Kloter 116 Jadi Rombongan Terakhir, Gubernur Khofifah Minta Jamaah Fokus Ibadah dan Jaga Kesehatan

- Pewarta

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi melepas kelompok terbang (kloter) 116 yang menjadi kloter terakhir jamaah haji Embarkasi Surabaya Tahun 1447 H/2026 M di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. (Foto : Adpim For DigitalJatim)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi melepas kelompok terbang (kloter) 116 yang menjadi kloter terakhir jamaah haji Embarkasi Surabaya Tahun 1447 H/2026 M di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. (Foto : Adpim For DigitalJatim)

Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi melepas kelompok terbang (kloter) 116 yang menjadi kloter terakhir jamaah haji Embarkasi Surabaya Tahun 1447 H/2026 M di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Kamis (21/5/2026).

Sebanyak 370 jamaah diberangkatkan pada kloter terakhir ini, terdiri dari 163 jamaah laki-laki dan 207 jamaah perempuan. Para jamaah didampingi oleh 4 petugas kloter, 2 Petugas Haji Daerah (PHD), serta 3 petugas Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), sehingga total rombongan mencapai 379 orang.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Khofifah menyampaikan doa dan harapan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan, kelancaran ibadah, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, kloter terakhir Embarkasi Surabaya, kloter ke-116 Tahun 1447 Hijriah secara resmi saya lepas,” ujarnya dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).

“Semoga panjenengan semua diparingi kesehatan, ibadahnya lancar, kembali ke tanah air dengan selamat serta menjadi haji yang mabrur,” imbuhnya.

Pada kloter terakhir ini, jamaah tertua tercatat atas nama Raminten Murtomo Singo Dimejo asal Kabupaten Sidoarjo yang berusia 86 tahun. Sedangkan jamaah termuda adalah Mohammad Akbar Kurniawan asal Kota Surabaya yang berusia 21 tahun.

Khofifah menjelaskan, Embarkasi Surabaya tahun ini memberangkatkan total 116 kloter dengan jumlah 44.080 jamaah dan petugas. Jumlah tersebut terdiri atas 42.109 jamaah, 464 petugas kloter, PHD sebanyak 162 orang, dan PIH KBIHU sebanyak 140 orang.

“Jadi jemaah yang kita berangkatkan dari Embarkasi Surabaya adalah yang terbanyak dari seluruh provinsi di Indonesia. Kalau dulu paling banyak Jawa Barat karena jumlah penduduknya paling banyak, sekarang Jawa Timur mendapatkan tambahan 8.000 jamaah haji berdasarkan Undang-Undang Haji karena antreannya paling panjang,” katanya.

BACA JUGA  TPT Jatim Februari 2026 Turun Jadi 3,55 Persen, Gubernur Khofifah Sebut Ekonomi Tumbuh Inklusif

Pada kesempatan ini,  Khofifah juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji Embarkasi Surabaya, mulai dari proses pelayanan di asrama haji hingga pemberangkatan jamaah menuju Tanah Suci.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah haji sejak proses keberangkatan hingga nanti kembali ke tanah air,” ucapnya.

Selain itu, Gubernur Khofifah turut menyampaikan do’a  atas jamaah  yang tertunda keberangkatannya karena alasan kesehatan. Semoga lekas sehat seperti semula.

“Hingga saat ini terdapat 38 orang jamaah haji yang menunda keberangkatan karena kondisi kesehatan, dan  turut berduka cita atas wafatnya 13 orang jamaah haji di Arab Saudi,” katanya.

Gubernur Khofifah pun mengimbau seluruh jamaah agar senantiasa menjaga kesehatan, menjaga kekhusyukan ibadah, serta menaati seluruh ketentuan selama berada di Tanah Suci.

“Kita tentu berharap semuanya dalam menjalankan ibadah haji diparingi kesehatan. Yang haji sehat, keluarga yang ditinggalkan sehat, semuanya diberi keselamatan dan keberkahan,” ucapnya.

“Mohon dido’akan semoga  Indonesia aman damai, mudah-mudahan Jawa Timur aman damai, Surabaya dan Sidoarjo khususnya aman damai,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TPT Jatim Februari 2026 Turun Jadi 3,55 Persen, Gubernur Khofifah Sebut Ekonomi Tumbuh Inklusif
Perda IMB Dicabut, Wabup Mimik: PBG Jadi Acuan Baru Perizinan Bangunan di Sidoarjo
Selama Eri Cahyadi Naik Haji, Armuji dan Syamsul Hariadi Isi Posisi Pelaksana Harian
Jelang Berangkat Haji, Eri Cahyadi Warning Kepala Dinas: Aduan Warga Wajib Tuntas 1×24 Jam
Di Hadapan Peserta PKN II dan Latsar CPNS, Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Strategic Leader yang Tangguh dan Visioner
Dinsos Jatim Tingkatkan Kapasitas ASN Lewat Pelatihan PPID dan Publikasi Program
Gubernur Khofifah dan Dubes Yaman Perkuat Hubungan Strategis Bidang Pendidikan, Perdagangan, dan Budaya
Kalaksa BPBD Jatim Tuntaskan SDMT Bersama 67 Kalaksa se-Indonesia, Perkuat Mitigasi Bencana Nasional

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:17 WIB

Kloter 116 Jadi Rombongan Terakhir, Gubernur Khofifah Minta Jamaah Fokus Ibadah dan Jaga Kesehatan

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:35 WIB

Perda IMB Dicabut, Wabup Mimik: PBG Jadi Acuan Baru Perizinan Bangunan di Sidoarjo

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:59 WIB

Selama Eri Cahyadi Naik Haji, Armuji dan Syamsul Hariadi Isi Posisi Pelaksana Harian

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:30 WIB

Jelang Berangkat Haji, Eri Cahyadi Warning Kepala Dinas: Aduan Warga Wajib Tuntas 1×24 Jam

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:24 WIB

Di Hadapan Peserta PKN II dan Latsar CPNS, Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Strategic Leader yang Tangguh dan Visioner

Berita Terbaru