Antisipasi Lonjakan Pemudik, Pemkab Mojokerto Siagakan Jalan hingga Layanan Kesehatan

Editor Yoyok

- Author

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Editor: Yoyok

Mojokerto – Pemerintah Kabupaten Mojokerto menggelar rapat koordinasi (rakor) persiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 1447 H/2026 M. Rakor digelar di Ruang Satya Bina Karya (SBK), Senin (16/3/2026).

Rakor ini untuk memastikan kesiapan seluruh unsur dalam mendukung kelancaran, keamanan, dan keselamatan masyarakat selama periode mudik. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto, Sekda, Forkopimda, serta OPD terkait.

Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa mengatakan rakor ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah dan memperkuat sinergi antarinstansi. Hal itu menyusul meningkatnya mobilitas masyarakat saat libur Lebaran.

“Rakor ini penting untuk memastikan kesiapan seluruh unsur, sehingga pengamanan arus mudik dan balik di Kabupaten Mojokerto berjalan optimal dan terkoordinasi,” ujar Gus Barra, dikutip dari laman resmi Diskominfo Kabupaten Mojokerto, Selasa (17/3/2026).

Ia menyebut, tradisi mudik akan mendorong lonjakan pergerakan masyarakat. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, arus mudik dan balik Lebaran 2026 diperkirakan berlangsung pada 13-31 Maret, dengan puncak pada 15-27 Maret.

“Potensi pergerakan masyarakat secara nasional diprediksi mencapai 143,9 juta orang. Ini akan berdampak pada peningkatan volume kendaraan dan kepadatan lalu lintas,” jelasnya.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu diantisipasi dengan persiapan matang oleh seluruh pemangku kepentingan.

Sebagai wilayah strategis di Jawa Timur, Kabupaten Mojokerto menjadi jalur penghubung mobilitas antar daerah, seperti Surabaya, Pasuruan, hingga Malang Raya. Selain itu, Mojokerto juga memiliki sejumlah destinasi wisata dan pusat ekonomi yang ramai saat libur Lebaran.

Untuk itu, Gus Barraa menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur jalan. Saat ini, jaringan jalan di Mojokerto terdiri dari jalan nasional sepanjang 42,422 kilometer, jalan provinsi 73,110 kilometer, dan jalan kabupaten 1.166,393 kilometer.

BACA JUGA  Tunggakan Empat TPS 3R ke TPA Griyo Mulyo Jabon Sidoarjo Capai Rp1,13 Miliar

Ia meminta seluruh rambu, marka, dan perlengkapan jalan dipastikan dalam kondisi baik. Perbaikan jalan rusak juga diminta segera dilakukan.

“Kerusakan jalan harus segera ditangani agar tidak mengganggu kelancaran dan keselamatan pemudik,” tegasnya.

Selain itu, Pemkab Mojokerto juga mengantisipasi lonjakan wisatawan di kawasan Pacet, Trawas, dan sekitarnya. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas, risiko kecelakaan, hingga penumpukan sampah.

Pemkab juga mewaspadai potensi bencana seperti banjir, longsor, cuaca ekstrem, angin kencang, dan pohon tumbang yang bisa mengganggu jalur mudik.

Di sisi lain, ketersediaan BBM dan bahan pokok turut menjadi perhatian. Saat ini terdapat 57 SPBU aktif di Mojokerto, terdiri dari 41 SPBU Pertamina, 8 Pertashop, dan 8 Indostation.

Sementara itu, layanan kesehatan disiagakan melalui 1 Public Safety Center (PSC), 12 rumah sakit, 27 puskesmas, dan 6 pos kesehatan selama masa Lebaran.

Di akhir, Gus Barraa menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan mudik.

“Saya menyampaikan terima kasih atas kerja sama dan komitmen seluruh pihak dalam mendukung pengamanan arus mudik Lebaran 2026,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat
Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal
Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan
Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka
Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat
Kekeringan Pasuruan, Gubernur Khofifah Kirim 45 Tandon dan 500 Jeriken untuk Warga
Gubernur Khofifah Salurkan 120 Rit Air Bersih untuk 38.270 Keluarga Terdampak Kekeringan di Blitar
Tunggakan Empat TPS 3R ke TPA Griyo Mulyo Jabon Sidoarjo Capai Rp1,13 Miliar
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:59 WIB

Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat

Rabu, 9 September 2026 - 21:48 WIB

Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal

Rabu, 9 September 2026 - 04:52 WIB

Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan

Selasa, 8 September 2026 - 20:41 WIB

Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka

Senin, 7 September 2026 - 23:07 WIB

Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat

Berita Terbaru

WhatsApp