Pasuruan – Puluhan anggota Bank Sampah Anggrek Griya Kebonagung 1, Sukodono, Sidoarjo, menggelar family gathering ke Wisata Air Terjun Puthuk Truno, Prigen, Kabupaten Pasuruan, Minggu (14/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat kebersamaan sekaligus bentuk apresiasi kepada anggota yang aktif dalam program pengelolaan sampah.
Direktur Bank Sampah Anggrek, Lusiana Rujiantini mengatakan family gathering diikuti anggota dan pengurus yang selama ini rutin terlibat dalam kegiatan bank sampah.
“Kegiatan ini sebagai bentuk penghargaan kepada anggota yang konsisten memilah dan menyetor sampah kering dari rumah. Kami juga mengapresiasi pengurus yang selama ini aktif menjalankan program bank sampah,” kata perempuan yang akrab disapa Lusi.
Menurut Lusi, kegiatan tersebut bukan sekadar rekreasi, melainkan sarana memperkuat kekompakan, kerukunan, dan semangat gotong royong antaranggota. Ia menjelaskan, Air Terjun Puthuk Truno dipilih karena memiliki lingkungan yang masih asri dan terjaga. Hal itu dinilai sejalan dengan semangat Bank Sampah Anggrek yang bergerak di bidang pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan.
“Semangat bank sampah adalah menjaga lingkungan. Karena itu kami memilih lokasi yang alamnya masih bersih dan terawat agar anggota bisa menikmati sekaligus memahami pentingnya menjaga kelestarian alam,” ujarnya.
Lusi berharap kegiatan tersebut dapat menjadi penyegaran bagi anggota setelah menjalani aktivitas sehari-hari. Selain itu, kebersamaan yang terbangun selama perjalanan diharapkan semakin memperkuat solidaritas dalam menjalankan program bank sampah.
“Biasanya anggota bertemu saat penimbangan sampah. Melalui kegiatan ini mereka bisa lebih akrab, saling mengenal keluarga masing-masing, dan semakin kompak dalam menjalankan program lingkungan,” tambahnya.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Ketua RT 36 Griya Kebonagung 1, Nur Hidayah. Menurutnya, family gathering menjadi momentum positif untuk mempererat hubungan antarwarga sekaligus memberikan apresiasi kepada anggota yang aktif mengelola sampah.
“Kegiatan ini sangat baik untuk meningkatkan kebersamaan dan kekeluargaan antara pengurus, anggota, dan keluarga anggota bank sampah,” ujarnya.
Nur Hidayah menilai keberadaan Bank Sampah Anggrek selama ini memberikan manfaat nyata bagi warga. Selain membantu mengurangi volume sampah rumah tangga, program tersebut juga memiliki nilai ekonomi bagi anggota yang rutin menyetor sampah kering.
“Dengan menyetor sampah kering yang sudah dipilah, warga bisa mendapatkan tambahan penghasilan. Kami berharap semakin banyak warga yang ikut aktif,” katanya.
Keceriaan peserta terlihat sepanjang kegiatan. Salah seorang anggota, Rima, mengaku senang dapat mengikuti family gathering tersebut.
“Saya senang sekali bisa ikut kegiatan ini. Selain membuat hubungan antaranggota semakin dekat, kami juga bisa menikmati keindahan alam yang masih sangat alami,” ungkapnya.
Sementara itu, Administrasi Wisata Air Terjun Puthuk Truno, Herry Rustandi mengapresiasi kunjungan rombongan Bank Sampah Anggrek dari Sukodono, Sidoarjo.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bank Sampah Anggrek RT 36 Griya Kebonagung 1. Semoga para anggota mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru karena kami juga memberikan edukasi mengenai lingkungan dan wisata alam,” katanya.
Herry berharap ke depan Bank Sampah Anggrek dapat terus berkembang dan menjalin kolaborasi dengan pengelola wisata Puthuk Truno.
“Harapan kami Bank Sampah Anggrek Griya Kebonagung 1 Sukodono bisa semakin berkembang dan menjalin kerja sama dengan kami di masa mendatang,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Penulis : Syaiful Hidayat
Editor : Yoyok












