Hadiri Mujahadah Kubro di Malang, Ning Lia Tegaskan Pesantren NU Bentuk Generasi Berkarakter

- Publisher

Senin, 9 Februari 2026 - 00:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI asal Jatim Lia Istifhama saat menghadiri Mujahadah Kubro di Stadion Gajayana, Kota Malang. (Foto: Istimewa)

Anggota DPD RI asal Jatim Lia Istifhama saat menghadiri Mujahadah Kubro di Stadion Gajayana, Kota Malang. (Foto: Istimewa)

DigitalJatim.com – Kontribusi besar Nahdlatul Ulama (NU) dalam membangun peradaban bangsa Indonesia selama satu abad perjalanan organisasinya. Pernyataan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dapat direspon positif dan diapresiasi oleh Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama usai menghadiiri Mujahadah Kubro dalam rangka peringatan hari lahir (harlah) 1 Abad NU di Stadion Gajayana, Kota Malang, Minggu (8/2/2026).

Dan, kegiatan tersebut berlangsung khidmat itu menjadi ruang refleksi atas peran panjang NU dalam mengawal kehidupan berbangsa dan bernegara. Senator Ning Lia menilai pandangan yang disampaikan Khofifah memperkuat pengakuan terhadap posisi strategis NU sebagai kekuatan sosial-keagamaan yang konsisten menanamkan nilai keilmuan, akhlak, dan kebangsaan ditengah masyarakat.

“NU tidak hanya berdakwah dalam aspek keagamaan, tetapi juga berkontribusi nyata dalam membangun kualitas sumber daya manusia khususnya melalui pendidikan berbasis pesantren,” ujarnya.

Ning Lia mengatakan pesantren yang tumbuh dan berkembang di lingkungan NU telah melahirkan banyak tokoh bangsa dan menjadi pilar penting dalam mencetak generasi yang berpengetahuan luas serta berkarakter kuat.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa NU yang berdiri sejak 1926 memiliki peran besar dalam pembangunan nasional. Salah satu kontribusi utamanya adalah penguatan pendidikan pesantren yang mampu memadukan penguasaan ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum.

Khofifah menilai lingkungan pesantren tidak hanya menjadi ruang transfer ilmu, tetapi juga tempat pembentukan karakter. Pesantren dinilai mampu melahirkan generasi yang tangguh secara mental, moderat dalam beragama, dan adaptif terhadap dinamika sosial.

Menanggapi hal itu, Ia menyebut pesantren sebagai laboratorium sosial yang berperan penting dalam membentuk integritas moral dan kepedulian sosial generasi muda Indonesia. Nilai-nilai yang ditanamkan di pesantren, menurutnya, menjadi fondasi kuat dalam menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman.

BACA JUGA  Ini 4 Prinsip Keseimbangan Ala Lia Istifhama agar Pelajar Tak Hanya Unggul Akademik

“Pesantren NU telah membuktikan diri sebagai basis pendidikan karakter yang menjaga keseimbangan antara nilai keislaman dan kebangsaan,” kata Ning Lia.

Selain itu, Khofifah juga menyoroti peran NU sebagai rumah besar umat yang mampu merangkul berbagai lapisan masyarakat. Melalui dakwah yang sejuk dan moderat, NU dinilai konsisten menjaga harmoni sosial dan memperkuat persatuan nasional.

Ia pun sependapat dengan pandangan tersebut. Ning Lia menilai moderasi beragama yang menjadi ciri khas NU merupakan kekuatan penting dalam merawat kerukunan di Indonesia yang majemuk. Sikap inklusif NU, menurutnya, menjadi modal besar dalam menghadapi tantangan sosial di era modern.

Peringatan Harlah 1 Abad NU melalui Mujahadah Kubro ini dinilai sebagai momentum reflektif untuk melanjutkan perjuangan para ulama pendiri NU. Lia berharap NU terus menjadi pilar moral bangsa sekaligus mitra strategis pemerintah dalam membangun Indonesia yang damai, beradab, dan berkeadilan.

“Perjalanan satu abad NU adalah bukti konsistensi dalam menjaga keseimbangan antara nilai keagamaan dan kebangsaan. Saya optimistis NU akan terus menjadi kekuatan pemersatu bangsa di tengah tantangan global yang semakin kompleks,” pungkasnya. (ful)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mega Citra Alam Raih Penghargaan Tokoh Inspiratif, Ketua Tidar Mojokerto: Layak Jadi Teladan Perempuan Muda
Belum Ada Titik Temu, DPRD Sidoarjo Akan Sidak Bengkel CV Multi Triloka Cemerlang Pekan Depan
DPD RI Lia Istifhama: Perpres 111/2025 Jadi Langkah Preventif Cegah Penyebaran LGBTQ
Puguh DPRD Minta Pemprov Jatim Segera Susun Regulasi Turunan Usai Terbitnya Perpres soal LGBTQ
Kecelakaan Beruntun Akses Suramadu Jadi Sorotan, Harisandi DPRD Jatim Desak Audit Keselamatan
Puguh DPRD Jatim: Jangan Sampai Trans Jatim Matikan Mata Pencaharian Sopir Angkot
Lilik DPRD Ajak Warga Jadi Penjaga Demokrasi, Bukan Hanya Pemilih Saat Pemilu
Maraknya Curanmor Libatkan Anak, Puguh DPRD Minta Pemprov Jatim Perkuat Ketahanan Keluarga

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 07:44 WIB

Mega Citra Alam Raih Penghargaan Tokoh Inspiratif, Ketua Tidar Mojokerto: Layak Jadi Teladan Perempuan Muda

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:54 WIB

DPD RI Lia Istifhama: Perpres 111/2025 Jadi Langkah Preventif Cegah Penyebaran LGBTQ

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:03 WIB

Puguh DPRD Minta Pemprov Jatim Segera Susun Regulasi Turunan Usai Terbitnya Perpres soal LGBTQ

Senin, 6 Juli 2026 - 17:47 WIB

Kecelakaan Beruntun Akses Suramadu Jadi Sorotan, Harisandi DPRD Jatim Desak Audit Keselamatan

Senin, 6 Juli 2026 - 17:31 WIB

Puguh DPRD Jatim: Jangan Sampai Trans Jatim Matikan Mata Pencaharian Sopir Angkot

Berita Terbaru

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat menghadiri Deklarasi dan Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) MADAS Kabupaten Malang di Pendopo Kabupaten Malang. (Dok. Istimewa)

Komunitas/Organisasi

DPD RI Lia Istifhama Dorong MADAS Sedarah Ambil Peran Bangun Ekonomi Bangsa

Rabu, 8 Jul 2026 - 08:49 WIB