Dugaan Perjokian UTBK-SNBT di Surabaya Disorot, Riawan Syamsir: Alarm Serius Dunia Pendidikan

Editor Yoyok

- Author

Jumat, 24 April 2026 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Bidang Pendidikan, Kebudayaan, dan Olahraga DPD GRIB JAYA Jawa Timur, Riawan Syamsir. (Foto: Istimewa)

Ketua Bidang Pendidikan, Kebudayaan, dan Olahraga DPD GRIB JAYA Jawa Timur, Riawan Syamsir. (Foto: Istimewa)

Editor: Yoyok

Gresik – Dugaan praktik perjokian pada pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) hari pertama di sejumlah kampus di Surabaya menuai sorotan. Berbagai kalangan menilai kasus ini menjadi alarm serius bagi dunia pendidikan.

Ketua Bidang Pendidikan, Kebudayaan, dan Olahraga DPD GRIB JAYA Jawa Timur, Riawan Syamsir mengaku prihatin atas dugaan kecurangan tersebut. Ia menyebut praktik perjokian mencerminkan persoalan mendasar, mulai dari moral hingga mental peserta didik.

“Saya sangat memprihatinkan. Dunia pendidikan masih diwarnai kecurangan. Ini bukan sekadar pelanggaran teknis, tetapi juga mencerminkan persoalan moral, etika, dan mental,” ujar Rey saat ditemui di Gresik, Jumat (24/4/2026) sore.

Menurutnya, fenomena ini juga menimbulkan pertanyaan besar terkait kesiapan siswa dalam menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi. Rey menilai masih ada ketimpangan antara siswa yang benar-benar belajar dengan mereka yang memilih jalan pintas.

“Di saat banyak siswa sudah belajar serius, masih ada oknum yang tidak siap, bahkan memilih cara curang saat ujian. Ini tentu mencederai tujuan utama seleksi,” tegasnya.

Rey mengungkapkan, berdasarkan data yang beredar, jumlah dugaan kecurangan dalam pelaksanaan UTBK-SNBT secara nasional mencapai ribuan kasus. Angka tersebut dinilai sangat besar dan perlu menjadi perhatian serius seluruh pihak.

“Ini angka yang tidak kecil. Harus menjadi bahan evaluasi bersama, termasuk bagi pendidik, lembaga pendidikan, hingga orang tua,” ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya penguatan pendidikan karakter sejak dini, khususnya di tingkat SMA dan SMK. Menurut Rey, praktik kecurangan yang dibiarkan dapat menjadi kebiasaan buruk yang terbawa hingga jenjang lebih tinggi.

“Kalau sejak awal sudah terbiasa mencontek dan dibiarkan, maka saat ada kesempatan lebih besar, kecurangan bisa semakin masif. Ini yang harus dihentikan,” jelasnya.

BACA JUGA  Bangun DPRD Sidoarjo Dukung Wacana Siswa Tak Naik Kelas, Tunggu Aturan Resmi

Selain itu, Rey juga mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pembinaan siswa. Ia menilai sekolah perlu memberikan arahan yang jelas terkait pilihan masa depan, tidak semata berfokus pada perguruan tinggi negeri (PTN).

“Masuk PTN bukan satu-satunya jalan sukses. Perguruan tinggi swasta juga punya kualitas. Yang terpenting adalah kejujuran, integritas, dan kesiapan mental,” ujarnya.

Rey juga menyoroti pentingnya peran orang tua dalam membentuk karakter anak. Menurutnya, dukungan keluarga menjadi faktor utama dalam menanamkan nilai kejujuran.

“Orang tua pasti ingin anaknya sukses dengan cara yang benar. Nilai kejujuran, integritas, dan moral harus menjadi pegangan utama untuk masa depan,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangun DPRD Sidoarjo Dukung Wacana Siswa Tak Naik Kelas, Tunggu Aturan Resmi
Dua Hari Pelatihan, MA Alif Laam Miim Surabaya Bentuk Kader Organisasi yang Solid dan Profesional
Dewan Pendidikan Sidoarjo Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Siap Tingkatkan Mutu Pendidikan
DPD RI Ning Lia Kenalkan Filosofi SUPERRR, Dorong Kepemimpinan Mahasiswa UB
DPD RI Ning Lia Ajak Ksatria Airlangga Terlibat Politik dengan Gagasan Konstruktif
Wacana Siswa Tidak Naik Kelas, Puguh DPRD Jatim Soroti Kesenjangan Fasilitas Pendidikan
Dukung Transformasi Pendidikan, UNESA Latih Guru Akuntansi Manfaatkan Platform Wayground
Jelang Hari Jadi ke-81 Jatim, Khofifah Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Siswa SMA-SMK dan SLB
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:34 WIB

Bangun DPRD Sidoarjo Dukung Wacana Siswa Tak Naik Kelas, Tunggu Aturan Resmi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Dua Hari Pelatihan, MA Alif Laam Miim Surabaya Bentuk Kader Organisasi yang Solid dan Profesional

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:46 WIB

Dewan Pendidikan Sidoarjo Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Siap Tingkatkan Mutu Pendidikan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 00:00 WIB

DPD RI Ning Lia Kenalkan Filosofi SUPERRR, Dorong Kepemimpinan Mahasiswa UB

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:48 WIB

DPD RI Ning Lia Ajak Ksatria Airlangga Terlibat Politik dengan Gagasan Konstruktif

Berita Terbaru

WhatsApp