Lilik Hendarwati Dorong Gerakan Ayah Antar Anak ke Sekolah Menjadi Budaya Pengasuhan di Surabaya

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Yoyok

- Author

Senin, 13 Juli 2026 - 23:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi PKS DPRD Jawa Timur Lilik Hendarwati. (Dok. Istimewa)

Ketua Fraksi PKS DPRD Jawa Timur Lilik Hendarwati. (Dok. Istimewa)

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Yoyok

Surabaya – Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Jawa Timur, Lilik Hendarwati mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pendidikan dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-PPKB) yang menggagas Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Menurutnya, gerakan tersebut bukan sekadar kegiatan simbolis, melainkan memiliki makna penting dalam memperkuat peran ayah di tengah keluarga.

“Kami mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pendidikan dan DP3A yang menggagas Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah. Program ini mungkin terlihat sederhana, tetapi sesungguhnya membawa pesan yang sangat kuat,” ujar Lilik, Senin (13/7/2026).

Lilik menilai, gerakan tersebut relevan dengan kondisi saat ini ketika isu fatherless atau minimnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak menjadi perhatian banyak pihak.

Berdasarkan berbagai penelitian, keterlibatan ayah dalam proses tumbuh kembang anak berpengaruh terhadap kepercayaan diri, kesehatan mental, kemampuan sosial, hingga prestasi belajar anak.

Sebaliknya, minimnya peran ayah dalam pengasuhan kerap dikaitkan dengan meningkatnya berbagai persoalan sosial dan emosional pada anak.

“Di tengah fenomena fatherless yang menjadi perhatian serius di Indonesia, kehadiran seorang ayah dalam momen penting kehidupan anak memiliki dampak besar terhadap tumbuh kembang, rasa percaya diri, serta kesehatan emosional anak,” tukas Anggota DPRD Jawa Timur Dapil Surabaya itu.

Lilik menegaskan bahwa mengantar anak ke sekolah bukan sekadar aktivitas rutin, tetapi menjadi simbol kehadiran, kasih sayang, dan dukungan orang tua terhadap pendidikan anak.

“Mengantar anak ke sekolah bukan sekadar aktivitas mengantar. Itu adalah simbol kasih sayang, perhatian, dukungan, dan komitmen seorang ayah untuk terlibat dalam proses pendidikan putra-putrinya. Anak akan merasakan bahwa pendidikan mereka menjadi prioritas yang didukung oleh kedua orang tuanya,” sambungnya.

BACA JUGA  Dana Transfer Daerah Berpotensi Naik, Lilik DPRD Jatim Dorong Pembangunan Sekolah Negeri Jadi Prioritas

Namun demikian, Lilik berharap gerakan tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial yang hanya dilakukan pada hari pertama sekolah.

Ia menginginkan gerakan tersebut menjadi titik awal tumbuhnya budaya pengasuhan yang lebih seimbang, di mana ayah tidak hanya berperan sebagai pencari nafkah, tetapi juga hadir sebagai pendamping, pendidik, sekaligus teladan bagi anak-anaknya.

“Saya berharap gerakan ini menjadi awal tumbuhnya budaya pengasuhan yang lebih seimbang. Ayah hadir bukan hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pendamping, pendidik, dan teladan bagi anak-anaknya,” tuturnya.

Lilik meyakini penguatan peran ayah merupakan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas sekaligus memperkokoh ketahanan keluarga.

“Semoga ikhtiar baik ini dapat menginspirasi keluarga-keluarga di Surabaya untuk membangun kedekatan emosional antara ayah dan anak, sehingga lahir generasi yang lebih tangguh, berkarakter, dan memiliki ketahanan keluarga yang kuat. Kesadaran bahwa penguatan peran ayah merupakan investasi penting dalam membangun generasi masa depan sekaligus memperkuat ketahanan keluarga patut kita apresiasi,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dana Transfer Daerah Berpotensi Naik, Lilik DPRD Jatim Dorong Pembangunan Sekolah Negeri Jadi Prioritas
Gubernur Khofifah Lepas 45 Kontingen LKS Jatim 2026, Optimistis Pertahankan Juara Umum Nasional
Ning Lia Istifhama Apresiasi Konsep “Kaki Lima Rasa Bintang Lima” di MI Internasional Darussalam Pamekasan
Wagbub Emil Apresiasi Shine Harmony Choir, Siap Dukung Talenta Jatim Berprestasi di Kancah Internasional
BRIDA Sumenep Gandeng PENS Kembangkan Pertanian Presisi Berbasis AI, Petakan Kesuburan Tanah hingga Tarik Investor
Puguh DPRD Jatim Dukung Edukasi Pencegahan LGBT di Sekolah, Orang Tua Diminta Terlibat Aktif
Gubernur Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Sampang, Fasilitas Asrama hingga Masjid Sudah Memadai
Rektor Unair Lantik GARDA KSATRIA Airlangga, Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Lingkungan Kampus
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:20 WIB

Dana Transfer Daerah Berpotensi Naik, Lilik DPRD Jatim Dorong Pembangunan Sekolah Negeri Jadi Prioritas

Senin, 27 Juli 2026 - 02:34 WIB

Gubernur Khofifah Lepas 45 Kontingen LKS Jatim 2026, Optimistis Pertahankan Juara Umum Nasional

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:10 WIB

Ning Lia Istifhama Apresiasi Konsep “Kaki Lima Rasa Bintang Lima” di MI Internasional Darussalam Pamekasan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:40 WIB

Wagbub Emil Apresiasi Shine Harmony Choir, Siap Dukung Talenta Jatim Berprestasi di Kancah Internasional

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:15 WIB

BRIDA Sumenep Gandeng PENS Kembangkan Pertanian Presisi Berbasis AI, Petakan Kesuburan Tanah hingga Tarik Investor

Berita Terbaru

Firman Syah Ali, anggota Persatuan Bani Bhuju' (PBB) Pamekasan. (Dok. Pribadi)

Citizen Reporter

Gema Spiritual Haul Akbar Bhuju’ Agung Toronan 13 Agustus 2026

Selasa, 28 Jul 2026 - 14:01 WIB

WhatsApp