Jelang Libur Iduladha 2026, Pemkot Pastikan Ketersediaan Pangan di Surabaya Aman dan Terkendali

- Publisher

Rabu, 27 Mei 2026 - 08:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jelang Libur Iduladha 2026, Pemkot Pastikan Ketersediaan Pangan di Surabaya Aman dan Terkendali.

Jelang Libur Iduladha 2026, Pemkot Pastikan Ketersediaan Pangan di Surabaya Aman dan Terkendali.

Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan ketersediaan bahan pangan selama rangkaian libur panjang, mulai Iduladha 1447 Hijriah/2026, cuti bersama, akhir pekan, Hari Raya Waisak, hingga Hari Lahir Pancasila, dalam kondisi aman dan mencukupi. Stok pangan di Kota Pahlawan juga dipastikan tetap terkendali dan memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama beberapa bulan ke depan.

Kondisi tersebut tercermin dari Indeks Kecukupan Pangan (IKP) Kota Surabaya pada Mei 2026 yang meningkat dibandingkan April 2026 menjadi 3,55. Angka itu menunjukkan pasokan pangan di Surabaya masih berada pada kategori aman dan lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan warga.

Selain ketersediaan stok yang terjaga, sejumlah harga komoditas pangan juga terpantau mengalami penurunan. Berdasarkan hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surabaya pada minggu pertama hingga ketiga Mei 2026, beberapa komoditas diperkirakan menjadi penyumbang deflasi, di antaranya telur ayam ras, daging ayam ras, bawang putih, gula pasir, tomat, semangka, jeruk, anggur, kangkung, hingga ikan mujair.

Sementara itu, dibandingkan April 2026, cabai rawit tercatat menjadi komoditas dengan penurunan harga terbesar pada Mei 2026. Kondisi tersebut turut membantu menjaga stabilitas harga pangan menjelang Hari Raya Iduladha.

Kepala Bidang Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, Muhammad Khusnul Amin, menyebut kondisi pangan di Surabaya saat ini relatif stabil.

“Indeks kecukupan pangan Surabaya saat ini mencapai 3,55. Artinya stok pangan lebih dari cukup dan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama libur panjang Iduladha,” kata Khusnul Amin, Selasa (26/5/2026).

Ia menjelaskan, hingga saat ini belum ditemukan fenomena panic buying di tengah masyarakat. Berdasarkan pantauan di lapangan, warga cenderung membeli kebutuhan pangan sesuai keperluan rumah tangga.

BACA JUGA  Jemaah Haji Kloter I Tiba di Surabaya, Gubernur Khofifah Apresiasi Inovasi Seamless Process Corridor

“Pembelian dalam jumlah besar lebih banyak dilakukan oleh pedagang atau pelaku usaha untuk kepentingan distribusi dan penjualan kembali. Kalau masyarakat umum sejauh ini belanja secukupnya, belum ada fenomena memborong bahan pokok secara berlebihan,” jelasnya.

Kondisi serupa juga terlihat saat pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di berbagai wilayah Surabaya. Menurutnya, masyarakat tetap berbelanja secara wajar tanpa melakukan penimbunan bahan pokok. Pembatasan pembelian hanya pernah diterapkan pada minyak goreng saat dijual dengan harga subsidi agar distribusinya merata dan tidak diborong.

Karena itu, Khusnul Amin menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir ataupun melakukan pembelian bahan pangan secara berlebihan. Selain distribusi pangan masih aman dan terkendali, pembelian dalam jumlah besar juga berisiko menimbulkan pemborosan hingga sampah makanan akibat bahan pangan yang rusak atau tidak terpakai.

“Masyarakat diimbau membeli kebutuhan pangan secukupnya sesuai kebutuhan rumah tangga. Pembelian dalam jumlah berlebihan justru berisiko menimbulkan sampah makanan karena bahan pangan tidak terpakai atau rusak sebelum dikonsumsi. Karena itu, masyarakat diminta berbelanja secara bijak dan sesuai kebutuhan,” tuturnya.

Ia menambahkan, pemerintah terus melakukan pengawasan distribusi pangan di tengah dinamika global, seperti krisis di Timur Tengah dan penguatan dolar AS yang berpotensi memengaruhi harga sejumlah komoditas impor. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga bahan pokok tetap terjaga selama momentum Iduladha.

“Masyarakat tidak perlu panik. Stok pangan aman dan pemerintah terus melakukan pemantauan agar kebutuhan pokok tetap terkendali,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Penulis : Wahyu

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tinjau Pasar Klojen, Gubernur Khofifah Puji Penataan Sentra Kuliner yang Rapi dan Bersih
Gubernur Khofifah Gencarkan Pasar Murah, Warga Berburu Sembako Harga Terjangkau
Tinjau Pabrik Gula Ngadirejo, Khofifah Sebut Jatim Jadi Kunci Ketahanan Gula Nasional
Jelang Idul Adha, Gubernur Khofifah Pantau Pasar Banjarejo Bojonegoro dan Serap Keluhan Pedagang
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Semampir Kediri, Warga Serbu Sembako Murah Jelang Idul Adha
Serentak di 11 Kabupaten, Gubernur Khofifah Gaungkan Komitmen Jatim Jadi Garda Industri Gula Nasional
Sukses Transformasi JConnect, Bank Jatim Raih Digital Innovation Award 2026
Penandatanganan Kerja Sama PT PWU Jatim dan Kejati Jatim Perkuat Pemulihan Aset

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:34 WIB

Tinjau Pasar Klojen, Gubernur Khofifah Puji Penataan Sentra Kuliner yang Rapi dan Bersih

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:38 WIB

Gubernur Khofifah Gencarkan Pasar Murah, Warga Berburu Sembako Harga Terjangkau

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:32 WIB

Tinjau Pabrik Gula Ngadirejo, Khofifah Sebut Jatim Jadi Kunci Ketahanan Gula Nasional

Rabu, 27 Mei 2026 - 08:19 WIB

Jelang Libur Iduladha 2026, Pemkot Pastikan Ketersediaan Pangan di Surabaya Aman dan Terkendali

Senin, 25 Mei 2026 - 21:15 WIB

Jelang Idul Adha, Gubernur Khofifah Pantau Pasar Banjarejo Bojonegoro dan Serap Keluhan Pedagang

Berita Terbaru

Semangat belajar dan berbagi ide baru terasa begitu hangat dalam kegiatan bertajuk Nobar Canva yang diselenggarakan oleh Canva Community di Cafe and Resto Ningrat, Jalan Kedung Sari No.10, Mergelo, Gununggedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. (Foto: Istimewa)

Citizen Reporter

Nobar Canva Penuh Inspirasi Baru

Senin, 1 Jun 2026 - 21:45 WIB