Gelar Pasar Murah ke-58 di Madiun, Gubernur Khofifah Jamin Stok Pangan Aman

- Pewarta

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar Pasar Murah ke-58 di Lapangan Desa Kaibon, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun. (Foto: Adpim For DigitalJatim)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar Pasar Murah ke-58 di Lapangan Desa Kaibon, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun. (Foto: Adpim For DigitalJatim)

Madiun – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar Pasar Murah ke-58 di Lapangan Desa Kaibon, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Kamis (12/3/2026), sebagai upaya mendekatkan keterjangkauan bahan pokok bagi masyarakat menjelang Idul Fitri.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa Pasar Murah menjadi salah satu instrumen penting pemerintah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Pasar Murah ini merupakan bagian dari program stabilisasi harga sekaligus upaya mendekatkan kebutuhan bahan pokok kepada masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujar Khofifah dalam keterangan tertulisnya, Jumat (13/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih rendah dibandingkan harga pasar. Beberapa komoditas yang disediakan antara lain beras premium seharga Rp14.000 per kilogram, beras medium Rp11.000 per kilogram, minyak goreng Minyakita Rp13.000 per liter, telur ayam ras Rp22.000 per pack, serta tepung terigu Rp10.000 per kilogram.

Selain itu, tersedia pula gula pasir Rp14.000 per kilogram, bawang putih Rp6.000 per 250 gram, bawang merah Rp7.000 per 250 gram, paket cabai Rp5.000 per 200 gram, serta daging ayam ras Rp30.000 per pack.

Khofifah menjelaskan bahwa harga komoditas yang dijual di pasar murah tersebut jauh lebih rendah dibandingkan harga yang beredar di pasaran saat ini sehingga dapat membantu meringankan beban masyarakat.

“Harga sangat jauh dari biasanya. Telur di luar Rp30.000 di sini kami jual Rp22.000 lalu ayam di luar Rp42.000, di sini kita jual Rp30.000. Tentu sangat meringankan masyarakat,” katanya.

Gubernur Khofifah juga memastikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan pokok menjelang Idul Fitri. Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memantau distribusi serta pasokan logistik agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

BACA JUGA  Dorong Kesejahteraan Guru GTT, Suli Da’im Dukung Program Kemandirian Ekonomi

Ia menambahkan, beberapa komoditas yang selama ini berkontribusi terhadap inflasi di Jawa Timur antara lain cabai rawit, ayam ras, dan telur ayam ras. Oleh karena itu, pemerintah terus melakukan berbagai langkah intervensi agar harga komoditas tersebut tetap terkendali dan berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Salah satu upaya mengendalikan inflasi melalui kegiatan seperti pasar murah,” ucapnya.

Selain menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, dalam kesempatan tersebut Gubernur Khofifah juga membagikan bantuan pangan kepada masyarakat. Bantuan tersebut berupa beras bagi para lanjut usia, serta telur bagi ibu hamil dan anak-anak sebagai bagian dari upaya pemenuhan gizi keluarga.

Tidak hanya itu, Gubernur Khofifah juga memborong berbagai produk dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang turut meramaikan kegiatan pasar murah sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi lokal. Selanjutnya produk UKM dibagikan kepada masyarakat yang hadir di pasar murah.

Sementara itu, salah satu warga yang bekerja sebagai buruh pabrik rokok, Siti mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan pasar murah, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri ketika kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat.

“Terima kasih sudah diadakan pasar murah dan sangat membantu masyarakat,” ungkapnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh warga setempat, Ana yang mengaku bersyukur dapat menerima bantuan beras secara langsung dari Gubernur Khofifah serta memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau.

“Terima kasih sudah memberikan sembako gratis dan dengan diadakannya pasar murah warga mendapat harga yang murah,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serentak di 11 Kabupaten, Gubernur Khofifah Gaungkan Komitmen Jatim Jadi Garda Industri Gula Nasional
Sukses Transformasi JConnect, Bank Jatim Raih Digital Innovation Award 2026
Penandatanganan Kerja Sama PT PWU Jatim dan Kejati Jatim Perkuat Pemulihan Aset
Bank Jatim Didorong Jadi Role Model, Wagub Emil Tegaskan Jatim Siap Jadi Gerbang Baru Nusantara
Warung Sederhana Rasa Sultan, Bandeng Bakar Om Rey Hadirkan Sambal Khas Sulawesi di DKB
UMKM Disabilitas Jadi Fokus, FEB Unesa Bangun Kolaborasi Strategis dengan Baznas Mojokerto
Fraksi PKS Jatim Setujui Dua Raperda Strategis, Tekankan Reformasi Birokrasi dan Penguatan Petrogas Jatim Utama
PWU Jatim Raih Predikat Sehat 2025, Dirut Erlangga Soroti Penguatan Fundamental Bisnis

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:52 WIB

Serentak di 11 Kabupaten, Gubernur Khofifah Gaungkan Komitmen Jatim Jadi Garda Industri Gula Nasional

Jumat, 22 Mei 2026 - 04:05 WIB

Penandatanganan Kerja Sama PT PWU Jatim dan Kejati Jatim Perkuat Pemulihan Aset

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:14 WIB

Bank Jatim Didorong Jadi Role Model, Wagub Emil Tegaskan Jatim Siap Jadi Gerbang Baru Nusantara

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:10 WIB

Warung Sederhana Rasa Sultan, Bandeng Bakar Om Rey Hadirkan Sambal Khas Sulawesi di DKB

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WIB

UMKM Disabilitas Jadi Fokus, FEB Unesa Bangun Kolaborasi Strategis dengan Baznas Mojokerto

Berita Terbaru