HUT Ke-46 Dekranas, Ketua Dekranasda Jatim Arumi Bachsin Ajak Wastra Tembus Selera Generasi Muda

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Yoyok

- Author

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak menghadiri pembukaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Trans Studio Mall Makassar, Sulawesi Selatan. (Dok. Humas Pemprov)

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak menghadiri pembukaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Trans Studio Mall Makassar, Sulawesi Selatan. (Dok. Humas Pemprov)

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Yoyok

Makassar – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak mendorong penguatan inovasi produk wastra dan kriya Jawa Timur agar semakin relevan dengan gaya hidup serta preferensi generasi muda.

Menurutnya, tingginya daya beli Generasi Z merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan melalui inovasi desain, tanpa menghilangkan identitas, nilai budaya, dan kearifan lokal yang menjadi kekuatan utama wastra Nusantara.

Hal tersebut disampaikan Arumi usai menghadiri pembukaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Trans Studio Mall Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (10/7/2026).

Menurut Arumi, regenerasi perajin, desainer, dan pelaku usaha kreatif menjadi faktor penting untuk menjaga keberlanjutan industri wastra di tengah perubahan tren pasar yang berlangsung sangat cepat.

Karena itu, Dekranasda Jawa Timur terus mendorong lahirnya talenta-talenta muda yang mampu mengembangkan produk wastra tradisional menjadi lebih adaptif, inovatif, dan memiliki daya saing tinggi.

“Fokus kami adalah bagaimana membuat produk-produk Dekranasda Jawa Timur tetap relevan dengan tren dan kebutuhan pasar saat ini. Sekarang anak-anak muda, khususnya Gen Z, sudah memiliki daya beli yang kuat. Ini menjadi peluang yang harus kita optimalkan” ujar Arumi dalam keterangannya, Sabtu (11/7/2026).

Arumi menilai salah satu tantangan terbesar saat ini adalah mengubah persepsi bahwa batik dan wastra tradisional hanya identik dengan busana formal. Menurutnya, sentuhan kreativitas dari para desainer muda akan menjadikan wastra lebih fleksibel digunakan dalam berbagai aktivitas, termasuk oleh kalangan muda.

“Ternyata penerimaan anak-anak muda terhadap produk lokal semakin tinggi. Ini menjadi tantangan yang baik bagi kami untuk terus melakukan regenerasi, mulai dari perajin, desainer wastra, hingga pelaku usaha di bidang wastra.” tuturnya.

BACA JUGA  Pedalindo Rayakan HUT ke-11 di Sidoarjo, Targetkan Pedagang Jalanan Naik Kelas dan Tembus Pasar Global

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program pembinaan, salah satunya kompetisi Kartini Muda yang digelar pada April lalu sebagai wadah bagi perempuan muda di bidang kuliner, desain, dan wastra untuk mengembangkan kreativitas sekaligus memperoleh pendampingan usaha.

Dalam rangkaian HUT ke-46 Dekranas, Arumi bersama Ketua Dekranasda provinsi se-Indonesia juga menerima arahan Ketua Umum Dekranas Selvi Gibran Rakabuming yang menekankan pentingnya pembinaan UMKM kriya yang berorientasi pada hasil nyata.

Dekranas dan Dekranasda diharapkan tidak hanya menjadi ruang promosi, tetapi juga berperan sebagai fasilitator, pendamping, dan penghubung antara perajin dengan pasar maupun berbagai bentuk dukungan pemerintah.

Sejalan dengan arahan tersebut, Arumi berharap HUT ke-46 Dekranas menjadi momentum untuk memperkuat peran Dekranas dalam membangun ekosistem UMKM kriya yang semakin tangguh, inovatif, dan berdaya saing.

“Dekranas memiliki peran yang sangat mulia karena menjadi penghubung antara produsen dan pasar, sekaligus menjembatani pelaku usaha dengan pemerintah beserta seluruh dukungannya. Banyak UMKM yang masih menghadapi kendala dari sisi permodalan, legalitas, maupun pengembangan usaha,” kata Arumi.

“Harapan saya, Dekranas dan Dekranasda dapat terus hadir sebagai jembatan untuk membantu memenuhi kebutuhan tersebut sehingga semakin banyak UMKM yang naik kelas dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Dekranasda Provinsi Jawa Timur menghadirkan beragam produk unggulan hasil karya perajin pada HUT Dekranas tersebut. dari Kabupaten Bojonegoro, Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Jember, mulai dari wastra, bordir, tas ecoprint, tas hand painting, kerajinan kayu, hingga berbagai produk kriya lainnya. Arumi juga turut menyambut dan mendampingi Ketua Umum Dekranas Selvi Gibran Rakabuming saat meninjau booth Dekranasda Provinsi Jawa Timur.

BACA JUGA  Kunjungi Urban Farming Bangkalan, Ning Lia: Bupati Lukman Berhasil Jadikan Pertanian Motor Ekonomi

Beragam motif batik khas Jawa Timur turut diperkenalkan, di antaranya motif Kembang Bungur dari Surabaya serta motif khas Bojonegoro yang terinspirasi dari budaya lokal seperti Jati, Kayangan Api, Teksas Wonocolo, Waduk Pacal, Gayatri, dan Bunga Jati. Selain itu, Dekranasda Kabupaten Bojonegoro juga memperkenalkan sistem kurasi perajin melalui Bojonegoro Wastra Batik Festival sebagai upaya pembinaan yang lebih terarah.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warkop LIRA Segera Hadir di Sidoarjo, LSM LIRA Siapkan Wadah Aspirasi dan Diskusi Masyarakat
Kunjungi Urban Farming Bangkalan, Ning Lia: Bupati Lukman Berhasil Jadikan Pertanian Motor Ekonomi
Wagub Emil Dampingi Menpar Buka JFC 2026, Ajak Jadikan Kreativitas Kekuatan Ekonomi Jawa Timur
Pedalindo Rayakan HUT ke-11 di Sidoarjo, Targetkan Pedagang Jalanan Naik Kelas dan Tembus Pasar Global
Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim-Hong Kong, Transaksi Tembus Rp12,038 Triliun
Gubernur Khofifah Buka Koperasi Explore 2026 di Pamekasan, Perkuat Koperasi dan UMKM sebagai Motor Ekonomi Rakyat
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Pamekasan, Jaga Harga Bahan Pokok dan Perkuat Daya Beli Warga
Karya Disabilitas Unjuk Gigi, Kodifa Jawara Ramaikan Koperasi Explore 2026 dengan Batik Ciprat dan SATSET Bersih
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:04 WIB

Warkop LIRA Segera Hadir di Sidoarjo, LSM LIRA Siapkan Wadah Aspirasi dan Diskusi Masyarakat

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:56 WIB

Kunjungi Urban Farming Bangkalan, Ning Lia: Bupati Lukman Berhasil Jadikan Pertanian Motor Ekonomi

Senin, 27 Juli 2026 - 02:47 WIB

Wagub Emil Dampingi Menpar Buka JFC 2026, Ajak Jadikan Kreativitas Kekuatan Ekonomi Jawa Timur

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:47 WIB

Pedalindo Rayakan HUT ke-11 di Sidoarjo, Targetkan Pedagang Jalanan Naik Kelas dan Tembus Pasar Global

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:03 WIB

Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim-Hong Kong, Transaksi Tembus Rp12,038 Triliun

Berita Terbaru

Firman Syah Ali, anggota Persatuan Bani Bhuju' (PBB) Pamekasan. (Dok. Pribadi)

Citizen Reporter

Gema Spiritual Haul Akbar Bhuju’ Agung Toronan 13 Agustus 2026

Selasa, 28 Jul 2026 - 14:01 WIB

WhatsApp