Wagub Emil Apresiasi Menko Zulhas Hadiri Rakor MBG di Jatim, 3.269 SPPG Sudah Operasional

- Publisher

Kamis, 19 Februari 2026 - 22:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubenur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat ditemui awak media usai acara Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Program MBG di Kantor Gubernur Jawa Timur. (Foto: Syaiful/Digitaljatim)

Wakil Gubenur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat ditemui awak media usai acara Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Program MBG di Kantor Gubernur Jawa Timur. (Foto: Syaiful/Digitaljatim)

Surabaya – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengapresiasi kehadiran Menteri Koordinator (Menko) Pangan Zulkifli Hasan dalam rapat koordinasi penyelenggaraan program MBG. Menurutnya, forum tersebut mempertemukan langsung para bupati/wali kota serta ketua satgas MBG Kabupaten/Kota dengan pemerintah pusat.

“Terima kasih kepada Bapak Menko Pangan yang hadir langsung di Jawa Timur. Sehingga, para bupati, wali kota dan ketua satgas bisa mendengar langsung arahan dari Kepala BGN, Mendikdasmen, Menteri Kesehatan, Wamendagri, dan tentu dari Ibu Gubernur,” ujarnya saat diwawancarai awak media di halaman depan Kantor Sekretariat Daerah (Sekda), Kamis (19/2/2026) sore.

Emil menjelaskan satuan tugas (Satga) MBG di Kabupaten/kota tidak selalu dijabat kepala daerah.

“Di dalamnya terdapat kepala dinas kesehatan, sekda, hingga asisten daerah yang tergabung dalam grup koordinasi provinsi,” jelasnya.

Wagub Emil juga menyebut capaian Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) di Jawa Timur lebih tinggi dari rata-rata nasional. Selain itu, jumlah satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) operasional di Jatim juga tergolong tinggi.

“Yang kita utamakan hari ini tentu menjaga kualitas. SLHS adalah salah satu ikhtiar untuk memastikan anak-anak penerima manfaat mendapatkan makanan yang baik,” tegas Wagub Emil.

Lebih lanjut, Emil menambahkan bahwa metode dan teknik pengawasan kualitas terus diperkuat, termasuk pembelajaran dari kasus-kasus sebelumnya.

“Berdasarkan data terbaru dari Kepala BGN, total SPPG operasional di Jawa Timur mencapai 3.269 unit dengan jumlah penerima manfaat sekitar 8,39 juta orang,” tambahnya.

Dalam forum tersebut, Emil mengungkapkan ada dua isu utama yang disampaikan para bupati/wali kota se-Jawa Timur. Salah satunya, terdapat SPPG yang sudah terdaftar namun belum kunjung operasional. Para kepala daerah meminta percepatan, termasuk opsi substitusi jika tidak ada progres.

Kedua, soal wilayah yang belum terdaftar sebagai lokasi SPPG. Untuk kawasan 3T, Emil mendukung agar usulan langsung dikomunikasikan ke BGN tanpa harus menunggu Provinsi.

“Tidak perlu bottleneck di saya. Korwil Kabupaten/Kota bisa langsung mengusulkan kawasan 3T, terutama jika jumlah penerima manfaatnya tidak mencapai 2.000 – 3.000,” terang Emil.

Dari total 31 target SPPG terpencil, kata Emil, 12 sudah selesai pembangunan. Lokasi tersebut tersebar di Lumajang, Ponorogo, dan Sumenep.

“Khusus di Kabupaten Sumenep, terdapat 12 SPPG yang tersebar di 10 kecamatan Kepulauan. Dari jumlah itu, hampir separuh telah selesai dibangun dan sebagian sudah beroperasi,” kata dia.

Untuk wilayah aglomerasi, Ia pun menyebut belum ada tambahan operasional selama Ramadan. Penambahan diperkirakan setelah lebaran.

“Berbeda dengan aglomerasi yang rata-rata melayani 2.500 penerima manfaat, di Wijayanto 3T tidak ada batas minimal. Karena semua anak harus terjangkau,” sebut dia.

Emil menegaskan program MBG tidak hanya menyasar peserta didik di Dapodik, tetapi juga santri Pesantren, Balita, dan anak usia sekolah yang putus sekolah.

“Data yang digunakan mencakup dapodik, data pesantren, dan data kependudukan,” tegas Emil.

Terkait rantai pasok, Emil menuturkan bahwa Pemprov Jatim tengah menyempurnakan pemetaan bersama Kemenko Pangan dan BGN.

“Kedepan, rantai distribusi diharapkan terintegrasi dengan koperasi desa/kelurahan merah putih agar hasil pertanian dan kelompok tani terserap optimal,” tutur dia.

Emil juga merespon keluhan kepala daerah soal bahan pangan yang justru didatangkan dari luar daerah. Ia pun menegaskan perlu adanya langkah korektif agar pasokan lokal menjadi prioritas dan tidak didominasi produk impor.

“Kita harus jaga neraca supply demand. Jangan sampai ada alasan kelangkaan pangan, padahal masalahnya inefisiensi logistik atau bahkan penimbunan,” tegas Emil.

“Melalui Pemprov Jatim, kami telah meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk menyusun neraca pasokan guna menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan kualitas MBG tetap tertaga,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful Hidayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila di Grahadi, Khofifah Tegaskan Pancasila Jadi Arah Pembangunan Jatim
Lantik Kepala BKKBN Jatim, Khofifah: Keluarga Berkualitas Fondasi SDM Unggul Bangsa
Khofifah Ubah Skema WFH ASN Jatim, Mulai Kini Berlaku Setiap Jumat
Gubernur Khofifah Serukan Semangat Waisak 2570 BE untuk Mempererat Persaudaraan Antarumat
Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Dardak Kompak Salat Idul Adha di Al Akbar Surabaya
Sekdaprov Adhy Tegaskan Perda Penanggulangan Bencana Jatim Jadi Payung Besar Mitigasi dan Kolaborasi
Audiensi dengan Koso Nippon, Sekdaprov Adhy Dorong Penguatan Efektivitas Program Pemerintah
Kemiskinan Ekstrem Jatim Tinggal 0,29 Persen, Gubernur Khofifah Sebut Bukti Program Tepat Sasaran

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 20:15 WIB

Lantik Kepala BKKBN Jatim, Khofifah: Keluarga Berkualitas Fondasi SDM Unggul Bangsa

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:48 WIB

Khofifah Ubah Skema WFH ASN Jatim, Mulai Kini Berlaku Setiap Jumat

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:31 WIB

Gubernur Khofifah Serukan Semangat Waisak 2570 BE untuk Mempererat Persaudaraan Antarumat

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:10 WIB

Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Dardak Kompak Salat Idul Adha di Al Akbar Surabaya

Rabu, 27 Mei 2026 - 08:13 WIB

Sekdaprov Adhy Tegaskan Perda Penanggulangan Bencana Jatim Jadi Payung Besar Mitigasi dan Kolaborasi

Berita Terbaru

Semangat belajar dan berbagi ide baru terasa begitu hangat dalam kegiatan bertajuk Nobar Canva yang diselenggarakan oleh Canva Community di Cafe and Resto Ningrat, Jalan Kedung Sari No.10, Mergelo, Gununggedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. (Foto: Istimewa)

Citizen Reporter

Nobar Canva Penuh Inspirasi Baru

Senin, 1 Jun 2026 - 21:45 WIB