Usai Pengungkapan 3,37 Ton Narkoba di Gresik, Lilik DPRD Jatim Desak Perang Total

- Publisher

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi PKS DPRD Jawa Timur Lilik Hendarwati. (Foto: Istimewa)

Ketua Fraksi PKS DPRD Jawa Timur Lilik Hendarwati. (Foto: Istimewa)

Surabaya – Ketua Fraksi PKS DPRD Jawa Timur Lilik Hendarwati menyerukan perang total terhadap narkoba setelah aparat mengungkap peredaran narkotika dengan barang bukti mencapai 3,37 ton di Kabupaten Gresik. Menurutnya, pengungkapan tersebut menjadi alarm darurat yang menunjukkan ancaman serius bagi Jawa Timur.

“Penemuan 3,37 ton narkoba di Gresik merupakan peringatan keras bagi kita semua bahwa Jawa Timur sedang menghadapi ancaman yang sangat serius. Ini bukan sekadar kasus kriminal biasa, tetapi ancaman nyata terhadap masa depan generasi bangsa,” kata Lilik, Kamis (2/7/2026).

Ia mengapresiasi langkah aparat penegak hukum bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) yang berhasil menggagalkan peredaran narkotika dalam jumlah besar tersebut. Namun, keberhasilan itu sekaligus mengungkap masih kuatnya jaringan narkotika internasional yang memanfaatkan jalur laut sebagai pintu masuk ke Jawa Timur.

“Keberhasilan ini patut diapresiasi, tetapi sekaligus menjadi alarm bagi seluruh pemangku kepentingan. Jalur laut masih menjadi celah yang dimanfaatkan sindikat narkotika internasional untuk memasukkan barang haram ke Jawa Timur,” tegas Lilik.

Anggota DPRD Jatim dari daerah pemilihan Kota Surabaya itu menilai pengawasan di jalur laut dan pelabuhan harus diperketat. Ia pun mendorong pemerintah bersama aparat penegak hukum memperkuat sistem pengawasan melalui pemanfaatan teknologi, penguatan intelijen, serta sinergi lintas lembaga.

“Pengawasan harus diperketat, diperkuat, dan dilakukan secara terpadu. Tidak boleh ada ruang sedikit pun bagi bandar dan sindikat narkoba menjadikan Jawa Timur sebagai pintu masuk peredaran narkotika,” ujar dia.

Lilik juga mengingatkan bahwa perang melawan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum. Menurut dia, pemerintah daerah, dunia pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga keluarga harus terlibat aktif dalam upaya pencegahan.

BACA JUGA  Wagub Emil: SiLPA APBD Jatim 2025 Rp 3,38 Triliun Bukan karena Serapan Anggaran Rendah

“Ancaman narkoba adalah ancaman terhadap anak-anak kita, terhadap masa depan keluarga kita, dan terhadap kualitas sumber daya manusia Jawa Timur. Karena itu, semua pihak tidak boleh lengah,” katanya.

Selain penindakan, Lilik menekankan pentingnya memperkuat langkah preventif melalui edukasi yang masif. Sekolah, keluarga, dan lingkungan masyarakat dinilai harus menjadi benteng pertama untuk melindungi generasi muda dari penyalahgunaan narkoba.

“Upaya pemberantasan harus berjalan seiring dengan penguatan pencegahan. Edukasi harus diperluas agar generasi muda memiliki benteng moral yang kuat dan tidak menjadi korban penyalahgunaan narkoba,” jelasnya.

Lilik menegaskan tidak boleh ada kompromi dalam pemberantasan narkotika. Dia berharap Jawa Timur menjadi daerah terdepan dalam memutus mata rantai peredaran narkoba demi menyelamatkan generasi penerus bangsa.

“Tidak ada kompromi terhadap narkoba. Jawa Timur harus berdiri di garis terdepan dalam perang melawan narkotika. Keselamatan generasi muda adalah harga mati yang wajib kita jaga bersama,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mega Citra Alam Raih Penghargaan Tokoh Inspiratif, Ketua Tidar Mojokerto: Layak Jadi Teladan Perempuan Muda
Belum Ada Titik Temu, DPRD Sidoarjo Akan Sidak Bengkel CV Multi Triloka Cemerlang Pekan Depan
DPD RI Lia Istifhama: Perpres 111/2025 Jadi Langkah Preventif Cegah Penyebaran LGBTQ
Puguh DPRD Minta Pemprov Jatim Segera Susun Regulasi Turunan Usai Terbitnya Perpres soal LGBTQ
Kecelakaan Beruntun Akses Suramadu Jadi Sorotan, Harisandi DPRD Jatim Desak Audit Keselamatan
Puguh DPRD Jatim: Jangan Sampai Trans Jatim Matikan Mata Pencaharian Sopir Angkot
Lilik DPRD Ajak Warga Jadi Penjaga Demokrasi, Bukan Hanya Pemilih Saat Pemilu
Maraknya Curanmor Libatkan Anak, Puguh DPRD Minta Pemprov Jatim Perkuat Ketahanan Keluarga

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 07:44 WIB

Mega Citra Alam Raih Penghargaan Tokoh Inspiratif, Ketua Tidar Mojokerto: Layak Jadi Teladan Perempuan Muda

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:54 WIB

DPD RI Lia Istifhama: Perpres 111/2025 Jadi Langkah Preventif Cegah Penyebaran LGBTQ

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:03 WIB

Puguh DPRD Minta Pemprov Jatim Segera Susun Regulasi Turunan Usai Terbitnya Perpres soal LGBTQ

Senin, 6 Juli 2026 - 17:47 WIB

Kecelakaan Beruntun Akses Suramadu Jadi Sorotan, Harisandi DPRD Jatim Desak Audit Keselamatan

Senin, 6 Juli 2026 - 17:31 WIB

Puguh DPRD Jatim: Jangan Sampai Trans Jatim Matikan Mata Pencaharian Sopir Angkot

Berita Terbaru

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat menghadiri Deklarasi dan Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) MADAS Kabupaten Malang di Pendopo Kabupaten Malang. (Dok. Istimewa)

Komunitas/Organisasi

DPD RI Lia Istifhama Dorong MADAS Sedarah Ambil Peran Bangun Ekonomi Bangsa

Rabu, 8 Jul 2026 - 08:49 WIB