Sidoarjo – Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Langkah tersebut dilakukan agar setiap penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Komitmen itu disampaikan Subandi saat menjawab pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Sidoarjo terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Sidoarjo, Rabu (8/7/2026).
Dalam kesempatan itu, Subandi menyampaikan apresiasi atas kritik, saran, dan masukan dari seluruh fraksi DPRD. Menurutnya, berbagai catatan yang disampaikan legislatif menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.
“Kami berkomitmen mempertanggungjawabkan pelaksanaan APBD 2025 secara baik sebagai upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat Sidoarjo,” ujarnya, Jumat (10/7/2026).
Selain membahas pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Subandi juga mendorong percepatan pembahasan sejumlah Raperda yang saat ini sedang dibahas bersama DPRD. Menurutnya, regulasi tersebut diperlukan untuk memperkuat pelayanan publik, penataan aset daerah, serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ia menjelaskan, Raperda tersebut diharapkan mampu memberikan kepastian hukum dan kemudahan pelayanan kepada masyarakat, mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah agar lebih produktif, sekaligus memperkuat kemandirian fiskal Kabupaten Sidoarjo.
“Raperda ini kami dorong agar segera selesai pembahasannya. Tujuannya memberikan kepastian hukum dan kemudahan bagi masyarakat,” tegas Bupati Subandi.
Bupati Subandi juga menyebut realisasi APBD Tahun Anggaran 2025 hingga saat ini masih berjalan sesuai target atau on track. Capaian tersebut mencakup sektor pendapatan, belanja, hingga pembiayaan daerah yang dinilai telah memenuhi target yang ditetapkan.
“Capaian kinerja keuangan daerah, mulai dari sektor pendapatan, belanja hingga pembiayaan, telah berhasil memenuhi target yang ditetapkan,” katanya.
Lebih lanjut, ia memastikan anggaran daerah difokuskan pada empat sektor prioritas, yakni pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, dan pengentasan kemiskinan.
“Anggaran kami fokuskan pada pendidikan yang berkualitas, layanan kesehatan yang prima, pembangunan infrastruktur yang merata, serta program pengentasan kemiskinan yang tepat sasaran,” imbuh Subandi.
Di akhir penyampaiannya, Bupati Subandi mengajak DPRD Sidoarjo terus bersinergi mengawal pelaksanaan program pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kami berkomitmen mengelola keuangan daerah secara transparan dan akuntabel. Laporan ini kami sampaikan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada DPRD dan seluruh masyarakat Sidoarjo,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Penulis : Syaiful Hidayat
Editor : Yoyok











