Senator Muda Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Hutan Berkelanjutan di Jambore Kehutanan Sosial 2026

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Yoyok

- Author

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI, Ning Lia, turut menghadiri dan menyemarakkan Jambore Perhutanan Sosial Jawa Timur 2026 yang digelar di Alun-Alun Reksogati Madiun. (Foto: Istimewa)

Anggota DPD RI, Ning Lia, turut menghadiri dan menyemarakkan Jambore Perhutanan Sosial Jawa Timur 2026 yang digelar di Alun-Alun Reksogati Madiun. (Foto: Istimewa)

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Yoyok

Madiun – Anggota DPD RI, Lia Istifhama turut menghadiri dan menyemarakkan Jambore Perhutanan Sosial Jawa Timur 2026 yang digelar di Alun-Alun Reksogati Madiun, Sabtu (13/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema Hutan Lestari, Masyarakat Sejahtera ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, kelompok tani hutan, akademisi, dan dunia usaha dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang berkelanjutan.

Jambore Perhutanan Sosial Jawa Timur 2026 secara resmi dibuka oleh gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang diikuti oleh ratusan kelompok perhutanan sosial dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Perhelatan tersebut dirancang sebagai ajang konsolidasi besar bagi para pelaku perhutanan sosial guna memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang hidup di sekitar kawasan hutan.

Dalam sambutannya, Khofifah menyampaikan harapan agar jambore ini menjadi ruang kolaborasi yang mampu menghadirkan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat.

“Semoga ke depan kita semua semakin sehat, semakin berkah, semakin sukses, semakin damai, dan semakin menguatkan persaudaraan kita,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Minggu (14/6/2026).

Khofifah juga menegaskan bahwa Jawa Timur saat ini menjadi provinsi dengan luasan perhutanan sosial terbesar di Indonesia, mencapai hampir 30 persen dari total luasan nasional. Tidak hanya itu, nilai transaksi ekonomi sektor perhutanan sosial Jawa Timur juga tercatat sebagai yang tertinggi di tingkat nasional.

Meski demikian, ia mengingatkan seluruh pihak agar tidak berpuas diri. Menurutnya, akses penguatan bagi Kelompok Tani Hutan (KTH) harus terus diperluas, terutama dalam pengembangan usaha agroforestri dan komoditas unggulan seperti kopi.

“Kolaborasi antara petani hutan, perguruan tinggi, dunia usaha, dan industri menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas produk serta memperluas akses pasar,” kata Khofifah.

BACA JUGA  Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi

Sebagai tuan rumah, Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Madiun untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut

Menurutnya, perhutanan sosial merupakan program strategis yang mampu mengintegrasikan pelestarian lingkungan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Sejalan dengan tema Hutan Lestari, Masyarakat Sejahtera, kegiatan ini menjadi sarana memperkuat sinergi, berbagi inovasi, dan membangun kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam mendukung pengelolaan hutan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Jumadi, menjelaskan bahwa rangkaian jambore diawali dengan sarasehan yang diikuti sekitar 200 kelompok perhutanan sosial. Berbagai kegiatan turut digelar, mulai dari podcast tata kelola perhutanan sosial, business matching, hingga pameran produk unggulan hasil hutan sosial dari berbagai daerah.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga mengalokasikan dukungan ekonomi produktif lebih dari Rp3 miliar pada tahun 2026 untuk kelompok-kelompok perhutanan sosial. Dukungan tersebut dinilai telah memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

Di sela kegiatan, Senator Ning Lia menyampaikan apresiasinya terhadap semangat para pelaku perhutanan sosial yang terus berinovasi dalam mengelola sumber daya hutan secara berkelanjutan.

Menurutnya, perhutanan sosial merupakan instrumen penting untuk menjaga keseimbangan antara pelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Perhutanan sosial bukan hanya tentang menjaga hutan tetap lestari, tetapi juga bagaimana masyarakat di sekitar hutan dapat memperoleh manfaat ekonomi yang berkeadilan. Kolaborasi dan gotong royong menjadi kunci untuk mewujudkan tujuan tersebut,” ujar Ning Lia.

Ia juga mengapresiasi berbagai produk unggulan yang ditampilkan oleh kelompok perhutanan sosial dari berbagai wilayah di Jawa Timur.

Menurutnya, jambore ini menjadi wadah yang efektif untuk memperluas jejaring, bertukar pengalaman, serta membuka peluang kerja sama yang dapat meningkatkan nilai ekonomi hasil hutan secara berkelanjutan.

BACA JUGA  Zahlul DPRD Sidoarjo Soroti Kedisiplinan 1.500 Pengendara dalam Motoran Santun

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Sumber Berita: digitaljatim.com

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Tremas Pacitan
600 Personel Gabungan Tertibkan 67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo
Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura
Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi
Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan
Zahlul DPRD Sidoarjo Soroti Kedisiplinan 1.500 Pengendara dalam Motoran Santun
Senator Lia Istifhama Jadi Pembina Solidaritas KING, Dorong Potensi Lokal Nganjuk Makin Dikenal
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:40 WIB

Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Tremas Pacitan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:38 WIB

Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp