Puguh DPRD Jawa Timur Tekankan Penguatan Hak Disabilitas, Raperda Ditarget Rampung 4 Bulan

- Publisher

Jumat, 10 April 2026 - 05:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Puguh Wiji Pamungkas.

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Puguh Wiji Pamungkas.

Surabaya – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Puguh Wiji Pamungkas menekankan pentingnya penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pelayanan dan perlindungan bagi penyandang Disabilitas.

“Raperda ini disebut sebagai langkah strategis untuk menggeser pendekatan lama yang bersifat charity based menjadi human rights based,” ujar Puguh, kamis (9/4/2026).

Puguh menjelaskan bahwa perda sebelumnya yang disahkan tahun 2013 masih berorientasi pada pendekatan sosial (charity based). Sementara dalam revisi perda ini, regulasi diarahkan untuk menjamin pemenuhan hak-hak bagi penyandang disabilitas secara menyelesaikan diberbagai lintas sektor.

“Perda ini nantinya menjadi payung hukum bagi seluruh aspek mulai dari tingkat pendidikan, kesehatan, aksesibilitas, hingga ketenagakerjaan,” jelasnya.

Dalam proses penyusunan Raperda ini, kata Puguh, pihaknya menerima banyak masukan dari berbagai koalisi Disabilitas. Ia mengungkapkan bahwa masukan ini dinilai sangat penting karena berasal langsung dari pelaku atau user di lapangan.

“Teman-teman Disabilitas ini yang merasakan langsung kondisi di masyarakat, sehingga masukan mereka sangat menyempurnakan isi regulasi raperda ini,” kata Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera itu.

Puguh menyebutkan terdapat banyak penambahan substansi dalam revisi kali ini. Diantaranya adalah penguatan hak-hak sipil disabilitas dalam ruang demokrasi, akses terhadap pekerjaan, layanan kesehatan, serta pemanfaatan ruang publik yang inklusif.

Selain itu, ia juga menyoroti isu pendidikan yang menjadi perhatian serius, khususnya terkait penerapan sekolah inklusi.

“Secara konsep, sekolah inklusi itu harus diterapkan. Namun di lapangan, masih banyak sekolah yang belum sepenuhnya menerima anak-anak bagi penyandang disabilitas,” jelas dia.

“Selain itu, kami juga menyinggung pentingnya kuota bagi kelompok disabilitas sebagai bagian dari upaya afirmasi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Puguh menyampaikan bahwa DPRD Jawa Timur berencana akan menggelar rapat lanjutan dengan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) lintas sektor.

BACA JUGA  Mahasiswa Untag Surabaya Kunjungi DPRD Sidoarjo, Pelajari Praktik Pemerintahan Secara Langsung

Salah satunya adalah Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dispora, KONI, Dinas Perhubungan hingga PUPR. Rapat tersebut dijadwalkan berlangsung pekan depan.

“Kami dari Komisi E ingin memastikan sejauh mana OPD memahami isu-isu Disabilitas dan apakah sudah memiliki regulasi spesifik di masing – masing instansi,” terangnya.

Puguh optimistis pembahasan Raperda Disabilitas ini dapat segera rampung. “Targetnya Raperda Disabilitas ini, dalam 3 – 4 bulan kedepan sudah selesai,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Evaluasi Haji 2026, Anggota DPD RI Lia Istifhama Tekankan Pembenahan Mina dan Apresiasi Petugas
Peringati HUT Ke-733 Surabaya, Lilik DPRD Jatim Soroti Pentingnya Pemerataan Infrastruktur di Wilayah Pinggiran
Anak Muda Aset Bangsa, Dhamroni DPRD Sidoarjo Dorong Penguatan Nilai Pancasila di Era Digital
Senator Lia Istifhama Soroti Pentingnya Solidaritas Jamaah Saat Puncak Armuzna Berlangsung
Soroti Wukuf 2026 Yang Lebih Tertib, Senator Lia Istifhama Puji Pelayanan Haji di Arafah
Lilik DPRD Jatim Terima Keluhan Warga Kedungbaruk soal Casbar Bangkok Crab, Izin Usaha Jadi Sorotan
23 Kades Petahana Tumbang di Sidoarjo, Pengamat Politik Nanang Haromain: Warga Desa Kini Cepat Berubah Haluan
Sambut Iduladha, Wawali Elim Ingatkan Pentingnya Berbagi dan Peduli Sesama

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:41 WIB

Evaluasi Haji 2026, Anggota DPD RI Lia Istifhama Tekankan Pembenahan Mina dan Apresiasi Petugas

Senin, 1 Juni 2026 - 17:22 WIB

Peringati HUT Ke-733 Surabaya, Lilik DPRD Jatim Soroti Pentingnya Pemerataan Infrastruktur di Wilayah Pinggiran

Senin, 1 Juni 2026 - 08:51 WIB

Anak Muda Aset Bangsa, Dhamroni DPRD Sidoarjo Dorong Penguatan Nilai Pancasila di Era Digital

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:15 WIB

Senator Lia Istifhama Soroti Pentingnya Solidaritas Jamaah Saat Puncak Armuzna Berlangsung

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:32 WIB

Soroti Wukuf 2026 Yang Lebih Tertib, Senator Lia Istifhama Puji Pelayanan Haji di Arafah

Berita Terbaru

Semangat belajar dan berbagi ide baru terasa begitu hangat dalam kegiatan bertajuk Nobar Canva yang diselenggarakan oleh Canva Community di Cafe and Resto Ningrat, Jalan Kedung Sari No.10, Mergelo, Gununggedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. (Foto: Istimewa)

Citizen Reporter

Nobar Canva Penuh Inspirasi Baru

Senin, 1 Jun 2026 - 21:45 WIB