Audiensi dengan Swaniti Initiative, Gubernur Khofifah Tegaskan Komitmen Ekonomi Hijau Jatim

Belum ada data penulis & editor

- Author

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kanan) menerima audiensi dari Swaniti Initiative (kiri) di Gedung Negara Grahadi Surabaya. (Foto: Adpim For digitalJatim)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kanan) menerima audiensi dari Swaniti Initiative (kiri) di Gedung Negara Grahadi Surabaya. (Foto: Adpim For digitalJatim)

Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima audiensi dari Swaniti Initiative di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (4/3/2026) siang.

Dalam pertemuan ini dibahas mendalam tentang strategi pengembangan energi terbarukan, ekonomi hijau, dan rencana pembentukan konsorsium sektor swasta melalui program Meridian Collective.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi atas kunjungan Swaniti Initiative ke Jawa Timur. Menurutnya, pertemuan ini menjadi momentum strategis dalam mempercepat Jatim net zero emission.

“Kami menyambut baik kunjungan Swaniti Initiative yang berpusat di Houston AS ke Jawa Timur. Pertemuan ini menjadi langkah penting untuk memperkuat kolaborasi dan mempercepat target provinsi menuju Net Zero Emission 2060,” kata Khofifah dalam keterangan tertulisnya, Jumat (6/3/2026).

Ia menambahkan bahwa meskipun target nasional Net Zero Emission ditetapkan pada 2060, percepatan hingga 2050 sangat mungkin dicapai jika seluruh pemangku kepentingan bersinergi.

“Jika semua elemen bergerak bersama dan melaksanakan langkah nyata, percepatan target Net Zero Emission hingga 2050 dapat diwujudkan,” ucapnya.

Sejauh ini kata Khofifah, Jatim telah menjalankan sejumlah program strategis dalam mempercepat NZE pada 2050. Beberapa diantaranya adalah PLTB Wongsorejo Banyuwangi (50 MW), PLTS atap untuk pelanggan dan institusi, serta insentif pajak 0% untuk kendaraan listrik.

Program mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, seperti Mangrove Lestari, pengelolaan sampah terpadu, rehabilitasi pesisir, dan penguatan sektor pertanian, juga terus digencarkan.

Oleh karenanya, inisiasi Swaniti Initiative melalui program Meridian Collective dinilainya sejalan dengan komitmen Jawa Timur dalam mempercepat transformasi energi dan pembangunan rendah karbon.

“Pada prinsipnya program ini sangat bagus. Mungkin bisa dibreak down lebih detail lagi, lebih konkret program apa yang bisa kita kerjasamakan. Mungkin ada program yang lebih spesifik, sehingga ketika program ini dilaksanakan memberikan dampak yang bagus pada green economy, pada ketahanan iklim dan membuka ruang kerja baru bagi masyarakat,” katanya.

BACA JUGA  DPRD Sidoarjo Siapkan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Senada dengan itu, Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak menyambut baik inisiasi yang dilakukan Swaniti Initiative. Menurutnya, Jatim dibawah arahan Gubernur Khofifah terus mendorong pengembangan energi terbarukan dan ekonomi hijau melalui kolaborasi dengan berbagai lembaga internasional.

“Partisipasi Jawa Timur dalam forum internasional, termasuk di Davos, membuka peluang besar bagi pengembangan energi terbarukan. Ini bukan sekadar profil provinsi, tetapi kesempatan nyata untuk berbagi praktik terbaik dan mendapatkan dukungan teknologi serta pembiayaan dari mitra global,” katanya.

Selain memperkuat kolaborasi global, Emil menekankan pentingnya peran sektor swasta dalam percepatan transisi energi. Ia menilai konsorsium yang melibatkan perusahaan nasional dan internasional dapat memastikan proyek energi terbarukan berjalan terintegrasi dan berdampak langsung pada masyarakat.

“Jika pemerintah daerah, sektor swasta, dan mitra internasional seperti Swaniti bersinergi, setiap proyek energi terbarukan dapat mendorong pertumbuhan green economy, menciptakan lapangan kerja baru, dan memperkuat ketahanan iklim di Jawa Timur,” ucapnya.

Sementara itu, CEO Swaniti Initiative, Rwitwika Bhattacharya, mengapresiasi perhatian Gubernur Khofifah terkait percepatan energi terbarukan di Jawa Timur.

Ia menilai komitmen provinsi Jatim dalam transisi energi dan pembangunan rendah karbon menjadi kunci menarik kerja sama internasional dan investasi hijau.

“Kami sangat mengapresiasi kepemimpinan Ibu Gubernur Khofifah dalam mendorong energi terbarukan di Jawa Timur. Transisi energi tidak hanya penting bagi lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang luas bagi masyarakat Jawa Timur,” katanya.

Ia juga menyoroti rencana pembentukan konsorsium sektor swasta untuk memperkuat implementasi proyek energi terbarukan, meningkatkan efisiensi teknologi, dan memperluas akses pembiayaan.

“Kami berencana akan membentuk konsorsium yang melibatkan private sector, khususnya di energi terbarukan. Kolaborasi ini akan memastikan proyek berjalan terintegrasi, berdampak nyata bagi masyarakat, dan mempercepat transisi menuju ekonomi hijau di Jawa Timur,” pungkasnya.

BACA JUGA  Ketua DPRD Sidoarjo Desak Satgas MBG Aktif Awasi SPPG, Soroti Standar Gizi dan Perizinan

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan
DPRD Sidoarjo Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren, Perkuat Pemberdayaan dan Kepastian Hukum
DPRD Sidoarjo Siapkan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Gubernur Khofifah Raih Grand Zakat Award 2026, Perkuat Pengelolaan Zakat untuk Kesejahteraan
Pokir DPRD Sidoarjo Disorot, Pemkab Ingatkan Usulan Harus Sesuai Prioritas Pembangunan
Ketua DPRD Sidoarjo Desak Satgas MBG Aktif Awasi SPPG, Soroti Standar Gizi dan Perizinan
Wagub Emil Bertemu Dubes Austria, Kerja Sama Ekonomi hingga Budaya Jadi Sorotan
Wagub Emil Pastikan Distribusi BBM di Jatim Lancar, Pasokan SPBU Terjaga
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:53 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Sidoarjo Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren, Perkuat Pemberdayaan dan Kepastian Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:30 WIB

DPRD Sidoarjo Siapkan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Gubernur Khofifah Raih Grand Zakat Award 2026, Perkuat Pengelolaan Zakat untuk Kesejahteraan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Pokir DPRD Sidoarjo Disorot, Pemkab Ingatkan Usulan Harus Sesuai Prioritas Pembangunan

Berita Terbaru

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp