terlibat Aktif
Gubernur Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Sampang, Fasilitas Asrama hingga Masjid Sudah Memadai
Rektor Unair Lantik GARDA KSATRIA Airlangga, Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Lingkungan Kampus
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:20 WIB

Dana Transfer Daerah Berpotensi Naik, Lilik DPRD Jatim Dorong Pembangunan Sekolah Negeri Jadi Prioritas

Senin, 27 Juli 2026 - 02:34 WIB

Gubernur Khofifah Lepas 45 Kontingen LKS Jatim 2026, Optimistis Pertahankan Juara Umum Nasional

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:10 WIB

Ning Lia Istifhama Apresiasi Konsep “Kaki Lima Rasa Bintang Lima” di MI Internasional Darussalam Pamekasan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:40 WIB

Wagbub Emil Apresiasi Shine Harmony Choir, Siap Dukung Talenta Jatim Berprestasi di Kancah Internasional

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:15 WIB

BRIDA Sumenep Gandeng PENS Kembangkan Pertanian Presisi Berbasis AI, Petakan Kesuburan Tanah hingga Tarik Investor

Berita Terbaru

Firman Syah Ali, anggota Persatuan Bani Bhuju' (PBB) Pamekasan. (Dok. Pribadi)

Citizen Reporter

Gema Spiritual Haul Akbar Bhuju’ Agung Toronan 13 Agustus 2026

Selasa, 28 Jul 2026 - 14:01 WIB

WhatsApp