Akses Enam Gereja Terdampak CFD, Komisi A DPRD Sidoarjo Mediasi Dishub dan Jemaat

- Publisher

Kamis, 2 Juli 2026 - 00:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi A DPRD Sidoarjo memfasilitasi hearing Dishub dengan jemaat Gereja terkait polemik penutupan akses saat CFD  di ruang Komisi DPRD Sidoarjo. (Foto: Syaiful/digitaljatim)

Komisi A DPRD Sidoarjo memfasilitasi hearing Dishub dengan jemaat Gereja terkait polemik penutupan akses saat CFD di ruang Komisi DPRD Sidoarjo. (Foto: Syaiful/digitaljatim)

Sidoarjo – Komisi A DPRD Kabupaten Sidoarjo memfasilitasi hearing antara perwakilan enam gereja dengan Dinas Perhubungan (Dishub) serta Satlantas Polresta Sidoarjo terkait penutupan sejumlah ruas jalan saat pelaksanaan Car Free Day.

Acara tersebut berlangsung di ruang komisi DPRD Sidoarjo itu dipimpin Ketua Komisi A H. Rizza Ali Faizin. Turut hadir pula Kepala Dishub Sidoarjo beserta jajarannya, Perwakilan Satlantas Polresta Sidoarjo serta pendeta dan perwakilan Gereja yang terdampak.

Humas Gereja Yonathan Toar Sangari mengatakan, penutupan akses jalan saat CFD berdampak terhadap aktivitas enam gereja di kawasan Sidokumpul dan Sidoklumpuk. Enam gereja tersebut adalah GKN Sidoarjo, GPDI Elohim, GKJW Sidoarjo, GPIB Sidoarjo, GKI Sidoarjo, dan Gereja Katolik Santa Maria.

“Pertemuan ini menjadi ruang dialog untuk mencari titik temu antara kebutuhan pelaksanaan CFD dengan kelancaran akses jemaat menuju gereja,” ujarnya.

Yonathan menyampaikan bahwa pihaknya mengusulkan empat poin dalam hearing tersebut. Diantaranya adalah pertama, membuka akses jalan Kombes Pol M. Duryat agar jemaat gereja tetap dapat melintas menuju gereja.

Yang kedua, menambah personel Dishub di sejumlah titik rawan kepadatan seperti simpang Kartini, untung Suropati, dan kawasan depan Polsek Sidoarjo kota. Yang ketiga, menerbitkan parkir liar, khususnya kendaraan pengunjung CFD yang selama ini banyak menggunakan area didepan rumah ibadah.

Dan, keempat yakni menata kembali lokasi pedagang kaki lima (PKL) agar tidak menganggu akses menuju gereja. Pihak gereja mengusulkan agar PKL dipindahkan ke kawasan Ponti atau dibatasi hingga depan PLN maupun bekas kantor Kodim lama.

Menurut Yonathan, kepadatan lalu lintas paling terasa saat jadwal ibadah kedua dan ketiga pada Minggu pagi. Saat jemaat datang dan pulang ibadah, arus kendaraan bertemu dengan pengunjung CFD sehingga menimbulkan kemacetan.

“Kami bersyukur komisi A DPRD Sidoarjo memfasilitasi dialog ini. Dari empat usulan yang kami sampaikan, dua diantaranya akan segera direalisasikan,” kata dia.

“Dua poin yang akan diterapkan dalam waktu dekat ialah penertiban parkir didepan gereja serta penyesuaian posisi penutup jalan di kawasan Kartini, agar akses menuju gereja tetap terbuka bagi jemaat,” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dishub Sidoarjo Budi Basuki menyampaikan bahwa hasil pertemuan terkait jalan Kombes Pol M. Duryat tetap ditutup selama pelaksanaan CFD. Namun, Dishub Sidoarjo akan menyiapkan jalur alternatif bagi jemaat gereja.

Menurutnya, akses menuju gereja diarahkan melalui jalan Pahlawan, Jalan Thamrin, Jalan Gajah Mada, kemudian masuk ke jalan antara sebelum menuju kawasan gereja di Jalan Kombes Pol M. Duryat, Untung Suropati, dan Trunojoyo.

“Kami tetap mempertahankan penutupan Jalan Kombes Pol M. Duryat sesuai rekayasa lalu lintas yang berlaku. Namun, akses menuju gereja sudah kami siapkan melalui jalur alternatif,” tegas dia .

BACA JUGA  Senator Lia Istifhama Bangga dengan Ratu Ayu Alina Mirza

Kadishub juga memastikan area parkir di sekitar gereja akan diprioritaskan bagi jemaat. Sedangkan pengunjung CFD diarahkan menggunakan kantong-kantong parkir yang telah disediakan, di antaranya di Kantor Inspektorat, Aneka Usaha, SMPN 5 Sidoarjo, serta halaman Polsek Sidoarjo Kota.

“Nantinya petugas gereja akan berkolaborasi dengan Dishub membantu pengaturan parkir dan lalu lintas sehingga aktivitas ibadah tetap berjalan lancar,” tambahnya.

Senada, Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo H. Rizza Ali Faizin menyatakan hearing digelar setelah DPRD menerima aspirasi masyarakat mengenai dampak rekayasa lalu lintas saat CFD terhadap akses menuju enam gereja. Menurutnya, pertemuan menghasilkan kesepakatan yang mengakomodasi kepentingan seluruh pihak.

“Alhamdulillah sudah ada titik temu. Rekayasa lalu lintas tetap berjalan, kegiatan ekonomi saat CFD tetap berlangsung, sementara umat dapat beribadah dengan nyaman tanpa terganggu,” ungkapnya.

Rizza menambahkan, hasil kesepakatan tersebut mulai diterapkan pada pelaksanaan CFD berikutnya. Dishub akan menempatkan personel di lapangan, sementara pihak gereja diminta menyiapkan relawan untuk membantu pengaturan arus kendaraan di sekitar lokasi ibadah.

“Dengan kolaborasi ini kami berharap CFD tetap berjalan lancar, kegiatan ekonomi masyarakat tetap hidup, dan umat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman,” pungkasnya.
Sidoarjo – Komisi A DPRD Kabupaten Sidoarjo memfasilitasi hearing antara perwakilan enam gereja dengan Dinas Perhubungan (Dishub) serta Satlantas Polresta Sidoarjo terkait penutupan sejumlah ruas jalan saat pelaksanaan Car Free Day.

Acara tersebut berlangsung di ruang komisi DPRD Sidoarjo itu dipimpin Ketua Komisi A H. Rizza Ali Faizin. Turut hadir pula Kepala Dishub Sidoarjo beserta jajarannya, Perwakilan Satlantas Polresta Sidoarjo serta pendeta dan perwakilan Gereja yang terdampak.

Humas Gereja Yonathan Toar Sangari mengatakan, penutupan akses jalan saat CFD berdampak terhadap aktivitas enam gereja di kawasan Sidokumpul dan Sidoklumpuk. Enam gereja tersebut adalah GKN Sidoarjo, GPDI Elohim, GKJW Sidoarjo, GPIB Sidoarjo, GKI Sidoarjo, dan Gereja Katolik Santa Maria.

“Pertemuan ini menjadi ruang dialog untuk mencari titik temu antara kebutuhan pelaksanaan CFD dengan kelancaran akses jemaat menuju gereja,” ujarnya.

Yonathan menyampaikan bahwa pihaknya mengusulkan empat poin dalam hearing tersebut. Diantaranya adalah pertama, membuka akses jalan Kombes Pol M. Duryat agar jemaat gereja tetap dapat melintas menuju gereja.

Yang kedua, menambah personel Dishub di sejumlah titik rawan kepadatan seperti simpang Kartini, untung Suropati, dan kawasan depan Polsek Sidoarjo kota. Yang ketiga, menerbitkan parkir liar, khususnya kendaraan pengunjung CFD yang selama ini banyak menggunakan area didepan rumah ibadah.

BACA JUGA  Puguh DPRD Jatim Dukung Putusan MK soal Sekolah Gratis, Guru Juga Harus Sejahtera

Dan, keempat yakni menata kembali lokasi pedagang kaki lima (PKL) agar tidak menganggu akses menuju gereja. Pihak gereja mengusulkan agar PKL dipindahkan ke kawasan Ponti atau dibatasi hingga depan PLN maupun bekas kantor Kodim lama.

Menurut Yonathan, kepadatan lalu lintas paling terasa saat jadwal ibadah kedua dan ketiga pada Minggu pagi. Saat jemaat datang dan pulang ibadah, arus kendaraan bertemu dengan pengunjung CFD sehingga menimbulkan kemacetan.

“Kami bersyukur komisi A DPRD Sidoarjo memfasilitasi dialog ini. Dari empat usulan yang kami sampaikan, dua diantaranya akan segera direalisasikan,” kata dia.

“Dua poin yang akan diterapkan dalam waktu dekat ialah penertiban parkir didepan gereja serta penyesuaian posisi penutup jalan di kawasan Kartini, agar akses menuju gereja tetap terbuka bagi jemaat,” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dishub Sidoarjo Budi Basuki menyampaikan bahwa hasil pertemuan terkait jalan Kombes Pol M. Duryat tetap ditutup selama pelaksanaan CFD. Namun, Dishub Sidoarjo akan menyiapkan jalur alternatif bagi jemaat gereja.

Menurutnya, akses menuju gereja diarahkan melalui jalan Pahlawan, Jalan Thamrin, Jalan Gajah Mada, kemudian masuk ke jalan antara sebelum menuju kawasan gereja di Jalan Kombes Pol M. Duryat, Untung Suropati, dan Trunojoyo.

“Kami tetap mempertahankan penutupan Jalan Kombes Pol M. Duryat sesuai rekayasa lalu lintas yang berlaku. Namun, akses menuju gereja sudah kami siapkan melalui jalur alternatif,” tegas dia .

Kadishub juga memastikan area parkir di sekitar gereja akan diprioritaskan bagi jemaat. Sedangkan pengunjung CFD diarahkan menggunakan kantong-kantong parkir yang telah disediakan, di antaranya di Kantor Inspektorat, Aneka Usaha, SMPN 5 Sidoarjo, serta halaman Polsek Sidoarjo Kota.

“Nantinya petugas gereja akan berkolaborasi dengan Dishub membantu pengaturan parkir dan lalu lintas sehingga aktivitas ibadah tetap berjalan lancar,” tambahnya.

Senada, Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo H. Rizza Ali Faizin menyatakan hearing digelar setelah DPRD menerima aspirasi masyarakat mengenai dampak rekayasa lalu lintas saat CFD terhadap akses menuju enam gereja. Menurutnya, pertemuan menghasilkan kesepakatan yang mengakomodasi kepentingan seluruh pihak.

“Alhamdulillah sudah ada titik temu. Rekayasa lalu lintas tetap berjalan, kegiatan ekonomi saat CFD tetap berlangsung, sementara umat dapat beribadah dengan nyaman tanpa terganggu,” ungkapnya.

Rizza menambahkan, hasil kesepakatan tersebut mulai diterapkan pada pelaksanaan CFD berikutnya. Dishub akan menempatkan personel di lapangan, sementara pihak gereja diminta menyiapkan relawan untuk membantu pengaturan arus kendaraan di sekitar lokasi ibadah.

“Dengan kolaborasi ini kami berharap CFD tetap berjalan lancar, kegiatan ekonomi masyarakat tetap hidup, dan umat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Emil: SiLPA APBD Jatim 2025 Rp 3,38 Triliun Bukan karena Serapan Anggaran Rendah
Berhasil Turunkan Stunting Jadi 14,7 Persen, Gubernur Khofifah Raih Penghargaan Persatuan Ahli Gizi Indonesia
Gubernur Khofifah Tutup PKN II Angkatan II 2026, Tekankan Kepemimpinan Adaptif untuk Tingkatkan Layanan Publik
Gubernur Khofifah dan Menteri Haji Sambut Kepulangan Jamaah Kloter Terakhir Debarkasi Surabaya
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Gubernur Khofifah Ajak Polri Terus Tingkatkan Pelayanan Humanis kepada Masyarakat
Menteri PPPA dan Gubernur Khofifah Luncurkan PELITA ASN, Fokus Pendampingan Terintegrasi bagi ASN
Harganas 2026, Gubernur Khofifah Kampanyekan Kehadiran Ayah dalam Pengasuhan
Gubernur Khofifah Apresiasi BBIB Singosari Berhasil Kembangkan Semen Beku Sapi Wagyu dan Belgian Blue

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 00:01 WIB

Wagub Emil: SiLPA APBD Jatim 2025 Rp 3,38 Triliun Bukan karena Serapan Anggaran Rendah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:35 WIB

Berhasil Turunkan Stunting Jadi 14,7 Persen, Gubernur Khofifah Raih Penghargaan Persatuan Ahli Gizi Indonesia

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:07 WIB

Gubernur Khofifah Tutup PKN II Angkatan II 2026, Tekankan Kepemimpinan Adaptif untuk Tingkatkan Layanan Publik

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:01 WIB

Gubernur Khofifah dan Menteri Haji Sambut Kepulangan Jamaah Kloter Terakhir Debarkasi Surabaya

Kamis, 2 Juli 2026 - 00:56 WIB

Akses Enam Gereja Terdampak CFD, Komisi A DPRD Sidoarjo Mediasi Dishub dan Jemaat

Berita Terbaru

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat menghadiri Deklarasi dan Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) MADAS Kabupaten Malang di Pendopo Kabupaten Malang. (Dok. Istimewa)

Komunitas/Organisasi

DPD RI Lia Istifhama Dorong MADAS Sedarah Ambil Peran Bangun Ekonomi Bangsa

Rabu, 8 Jul 2026 - 08:49 WIB