SAR Temukan Nelayan Sumenep Tewas, Berjarak 1,15 Mil dari Lokasi Perahu

Editor Yoyok

- Author

Selasa, 24 Maret 2026 - 21:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Editor: Yoyok

Sumenep – Tim SAR gabungan menemukan nelayan bernama Mohammad Jaenal Arifin (32) dalam kondisi meninggal dunia. Korban merupakan warga Desa Pangloros, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep.

Sebelumnya, korban dilaporkan hilang. Warga menemukan perahu milik korban dalam kondisi mesin masih menyala dan bergerak ke arah darat tanpa awak. Sementara itu, peralatan pancing milik korban masih lengkap berada di atas perahu.

Mendapat laporan tersebut, tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Pada Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 11.11 WIB, korban ditemukan setelah tim SAR menerima informasi dari nelayan setempat. Lokasi penemuan berada di koordinat 7° 3′ 59,892″ LS dan 114° 1′ 59,124″ BT atau sekitar 1,15 mil laut dari lokasi perahu korban ditemukan.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi menuju Dermaga Talango dengan waktu tempuh sekitar satu jam.

“Setelah tiba di Dermaga Talango, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka,” ujar Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit P.H selaku SAR Mission Coordinator (SMC).

Usai proses evakuasi, tim SAR gabungan menggelar debriefing pada pukul 12.30 WIB. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup.

Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing.

Adapun tim SAR yang terlibat antara lain Pos SAR Sumenep, Polairud Sumenep, Polsek Kalianget, Koramil Kalianget, Polsek Talango, serta nelayan setempat.

Basarnas mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, agar selalu memperhatikan faktor keselamatan saat melaut. Termasuk menggunakan alat keselamatan dan mengecek kondisi cuaca.

“Dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, nelayan sebaiknya mengecek prakiraan cuaca, angin, dan tinggi gelombang sebelum melaut,” pungkasnya.

BACA JUGA  Kawal Sengketa Rumah Warga, Senator Lia Soroti Utang Rp368 Juta hingga Aset Rp3,17 Miliar

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat
Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal
Kawal Sengketa Rumah Warga, Senator Lia Soroti Utang Rp368 Juta hingga Aset Rp3,17 Miliar
Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan
Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka
Tiga Pelaku Peredaran Uang Palsu Ditangkap Polresta Sidoarjo, Beli Rp500 Ribu Dapat Upal Rp2 Juta
Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat
Kekeringan Pasuruan, Gubernur Khofifah Kirim 45 Tandon dan 500 Jeriken untuk Warga
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:59 WIB

Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat

Rabu, 9 September 2026 - 21:48 WIB

Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal

Rabu, 9 September 2026 - 12:18 WIB

Kawal Sengketa Rumah Warga, Senator Lia Soroti Utang Rp368 Juta hingga Aset Rp3,17 Miliar

Rabu, 9 September 2026 - 04:52 WIB

Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan

Selasa, 8 September 2026 - 20:41 WIB

Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka

Berita Terbaru

WhatsApp