Hadiri Festival Kebangsaan Gema Kampus Unesa, Wagub Emil Serukan Semangat Persatuan untuk Indonesia Emas 2045

- Publisher

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak (kiri) bersama Rektor Unesa Nurhasan di acara Festival Kebangsaan Gema Kampus Unesa Lidah Wetan. (Foto: Adpim For DigitalJatim)

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak (kiri) bersama Rektor Unesa Nurhasan di acara Festival Kebangsaan Gema Kampus Unesa Lidah Wetan. (Foto: Adpim For DigitalJatim)

Surabaya – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengajak generasi muda menjadi penggerak persatuan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri Festival Kebangsaan ‘Gema Kampus’ di halaman Rektorat Universitas Negeri Surabaya, Sabtu (9/52026) malam.

“Kalau kita bicara Indonesia Emas 2045, yang dibutuhkan bukan hanya generasi muda yang pintar, tetapi juga yang mampu jadi penggerak persatuan. Gema Kampus ini menunjukkan bahwa musik, seni, dan kreativitas bisa menjadi cara yang efektif bagi anak muda untuk menumbuhkan rasa persatuan dan cinta tanah air,” katanya.

Terkait penggerak persatuan, Emil menilai generasi muda memiliki posisi penting di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Karena itu, ruang-ruang kreatif seperti festival kebangsaan dinilai penting untuk memperkuat rasa kebersamaan, toleransi, dan kepedulian terhadap masa depan bangsa.

Menurutnya, mahasiswa hari ini bukan hanya penerus bangsa, tetapi juga calon pemimpin yang akan menentukan arah Indonesia ke depan. Sehingga semangat persatuan harus terus ditanamkan melalui pendekatan yang dekat dengan kehidupan mereka.

Musik menjadi salah satu media yang tepat dalam menyatukan keberagaman sekaligus memperkuat identitas nasional di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital.

“Persatuan itu tidak tumbuh begitu saja. Harus dibangun lewat interaksi, kolaborasi, dan rasa bangga terhadap identitas bangsa sendiri. Saya melihat Gema Kampus yang digelar oleh Unesa ini menjadi ruang yang baik untuk mempertemukan semangat itu,” katanya.

Sementara itu Rektor Unesa Nurhasan menyampaikan, Festival Kebangsaan Gema Kampus menjadi bagian dari penguatan nilai-nilai kebangsaan berbasis kebudayaan, sekalaigus sebagai proses penyadaran jati diri bangsa kepada mahasiswa.

Melalui tema “Mengenal Diri, Mengenal Indonesia”, mahasiswa didorong untuk lebih mengaktivasi genetika budaya Nusantara dalam dirinya sehingga tumbuh rasa bangga, semangat kebersamaan, dan cinta kepada Indonesia.

BACA JUGA  Puguh DPRD Jatim Dukung Putusan MK soal Sekolah Gratis, Guru Juga Harus Sejahtera

“Kalau generasi muda mengenal budayanya sendiri, maka rasa memiliki terhadap Indonesia akan tumbuh dengan sendirinya. Itu yang ingin kami bangun lewat Gema Kampus,” katanya.

Perlu diketahui, Festival Kebangsaan Gema Kampus yang diselenggarakan oleh Unesa bekerja sama dengan Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) dan didukung gerakan kebangsaan Akar Indonesia.

Berbagai rangkaian kegiatan digelar dalam festival tersebut, mulai dari Dialog Kebangsaan, Pameran Inovasi dan Pop Art Market, Coaching Clinic video pendek dan vokal, Rex (Rector’s Expressions), hingga Konser Musik Kebangsaan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ini 4 Prinsip Keseimbangan Ala Lia Istifhama agar Pelajar Tak Hanya Unggul Akademik
Puguh DPRD Jatim Dukung Putusan MK soal Sekolah Gratis, Guru Juga Harus Sejahtera
Gubernur Khofifah Sambut 120 Murid ADEM Repatriasi 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Berkualitas di Jatim
KKN UWKS Hadirkan Program Lingkungan, UMKM dan Literasi Digital untuk Warga Desa Pengalangan
Puguh DPRD Jatim Dorong Gaji Guru Rp5 Juta, Minta Pemerintah Pakai Acuan UMP-UMK
Gubernur Khofifah Tegaskan Peserta Lolos SPMB Jatim Wajib Daftar Ulang
Gubernur Khofifah Paparkan Transformasi Pendidikan dan Inovasi Jawa Timur di Hadapan Ratusan Dosen Muda Peserta Latsar CPNS
Soroti Usulan Motor Listrik untuk Guru Honorer, Puguh DPRD Minta Masalah Kesejahteraan Diselesaikan Lebih Dulu

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:56 WIB

Ini 4 Prinsip Keseimbangan Ala Lia Istifhama agar Pelajar Tak Hanya Unggul Akademik

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:09 WIB

Puguh DPRD Jatim Dukung Putusan MK soal Sekolah Gratis, Guru Juga Harus Sejahtera

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:11 WIB

Gubernur Khofifah Sambut 120 Murid ADEM Repatriasi 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Berkualitas di Jatim

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:53 WIB

KKN UWKS Hadirkan Program Lingkungan, UMKM dan Literasi Digital untuk Warga Desa Pengalangan

Senin, 29 Juni 2026 - 15:21 WIB

Puguh DPRD Jatim Dorong Gaji Guru Rp5 Juta, Minta Pemerintah Pakai Acuan UMP-UMK

Berita Terbaru

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat menghadiri Deklarasi dan Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) MADAS Kabupaten Malang di Pendopo Kabupaten Malang. (Dok. Istimewa)

Komunitas/Organisasi

DPD RI Lia Istifhama Dorong MADAS Sedarah Ambil Peran Bangun Ekonomi Bangsa

Rabu, 8 Jul 2026 - 08:49 WIB